Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Entertainment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entertainment. Tampilkan semua postingan

Rumah Kosong Terbakar Kapolres Kutai Kartanegara Turunkan Water Canon Bantu Pemadaman


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Lima rumah di Jalan Patin Kuning 1, RT 6, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Kutai Kartanegara dilalap api saat insiden pada Jumat (31/5/2019) malam, sekitar pukul 20.55 Wita.

Usai melaksanakan ibadah tarawih, Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Anwar Haidar memimpin langsung puluhan anggotanya dengan sigap turun ke Lokasi kebakaran di jalan patin.

Untuk memadamkan api, Kapolres Kukar menurunkan sebuah mobil Water Canon dan dibantu dari rekan TNI, Satpol PP, BPBD Kukar, beberapa relawan pemadam kebakaran serta warga sekitar. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 22.00 Wita.

Diketahui, lima dari tiga rumah terbakar milik Armansyah yang di huni oleh anaknya bernama Andi (40) dan Alin (37). Dua unit rumah lainnya milik A. Rifai yang dihuni oleh anaknya bernama Doni (42), dan rumah dihuni pembantu Doni. 


Api diduga dari rumah Alin yang saat itu sedang kosong.

“Kami menerima laporan tadi pas mau tarawih, ketiga rumah kosong tidak ada orangnya. kalau Alin sekarang di Balikpapan, Kalau Andi lagi berbuka di rumah mertuanya. Rumah yang di belakang memang kosong, kadang-kadang kalau anak-anak libur sekolah ngumpul disitu, yang dari Jawa yang dari mana,” kata Armansyah saat di konfirmasi.

Penyebab kebakaran ini masih dalam penyelidikan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Kukar.

“Untuk penyebab atau titik api belum bisa kami sampaikan. Kami dapat informasi di antara lima rumah ada satu yang kosong,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar. ** 

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Supermodels Project Gelar Open Audition Modeling 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Supermodels Project adalah sebuah lembaga pendidikan pengembangan pribadi non formal yang mengasah di bidang modeling, akting, dan public speaking. Proyek bersama yang digagas oleh empat model: Kelly Tandiono, Dominique Diyose, Paula Verhoven dan Laura Muljadi ini memilih merayakan anniversary pertama proyek mereka tersebut dengan mengadakan open audition modeling dan acara kelulusan lima angkatan para muridnya.

Kelly Tandiono selaku Penggagas dan Penyelenggara acara Anniversary & Graduation Supermodels Project X Jim Academy 2019 menuturkan, bersama Jim academy, yang digandeng sebagai rekan dalam menjalankan lembaga pendidik Supermodels Project menggelar anniversary pertama yang diberi tajuk Anniversary & Graduation Supermodels Project X Jim Academy 2019.


Rangkaian acara dimulai dengan open audition modeling. Para calon peserta berusia 15-28 tahun cukup datang ke Plaza Indonesia mengenakan dresscode yang telah ditentukan untuk mengikuti audisi modeling tanpa dipungut biaya. "Peserta yang Iolos audisi terbuka ini, akan mendapatkan beasiswa untuk belajar di Supermodels Project dan akan ikut dalam berbagai proyek yang diadakan oleh Populo Batik," ujar Kelly saat jumpa pers, hari Minggu, 12 Mei 2019 di La Moda, Plaza Indonesia Lantai 1, Jl. M.H. Thamrin Kav 28-30, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain itu, Kelly menambahkan, acara talkshow persembahan dari RAI Fitness PIK yang bertema "Keeping Shape in Healthy Way" dengan bintang tamu Paula Verhoven dan lbnu Jamil, serta talkshow bertema "Make Your Dream Happen" yang melibatkan para founder dari switch UPI dan Sehat Mental dengan bintang tamu Agustin Ramli, Laura Muljadi dan Mike Lewis.


Walau acara kelulusan bagi murid Supermodels Project baru diadakan sekarang, lanjut Kelly, sebetulnya murid-murid Supermodels Project yang telah lulus, sudah banyak yang mendapatkan pekerjaan di industri modeling. Beberapa telah mengikuti berbagai ajang fashion show di Jakarta.

"Saya berharap, murid-murid lulusan models Project kedepannya bisa mengaplikasikan ilmu yg mereka dapat ke dunia pekerjaan yang mereka minati," ungkap Kelly, yang dibantu oleh ketiga rekannya: Dominique Diyose, Paufa Verhoven, Laura Muljadi serta JIM Acadermy.

Acara kelulusan para murid dari lima angkatan SupermodeIs Project menutup seluruh rangkaian acara Anniversary & Graduation Supermodels Project X Jim Academy 2019. Lima angkatan ini akan mengikuti upacara kelulusan bersama keempat pendiri Supermodels Project," tutup Kelly.(Arianto)



Share:

Tencent Games bersama Torabika Cappuccino Gelar Turnamen Indonesia PUBG Mobile Campus Championship 2018


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Tencent Games, yang berfokus pada online games, hari ini mengumumkan akan menggelar turnamen Indonesia PUBG Mobile Campus Championship 2018. Tiga elemen kunci dari kegiatan yang disponsori oleh Torabika Cappuccino ini meliputi turnamen PUBG Mobile, kompetisi komentator terbaik, dan desain tropi terbaik. Turnamen ini menjangkau lebih dari 10.000 mahasiswa di lebih dari 40 universitas dengan perkiraan 1 juta reach di sosial media. Penyelenggaraan kompetisi yang diorganisir oleh MET ini menjadikan Tencent dan MET sebagai penyelenggara turnamen PUBG Mobile terbesar di Indonesia dengan total hadiah sebesar 300 juta rupiah.

PUBG Mobile saat ini merupakan salah satu mobile game terpopuler di dunia. Dikutip dari GQ, PUBG Mobile telah menembus 100 juta download pada Android dan iOS hanya dalam lima bulan setelah dirilis. Indonesia sendiri menempati posisi tiga besar dengan pemain PUBG Mobile terbanyak bersama dengan Amerika Serikat dan India.

“Dunia esports itu lebih dari kompetisi antar pemain profesional. Seperti bidang karier lainnya, esports yang merupakan bagian dari industri kreatif juga memerlukan soft skills. Kemampuan ini dapat diasah, digemari, dengan penetrasi yang mudah melalui berbagai keterampilan dan juga mengenalkan kepada mahasiswa mengenai bagaimana menjadi pemain esports profesional, esports manager, esports coach, esports analyst, broadcaster, brand ambassador, hingga esports event management yang dapat ditekuni oleh mahasiswa lebih dalam,” ujar Gaga Li, Country Manager Tencent Games Indonesia.

esports yang sedang bertumbuh pesat, terutama di Indonesia, telah mendorong kami agar dapat mengasah kemampuan kreatif mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam turnamen PUBG Mobile Campus Championship 2018. Turnamen ini juga menjadi fasilitas bagi mahasiswa untuk berkompetisi secara positif, mengembangkan skill gaming menuju talenta esports berkualitas.  Kami ingin turnamen ini menjadi momentum bagi anak muda untuk bertanding dan berkompetisi secara fair melalui gaming.” tambahnya.

Turnamen PUBG Mobile ini akan dibagi menjadi online dan offline qualifier, serta on-site qualifier. Sebanyak 64 group akan bertanding dalam liga yang akan berlangsung selama 5 minggu dan top 16 akan bersaing di babak final. Registrasi dapat dilakukan melalui website http://www.pubgmobile.com/ID/PMCC/, dengan mengisi nama, identitas mahasiswa, nomor telepon, email dan PUBG Mobile Character ID.

Untuk online qualifier, registrasi dilakukan via website dan jumlah maksimum partisipan sebanyak 160 tim/qualifier. Mode turnamen yang akan dipertandingkan adalah memainkan 4 babak untuk fase pertama dan kedua, lalu memainkan 6 babak untuk fase final. 

Untuk offline qualifier,diadakan di 40 kampus dengan maksimal 25 tim/qualifier. Registrasi juga via website, 1 tim diharuskan berasal dari 1 kampus dan venue. Mode turnamen yang akan dipertandingkan adalah memainkan 4 babak, 2 TPP erangel dan 2 fpp erangel untuk 1 hari.

Untuk kompetisi online komentator terbaik di tingkat universitas, peserta dapat menggunggah video saat mereka mengomentari permainan di sosial media mereka dengan menggunakan hashtag#PUBGMOBILECC #1Squad1Goaldan di submit via website. Pemenang akan diumumkan di website dan membawa pulang hadiah sebesar Rp 2.000.000. Sedangkan untuk kompetisi desain tropi terbaik, hasil karya mereka dapat diunggah di sosial media dengan hashtag #PUBGMOBILECC #1Squad1Goal. Pemenang akan dipilih berdasarkan like dan komentar terbanyak dan berkesempatan memenangi hadiah sebesar Rp 3.500.000.

Untuk PUBG Mobile Campus Championship 2018, fase pertama yaitu online dan offline qualifieryang dilakukan mulai dari November 2018 hingga Januari 2019. Fase kedua berupa online regional finals yang akan diadakan pada Februari 2019 dan untuk grand final akan diadakan pada bulan Maret 2019. Semua informasi dan perkembangan dari PUBG Mobile Campus Championship akan di update di website http://www.pubgmobile.com/ID/PMCC/.


                                                         Reporter : Arianto
Share:

The Man from The Sea (Laut) Siap Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dunia perfilman lndonesia akan diwarnai dengan genre drama fantasi yang diproduksi oleh Kaninga Pictures (Indonesia), Nikkatsu (Jepang), dan Comme Des Cinemas (Prancis) bejudul The Man from The Sea (Laut) karya sutradara Koji Fukada.

Press screening film The Man from The Sea yang diproduksi oleh Kaninga Pictures (Indonesia), Nikkatsu (Jepang), dan Comme Des Cinemas (Prancis) digelar hari senin, 17 Desember 2018 pukul 17:00 - 17.30 wib bertempat di XXI Plaza Indonesia Jakarta. dihadiri sutradara Koji Fukada, para pemain, Dean Fujioka, Taiga serta Sekar Sari dan produser Willawati.

Film berdurasi 107 menit ini bercerita tentang seorang lelaki misterius yang muncul dan terdampar di pesisir pantai sekitar Banda Aceh. Penemuan lelaki berperawakan Jepang itu memaksa Takako (Mayu Tsuruta)-seorang warga Jepang yang bekerja untuk organisasi nirlaba yang terlibat dalam pemulihan bencana dan tinggal di Aceh dengan putranya Takashi (Taiga)-untuk mencari tahu siapakah dia? Calon jurnalis lma (Sekar Sari) dan teman lamanya Kris (Adipati Dolken) yang asli Banda Aceh, serta Sachiko (Junko Abe) pun bergabung untuk mengungkap siapa lelaki yang penuh teka-teki itu, dan dari mana dia berasal. Lelaki misterius itu menunjukkan gejala amnesia dan tampaknya bisa berbicara bahasa Jepang dan sedikit bahasa Indonesia itu dipanggil dengan nama Laut (Dean Fujioka).

"Awal saya baca skripnya, saya tidak tahu Laut ini sosok seperti apa. Jadi saya sering berbincang dengan Koji Fukada untuk mendalami peran ini," ungkap Dean Fujioka.

Adipati dan Sekar Sari terpilih untuk terlibat dalam film ini setelah melalui proses audisi. Menurut mereka, Koji mempunyai metode pengarahan yang menarik dan baru. "Ini salah satu syuting terbaik yang pernah saya alami," ungkap Adipati. "Ini kali pertama saya diarahkan oleh sutradara Jepang untuk sebuah film panjang. Awalnya deg degan karena kendala bahasa yang bisa menghambat komunikasi dalam kerja bareng ini, tapi ternyata ketakutan saya itu tak terbukti," ujar Adipati Dolken.

Sang sutradara Koji Fukada merasa ada kekuatan yang menarik dia untuk sampai melakukan kolaborasi ini dan memilih Banda Aceh untuk menjadi tempat syuting The Man from The Sea (Laut). Rumah produksi Nikkatsu sebelumnya sudah pernah bekerjasama dengan pihak Indonesia untuk membuat suatu film. Lalu, Koji sendiri sudah mengenal Meiske Taurisia (Produser).


"Saya sama sekali tidak merasakan kesulitan yang berarti saat syuting film ini bersama kru dari Indonesia. Suasana syuting sangat hangat membuat saya sangat menikmati syuting di Banda Aceh," ujar Koji Fukada.

"Kebanyakan film-film saya bercerita tentang kondisi sosial yang ada. Waktu awal bekerja untuk karya ini, saya masih ingat bahwa ada cerita laki-laki yang kehilangan ingatan datang dari laut. Ide itu lalu dikembangkan dengan inspirasi dari novel Mark Twain tentang anak lelaki yang ajaib. Lalu ide-ide itu saya coba gabungkan," ungkap Koji Fukada.

The Man from The Sea (Laut) juga menjadi penanda yang pas untuk hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang yang tahun 2018 ini merayakan peringatannya yang ke-60 tahun. "Ada dua hal yang membuat kami tertarik untuk menjadi co-production partner film ini, tentunya selain perayaan persahabatan Indonesia-Jepang. Yang pertama adalah adanya kesamaan bencana alam yang pernah melanda Jepang dan Indonesia, yaitu tsunami. Dan yang kedua, tentang konsep kehidupan dan kematian yang coba diangkat melalui film ini,' ujar Willawati selaku CEO Kaninga Picture dan juga Executive Producer The Man From The Sea (Laut).

"Buat kami ini pengalaman yang luar biasa, semoga kedepannya kolaborasi film bersama Nikkatsu bisa kembali diteruskan, " lanjutnya.

Film ini akan rilis di Indonesia pada 2019 mendatang. Setelah dirilis di Jepang pada bulan Mei 2018 yang lalu dan mendapat tanggapan yang baik, film ini kembali ditayangkan di beberapa festival film seperti di Busan International Film Festival, Hongkong Asian Film Festival, Kaohsiung Film Festival, Jogja-Netpac Asian Film Festival, dan terakhir menjadi film penutup dalam rangkaian Pekan Sinema Jepang (Desember 2018).

"Saya berasal dari Fukushima yang juga merupakan daerah pantai dan pernah terkena tsunami. Maka dari itu saya merasakan koneksi yang unik dengan film ini. Semoga film ini bisa dinikmati oleh banyak orang Indonesia-Jepang dan di seluruh dunia ini," tutup Dean Fujioka.

                                                                  Reporter : Arianto
Share:

Film Drama Aksi Message Man Tayang Di Bioskop 22 November 2018


CEG, HJ Production, dan Melon menggelar konferensi pers  hari senin 19 November 2018 pukul 17.00 - 18.00 wib bertempat di Cinema 21 Epicentrum dihadiri oleh Sutradara  Corey Pearson dan para pemain film antara lain Paul O’Brien, Aji Santosa,Verdi Solaiman, Mike Lewis, Agni Pratista dan Mario Irwinsyah.

Message Man adalah sebuah tayangan drama aksi   internasional. Karya yang melibatkan sineas Indonesia dan Australia ini akan ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia mulai 22 November 2018.


Message Man bercerita tentang Ryan Teller (Paul O’brien), mantan pembunuh bayaran hidup di laut terbuka untuk menjauhkan dirinya dari masa lalu yang brutal. Tetapi ketika perahunya rusak ia terpaksa tinggal di sebuah pulau kecil dan membina hubungan dekat dengan keluarga Jenty (Agni Pratista).

Ryan terpaksa harus kembali membunuh ketika musuh lamanya, Lee (Verdy Solaiman), menculik Doni (Aji Santosa) dan keluarganya (Agni Pratistha & Zahira Aleka Ashari) untuk menyelesaikan dendam lama di antara mereka.


Serangkaian peristiwa berdarah membocorkan keberadaan Ryan pada Lee (Verdi Solaiman), gembong mafia kejam yang telah bertahun-tahun mencarinya. Lee lalu mengirim pembunuh bayaran menculik Doni (Aji Santosa) dan Dewi (Zahira Aleka Ashari), putra-putri Jenty, untuk memancing Ryan.

Masa lalu Ryan yang brutal kembali menghantuinya. Ia berangkat ke markas Lee dengan batuan Adi (Mario Irwinsyah) dan seorang sniper (Mike Lewis) untuk mengambil kembali Doni dan Dewi. Namun, untuk itu ia harus mengalahkan Lee dan pasukan pembunuhnya.


Di balik aksi pertarungan yang menegangkan dan penuh darah, Message Man menampilkan kisah hubungan antar manusia yang menyentuh. Corey Pearson, penulis dan sutradara film ini mengawali cerita dengan penggambaran karakter yang utuh dan masalah yang jelas di babak pertama sebelum mencapai puncaknya yang brutal di babak terakhir.

Selain didukung oleh pemain nasional dan internasional, Message Man juga diperkuat oleh proses post production terbaik di Australia. Hasilnya adalah sebuah tayangan layar lebar yang mampu bersaing di tingkat global. **(Red-94)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

Aksi Spektakuler Bajak Laut India, Thugs of Hindostan

Film Thugs of Hindostan merupakan film asal India yang disutradarai oleh Vijay Krisna Acharya, diproduseri oleh Aditya Chopra di bawah naungan Yash Raj Film. Film Thugs of Hindostan mengusung genre aksi dan petualangan menghadirkan dua nama aktor besar India, Amitabh Bachchan dan Aamir Khan yang tampil sebagai bajak laut juga sederet aktor dan artis Bollywood lainnya seperti Katrina Kaif, Fatima Sana Shaikh, Mohammed Zeeshan Ayyub, Ronit Roy, Satyadev Kancharana dan aktor Inggris Lloyd Owen.

Menceritakan kisah fiktif di tahun 1790 dan 1805 pada saat sebagian benua India dikena dengan sebutan Hindustan. Para Bandit India yang dikenal dengan sebutan Thugs menjadi tantangan serius untuk British East India Company yang telah menguasai sebagian besar negara India.

Fim Thugs of Hindostan mengikuti sekelompok Thugs atau Bandit India yang dipimpin oleh pria yang bernama Khudabaksh Azaad (Amitabh Bachchan) yang menimbulkan ancaman serius kepada kekuasaan Perusahaan di India sebab Khudabaksh Azaad bercita-cita untuk dapat membebaskan negara India dari Inggris.

Merasa khawatir akan Bandit India, seorang komandan Inggris yang bemama John Clive (Lloyd Owen) mengirim pria yang bernama Firangi Mallah (Aamir Khan) yang merupakan seorang preman kecil dari Awadh. Firangi Mallah diminta untuk menyusup dan melawan ancaman itu.

Film yang dibuat berdasarkan novel karya Philip Meadows Taylor yang berjudul Confessions of a Thug ini, tidak sekedar menampilkan aksi dan petualangan dari kedua aktor besar India tersebut, penonton Juga akan dimanjakan dengan visual effects yang paling spektakuler di perfilman Bollywood. Film Thugs of Hindostan dirilis serempak pada tanggal 8 November 2018 bertepatan dengan perayaan Diwali di lndia. **(Red-50)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

Film Impian Seribu Pulau Beli Satu Tiket Tanam Satu Mangrove


Gerakan 1000 bersama Sineas Muda melaksanakan Gala Premiere Film lmpian 1000 Pulau (29/10) pukul 17.00 - 19.00 wib bertempat di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta.

Pemutaran perdana film ini dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah dan Ketua OSIS se-Jakarta serta beberapa undangan dari kalangan pemerin tah yang juga telah memberikan dukungan dalam pembuatan film ini. film impian 1000 pulau ini adalah bentuk komitmen anak muda dari Gerakan 1000 dalam merehabilitasi lingkungan di Indonesia.


Setiap pembelian satu tiket film ini sama dengan menanam satu pohon mangrove. Anak-anak muda di Pulau Seribu juga bergabung menjadi volunteer dalam produksi film, diharapkan dapat meningkatkan UMKM di Pulau Seribu. Selain itu, artis senior dan komika Indonesia turut ambil bagian pada film ini.

Digagas oleh Komunitas Sineas Muda Indonesia (yang berasal dari anak muda usia sekolah dari Cikarang, Jawa barat, mulai November 2015 disutradarai oleh Naptali Ivan (19th) ditulis oleh Ernest Lesmana (22th), dengan Produser Kevyn Augusta (20th), Shareen Natalie (19th) serta didampingi oleh Produser dari Kepulauan Seribu, Yayi Puspita Sari (17th) dan Siti Soleha Sari (17th) beserta seluruh kru dari Kepulauan Seribu mengangkat cerita tentang hubungan Galang.


Seorang Anak Nelayan (Karel Susanteo) yang ingin mengejar mimpi namun ditentang oleh ayahnya (Rifnu Wikana) yang melakukan penangkapan ikan dengan cara muro-ami, yaitu menangkap ikan dengan cara menumbukkan kepala karang guna menakuti ikan agar keluar dari karang, dampaknya tentu saja punahnya terumbu karang.

"Kisah film ini adalah tentang anda, saya dan kita semua, tentang bagaimana kita sebagai bangsa mengimplementasikan nilai Pancasila, Revolusi Mental dan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan (17 UN SDG's) secara nyata." ujar Dr. Rima Agristina selaku penasihat Gerakan 1000.

Beliau mengajak anak muda untuk mewujudkan rasa kecintaan kepada Indonesia dengan kerja nyata bersama, "Kerja Kita-Prestasi Bangsa".


Tidak hamya sekedar bercerita, tetapi menampilkan realita impian anak Pesisir di seluruh Indonesia yang memang merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia, Anak yang bangga dilahirkan dan dibesarkan di pulau yang memiliki mimpi mengapai peluang di kota yang lebih maju untuk membangun Pulau mereka.

Film ini berusaha menampilkan sisi kehidupan perkotaan metropolitan DKI Jakarta yang juga memiliki sisi kehidupan masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai Nelayan dan mayoritas berasal darl suku Bugis (Sulawesi Selatan), Dalam proses pembuatannya, film ini telah mampu mensinergikan empat pilar bangsa.

Pemerintah, Komunitas, Pelaku Usaha dan Akademisi untuk membuktikan kekuatan dari arti kata "Gotong Royong", menggunakan sistem inkubasi kreatif terintegrasi sehingga membawa dampak pada munculnya kelompok masyarakat Ekonomi Kreatif berbasis Eco wisata secara berkesinam bungan, melalui peluncuran Paket Wisata Budaya dan Konservasi di Studio Alam TN Pulau Kelapa Dua pada saat GALA PREMIERE

Sang produser pun telah mengemas cara Promosi yang kreatif dan out of the box untuk mencapai target lima juta penonton melalui pengadaan PESONA MARATHON GALA PREMIER #1ticket1mangrove.

FILM IMPIAN 1000 PULAU yang akan diadakan sinergi di tiga Provinsi, mulai hari ini tanggal 29 Oktober 2018 (wilayah DKI Jakarta), kemudian selanjutnya 1 November 2018 (Jawa Barat) dan 10 November 2018 (Sulawesi Selatan), Tiket dijual dengan sistem ONLINE PRESALE mulai tanggal 1 Oktober 2018 lalu di www.gerakan1000.com.

Ini Semua bukan tentang film, melainkan apa yang kita bisa lakukan setelah film ini dirilis, dampak apa yang Kita bisa berikan, dengan #1ticket1mangrove Film Impian 1000 Pulau berkomitmen untuk mengrehabilitasi lingkungan Indonesia" sebut Naphtali  ivan, sebagai sutradara dari Film Impian 1000 Pulau



Sebagai dampak sosial, seluruh keuntungan film akan didedikasikan untuk pengembangan UMKM berbasis Eco- wisata di Kepulauan Seribu, pembuatan sistem Tele Medicine di Pulau Sabira, serta multiplikasi pembuatan Film ataupun TV Series yang dikerjakan oleh anak usia sekolah dalam satu tahun ke depan.

Rifnu Wikana, sebagai salah satu pemain juga menjelaskan kepeduliannya terhadap lingkungan di Indonesia, khususnya Hutan Mangrove. 

"Faktanya adalah hutan mangrove menjadi salah satu subjek utama bagi pengembangan lingkungan di Indonesia, sementara kondisi hutan mangrove itu kritis.

Padahal Mangrove punya manfaat seperti; mencegah pemanasan global, mencegah erosi pantai, dan habitat perikanan." Rifnu juga menjelaskan bahwa banyak habitat ikan yang telah rusak di Pulau Seribu, yang juga diangkat ke film. "Maka dari itu kita memulai campaiqn 1ticket1mangrove" ujar Rifnu.

Banyak pihak yang mendukung acara ini yaitu BCA, Transjakarta, Tiket.com, PT Protelindo, Traveloka, Virtues Internasional, Indonesia Terbaru, Dulux, LSPR, IPMI, Rancho Market, serta didukung oleh pemerintah DKI, Seribu island, Dewan Ketahanan Nasional (WanTan Nas), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Bank Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wonderful Indonesia, Bekraf, Otoritas Jasa Keuangan RI,  telah bersepakat untuk mengajak seluruh pihak lainnya baik secara personal, komunitas maupun perusahaan untuk bersama kita sukseskan #1ticket1mangrove dalam mencapai rekor Nasional maupun Dunia sebagai Prestasi Kerja Bersama untuk INDONESIA. **(Red-08)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

Film Horor The Returning Tayang Serentak 1 November 2018


Setelah sukses dengan Night Bus dan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, rumah produksi Kaninga Pictures kembali dengan film berjudul The Returning (Ada Jiwa yang Tak Seharusnya Kembali). Film yang dibintangi Ario Bayu, Laura Basuki, Tissa Biani dan Muzakki ini ialah film bergenre horror yang dibalut dengan kisah drama keluarga.

Rumah produksi Kaninga Pictures mengelar Press Screening dan Press Conference Film “The Returning” yang dilaksanakan hari Senin, 29 Oktober 2018 pukul 17.00 - 18.00 wib bertempat di XXI Plaza Senayan dihadiri oleh produser, sutradara dan para pemain, diantaranya, Ario Bayu, Laura Basuki, Tissa Biani, Muzakki Ramdhan.

Cerita bermula saat Natalie (Laura Basuki) tengah berduka karena suaminya Colin (Ario Bayu) dinyatakan hilang saat melakukan pendakian. Putra-putri mereka, Maggie (Tissa Biani dan Dom (Muzakki) turut larut dalam kesedihan meski berupaya untuk bangkit dan melanjutkan hidup. Namun setelah 3 bulan berselang, secara tidak diduga Colin secara misterius ke kembali ke rumah. Sejak itu kejanggalan demi kejanggalan mulai bermunculan. Hal aneh yang sesungguhnya "menyertai" kepulangan Colin perlahan mulai mengancam keutuhan keluarga mereka. Film ini ialah debut film panjang pertama Witra Asliga sebagai sutradara sekaligus penulis yang telah dipersiapkannya sejak 4 tahun silam.

"Bersyukur sekali kami bisa bekerjasama dengan 2 aktor sekaliber Bayu dan Laura yang dari awal telah percaya dengan konsep film ini, khususnya sejak masih dalam tahap penulisan draft skenario. Tentunya kami semua tidak sabar untuk memperlihatkan karya tersebut ke khalayak ramai mulai 1 November mendatang", ungkap Witra.

Selain trailer, sepekan sebelumnya Kaninga Pictures juga telah memperkenalkan soundtrack film The Returning berjudul "Kecuali Cahaya" yang dinyanyikan Danilla Riyadi di berbagai platform streaming musik digital.**(Red-03)

Kontributor DNM : Arianto

Share:

Film Tujuh Bidadari Siap Tayang 1 November 2018



Shooting di tempat angker  Australia dan diproduseri putra Makassar



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Setelah sukses menggelar press conference pertamanya pada tanggal 28 Februari 2018, bertempat di kantor Victorian Government Trade & Invesment, Jakarta dan kemudian dilanjutkan shooting di Australia selama 24 hari dengan mengambil 3 (tiga) lokasi shooting, yaitu Melbourne, Balarat dam Ararat khususnya di Aradale Lunatic Asylum,  press conference kembali digelar hari kamis 25 Oktober 2018 pukul 17.00 - 18.00 wib bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta dihadiri para pemain antara lain Dara Warganegara, Lia Waode, Brigita Cynthia, Gabriella Desta, Camelia Putri, Ade Ayu, Putri, Adeayu Sudrajat, Salini Rengganis William D, Mc Lennan, Peter Barron dan sutradara M. Yusuf, kini film Tujuh Bidadari siap tayang di semua jaringan bioskop seluruh Indonesia mulai tanggal 1 November 2018.

Film Tujuh Bidadari sendiri berkisah tentang sebuah sebuah Girl Band terkenal di Indonesia bernama Tujuh Bidadari (7B)  beranggotakan Stella (lead vocal), Carla (Vocal), Dian (Keyboardist), Mika (drummer), Anggun (basist), Tari) (guitarist) dan Amy (guitarist). Mereka merencanakan liburan ke Melbourne, Australia sekaligus membuat video clip untuk single terbaru mereka berjudul Angels Are Falling.


Di Balarat, 7B berkenalan dengan seorang penyanyi lokal bernama Mark. Mark membawa 7B ke Aradale Lunatic Asylum, bekas rumah sakit jiwa angker yang menyimpan sejarah kelam dan mengerikan. Ditengah keadaan genting penuh misteri, terkuak satu persatu rahasia dibalik tembok tebal yang telah berdiri sejak tahun 1866. Apa sebenarnya yang terjadi di tempat mengerikan itu? Mampukah ke tujuh bidadari menghadapi mereka yang tiba-tiba hadir dari balik sejarah seratus tahun yang lalu hanya dalam waktu 7 Jam?

Film Tujuh Bidadari menghadirkan tujuh wanita cantik dari beragam profesi seperti  Dara Warganegara berperan sebagai Stella, yang dikenal sebagai super model dan host sebuah tayangan infotainment di salah satu TV nasional.  Lia Waode berperan sebagai Dian. Memulai kariernya dari lenong bocah, kini Lia telah banyak membintangi puluhan judul film.  Brigitta Cynthia berperan sebagai Mika. Gigi, begitu biasa ia di sapa, sebelumnya berprofesi sebagai penyanyi dan tergabung dalam girl band Cherrybelle.  Camelia Putri berperan sebagai Tari,  merupakan penyanyi dangdut dengan banyak hits singlenya.  Salini Rengganis berperan sebagai Anggun,  merupakan seorang surfer yang namanya cukup dikenal di dunia Internasional. Sedangkan Ade Ayu Sudrajat  sebagai Amy dan Gabriella Desta sebagai Carla, dengan wajah cantiknya Ade dan Desta kerap menghiasi sinetron, FTV, juga layar lebar.


Film Tujuh Bidadari merupakan film Indonesia pertama yang melakukakan  shooting di Aradale Lunatic Asylum bekas rumah sakit jiwa yang berdiri tahun 1866 dan ditutup tahun 1996. Aradale Lunatic Asylum sendiri merupakan salah satu tempat terangker di Australla dimana masih terdapat wisata berburu hantu (ghost tours). Seluruh pengambilan gambar dalam film ini dilakukan hanya pada siang dan sore hari, namun sejarah kelam tempat tersebut dan atsmosfir yang selalu membuat bulu kuduk berdiri selalu hadir dan tertangkap jelas di kamera.

Menurut Resika Tikoalu, produser film Tujuh Bidadari, film Tujuh Bidadari merupakan film horror suspense yang memacu adrenalin dan ketakutan ditengah keadaan mistis dalam kurun waktu 7 (tujuh) jam. Apakah mungkin mereka yang berasal dari alam gaib hadir di siang hari? Sebaiknya anda tonton terlebih dahulu film Tujuh Bidadari ini. 


Resika tentunya berharap film ini dapat menjadi salah satu box office dan ditonton banyak orang, namun yang pasti seluruh pihak yang terlibat terutama cast and crew  telah memberikan yang terbaik didalam film ini dan sudah selayaknya masyarakat menilainya dengan menonton film Tujuh Bidadari secara langsung.

Sedangkan M. Yusuf, sutradara dari film Tujuh Bidadari mengatakan “Tujuh Bidadari sesuai judulnya, saya menggarap film ini “Secantik Bidadari” dengan “Grand Visual” dibungkus “Aroma Mengerikan”. Berharap setelah menonton film Tujuh Bidadari ini, akan melekat di “Hati”. Kalau sekedar menakuti itu sudah biasa, tapi menakuti sampai melekat di hati, itu ….LUAR BIASA.” **(Red-123)

Kontributor DNM : Arianto

Share:

Dear Nathan Helo Salma Siap Tayang Mulai 25 Oktober 2018 DI Bioskop


Film terbaru dari duet romantis Jefri Nichol dan Amanda Rawles “Dear Nathan Hello Salma” akan hadir di bioskop seluruh Indonesia mulai tanggal 25 Oktober 2018. Drama remaja produksi Rapi Films ini merupakan sekuel dari “Dear Nathan” yang berhasil meraup lebih dari 700,000 penonton di tahun 2017 lalu. 

Sekuel ini kembali disutradarai oleh Indra Gunawan yang telah sukses memenangkan hati ratusan ribu penonton melalui “Dear Nathan.” Kisah cinta yang diadaptasi dari novel karya Erisca Febriani ini sangat digandrungi para remaja sehingga sekuelnya menjadi sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu. 

Press Screening & Press Conference "DEAR NATHAN HELLO SALMA" dilaksanakan hari Kamis, 18 Oktober 2018 pukul 13.00 - 17.00 wib bertempat di Epicentrum XXI (Epiwalk, Ground Floor, Jalan HR. Rasuna Said, RT.2/RW.5, Karet Kuningan) Jakarta dihadiri oleh: Sunil Samtani (Produser), Indra Gunawan (Sutradara), Bagus Bramanti (penulis naskah), Erisca Febriani (penulis novel Hello Salma), Jefri Nichol (pemain), Amanda Rawles (pemain), Devano Danendra (pemain), Susan Sameh (pemain), Rendi John (pemain), Karina Suwandi (pemain), Surya Saputra (pemain), Gito Gilas (pemain), Diandra Agatha (pemain)



Karisma dan kemesraan yang alami dari pasangan Jefri dan Amanda membuat cerita Nathan dan Salma hadir sebagai tontonan drama romantis yang sangat menghibur. Untuk menantang performa akting mereka, Rapi Films pun menghadirkan dua pemain baru, yakni Devano Danendra dan Susan Sameh. 

Di dalam cerita lanjutan ini, Nathan (Jefri) dan Salma (Amanda) akhirnya bisa bersama karena mereka saling mencintai. Sayangnya, Ayah Salma tidak merestui cinta mereka. Perilaku Nathan yang sering keras kepala membuat Ayah Salma menjodohkan putrinya dengan Ridho (Devano). 

Nathan dan Salma terpaksa berpisah. Sebuah insiden terjadi yang menyebabkan Nathan terpaksa pindah sekolah. Di sekolah barunya, ia berkenalan dengan Rebecca (Susan) yang kerap murung karena konflik perpecahan di dalam keluarganya. Nathan dan Rebecca pun berteman baik, tapi Nathan tak pernah berhenti memikirkan Salma. Demikian pula dengan Salma. Meski ia berusaha keras membiasakan diri dengan kehadiran Ridho, Nathan tetap menjadi sosok yang mengisi hatinya. 


Rebecca dan Salma tak sengaja bertemu di sebuah kelompok dukungan sebaya (support group) untuk para remaja yang sedang dalam masa susah. Persahabatan di antara kedua gadis ini pun terjalin, sampai akhirnya terungkap kalau Salma adalah sosok yang selama ini masih menjadi pujaan hati Nathan. Dengan segala halangan yang menghadang, bisakah cinta Nathan dan Salma bersemi kembali?

Meskipun dikemas sebagai drama romantis untuk remaja, film “Dear Nathan Hello Salma” sangat apik dalam membahas rumitnya masalah persahabatan dan percintaan. Selain kisah cinta segitiga antara Nathan, Salma dan Ridho, cerita persahabatan antara Rebecca dan Salma juga menjadi salah satu kunci yang membuat film ini menarik,” ujar Indra. 

“Di film sekuel ini, Nathan sampai harus keluar dan pindah sekolah demi mempertahankan keyakinannya. Tapi dia juga pantang menyerah  memperjuangkan cintanya terhadap Salma dan terus belajar untuk jadi pribadi yang lebih baik di mata orangtua Salma,” kata Jefri. 


Film ini juga dibintangi oleh Surya Saputra, Gito Gilas dan Karina Suwandi. Selain itu, Devano tak hanya menyumbangkan kemampuan aktingnya saja di film ini, melainkan juga tiga lagu dari album terbarunya yang berjudul “Ini Aku,” “Lovin’ U” dan “Menyimpan Rasa.”

Jajaran pemeran “Dear Nathan Hello Salma” telah banyak kegiatan promosi dan aktivasi di berbagai sekolah dan bioskop di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Karawang dan sekitarnya. Setelah peluncuran filmnya di tanggal 18 Oktober, mereka akan mulai bergerak ke kota-kota lain seperti Bandung,  Purwokerto, Yogyakarta dan Semarang. 

Dapatkan keterangan lebih lanjut mengenai film “Dear Nathan Hello Salma” di akun resmi @dearnathanhellosalma_ofc dan @RapiFilms di Instagram. **(Red-95)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

Film Komedi Keberagaman Tentang Identitas Generasi "GENERASI MICIN VS KEVIN"


Setelah Ngenest dan Cek Toko Sebelah, Starvision kembali mengangkat komedi tentang keberagaman, kali ini bercerita tentang generasi yang seringkali disebut Gen-Z yang lahir di era 2000-an. Generasi ini sering dicap sebagai generasi instan atau generasi micin, padahal setiap generasi mempunyai tantangannya sendiri.

Kegelisahan saya sebagai orang tua yang beda generasi dengan anak-anak, melahirkan ide GENERASI MICIN vs Kevin. Tentang kegelisahan remaja menghadapi kehidupannya dalam keluarga, sekolah, persahabatan dan cinta. Utamanya bagaimana mereka menemukan interest untuk masa depannya, dan menentukan passionnya. 

Diawali obrolan saya dengan Ernest Prakasa yang menyarankan untuk membaca dua buku karya Kevin Anggara yang berperan sebagai Ernest muda di Ngenest, berjudul Student Guide Book for Dummies 1 & 2. Buku-buku ini mempunyai filosofi yang tidak kalah dari buku-buku Raditya Dika dan Ernest Prakasa yang telah difilmkan oleh Starvision (Cinta Brontosaurus, Manusia Setengah Salmon, Marmut Merah Jambu, Koala Kumal dan Ngenest). Saya menghubungi Kevin Anggara, dan disambut baik untuk adaptasi buku-bukunya jadi skenario yang ditulis Faza Meonk, seorang komikus kreator Si Juki. 

Awalnya saya minta Kevin yang pemeran utama, sekaligus merangkap ko-sutradara. Tetapi karena pertimbangan ingin lebih fokus, kedudukan ko-sutradara dipegang oleh Faza Meonk. Untuk sutradara, sejak awal saya meminta Fajar Nugros yang sukses dengan komedi cerdas dan kental nilai keluarganya seperti Cinta Brontosaurus, Bajaj Bajuri The Movie dan Yowis Ben.

Produksi berjalan lancar, diawali pencarian pemain senior dan pemain yang mulai debutnya di film layar lebar melalui GENERASI MICIN vs Kevin ini. Komposisi pemain ini sungguh mengejutkan hasilnya, karena semua bermain begitu natural dan membawa karakternya sangat baik.



Proses editing berjalan kreatif ditangan Ryan Purwoko. Grading gambar dikerjakan P Nu di Kantana Post, Bangkok - Thailand. Musik oleh Andhika Triyadi dengan nuansa etnik Tionghoa yang kental dan musik-musik bernuansa games ala generasi kekinian. Sound Designer Khikmawan Santosa melengkapi visual yang kuat dan sangat menghibur ini jadi lebih asik dinikmati. 

Sebagai bonus, Faza Meonk dari PIONICON membuat visualisasi opening dan kegelisahan generasi micin dengan animasinya. Ditambah 3 lagu berjudul " Only' dari Kamasean Matthews, "Karena Cinta" dari Delon dan "Goyang Dua jari" dari Sandrina melengkapi GENERASI MICIN vs Kevin sebagai tontonan yang penting untuk remaja bersama orang tuanya juga sahabat dan gebetannya.

Saksikan GENERASI MICIN vs Kevin viral di Bioskop 18 oktober 2018. ungkap Chand Parwez Servia selaku produser.

Setelah Yowis Ben bersama Bayu Skak, Starvision kembali dengan penemuan karakter cerita terbarunya, Youtuber Kevin Anggara. Selain sama-sama Youtuber, Bayu Skak dan Kevin Anggara memiliki identitas masing-masing yang kuat; kultur. Bayu dengan kultur Jawa yang kental. Dan Kevin dengan kultur Tionghoa yang kuat. Menjadikan project film ini menarik bagi saya karena isu-isu keberagaman dan kegelisahan-kegelisahan yang diangkat.

Maka, bersama Produser Chand Parwez Servia, dan penulis Faza Meonk, saya mulai mendalam kegelisahan-kegelisahan anak jaman sekarang dan bagaimana kemungkinan-kemungkinan terjadi  gesekannya dengan generasi-generasi sebelumnya.



GENERASI MICIN vs Kevin, akhirnya terkemas sebagai kisah yang kuat. Saya menyelami karakter Kevin, kekuatan utama karakternya kenapa viral pertama kali di Youtube benar-benar saya pakai di film ini. Kepolosan dan kegelisahannya sebagai seorang Generasi Z yang berlatar dari keluarga Tionghoa. Film mi juga memotret wajah keluarga Tionghoa kelas menengah di Jakarta, cara hidup, cita-cita mereka, serta koneksinya pada lingkungan.

Generasi Z adalah sekumpulan anak-anak masa kini yang selalu dicap instan. Sekumpulan anak-anak yang saat berteman, sudah tidak memikirkan latar belakang suku, agama, ras dan tingkat ekonomi.

Mereka bersama karena keseruan hidup. Dan keseruan hidup Generasi Z itulah yang berusaha saya tampilkan di film ini. Apa lontaran mereka, apa fokus mereka, apa yang mereka incar, apa yang merekabgelisahkan dalam fase usia mereka. Semua berusaha saya riset sebaik mungkin dan saya pakai sebagai senjata utama pergerakan film ini. Nah, gerak Generasi Z inilah yang menjadikan perjalanan filmnya menarik, karena kemudian gesekan-gesekannya terjadi dengan generasi-generasi sebelumnya.

Saya berharap, film GENERASI MICIN vs Kevin ini, selain menghibur juga dapat menjadi penyemangat bagi semua Generasi Z yang ada di Indonesia, tentang bagaimana mereka harus berani menjalani hidup, harus berani bertanggung jawab jika membuat kesalahan. Harus berani meraih apa yang dicita-citakan.

Film ini juga menjadi hiburan sekaligus acuan bagi generasi-generasi sebelum Generasi Z untuk menemukan cara bagaimana berkomunikasi dengan mereka. tandas Fajar Nugros selaku ko sutradara dan Penulis Skenario. **(Red-66)

Kontributor DNM : Arianto

Share:

Foxtrot Six Akan Ceritakan Proses Kolaborasi Indonesia dan Hollywood di IDEAFEST 2018


Film aksi laga yang siap tayang awal 2019 “Foxtrot Six” akan berbagi cerita mengenai
proses kolaborasi Indonesia dan Hollywood di ajang kreatif IDEAFEST 2018. Produser Mario Kassar, sutradara Randy Korompis, dan para pemeran seperti Oka Antara, Chicco Jericho, Rio Dewanto, Verdi Solaiman, Arifin Putra, Mike Lewis, dan Julie Estelle akan hadir.

“Foxtrot Six” akan tampil di dua tanggal yaitu 26 dan 27 Oktober 2018. Di hari pertama, para pemeran akan memberikan gambaran mengenai film yang siap tayang 2019. Di hari kedua, produser, sutradara, dan para pemeran akan menjelaskan tentang proses kolaborasi Indonesia dan Hollywood.

Publik juga untuk pertama kalinya diperlihatkan video teaser 1 menit yang menunjukkan kualitas film. IDEAFEST 2018 dirasa tepat untuk menjadi perkenalan “Foxtrot Six” kepada publik karena cocok dengan visi kreatif film yang diproduksi oleh Rapid Eye Pictures. “Foxtrot Six” bukan hanya tentang aksi laga dan efek visual kelas Hollywood, namun juga mempunyai kisah yang universal tentang seorang mantan prajurit yang hendak menyelamatkan kekasihnya bersama teman-temannya. **(Red-59)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

Film "Lagi Lagi Ateng" Siap Tayang 2019 Persembahan Terhadap Komedian Legendaris Ateng Dan Iskak


Di tengah bangkitnya semarak film Indonesia, film “Lagi Lagi Ateng” diproduksi oleh 13 Entertainment dengan Co producer Dirgahayu Productions dan Ideosource Entertainment sebagai Executive Producer.

Sesuai judulnya, film ini akan menghidupkan lagi karakter Ateng dan Iskak, komedian terkenal di masa lalu. Film yang diarahkan oleh Monty Tiwa ini adalah sebuah tribut bagi pelawak yang selalu berhasil mengocok perut penonton Indonesia melalui tingkah polosnya.

Selain mengumumkan peluncuran film, 13 Entertainment juga mengundang perwakilan keluarga Ateng dan Iskak untuk diberikan tribut khusus. Pencapaian keduanya di dunia komedi tanah air tidak perlu diragukan lagi.

Ateng adalah pelawak yang aktif dari era 60an hingga 2000an. Ia dikenal melalui grup Kwartet Jaya bersama Iskak, Eddy Sud, dan Bing Slamet.

Kemudian mempunyai film-film yang dibintangi utama olehnyaseperti “Ateng Minta Kawin”, “Ateng Kaya Mendadak”, “Ateng The Godfather” dan banyak lagi lainnya.

Meski sebelumnya sudah banyak komedian lawas dibuatkan filmnya, film “Lagi Lagi Ateng” dijamin berbeda. Film ini lebih bertujuan membangkitkan kenangan indah mengenai sosok Ateng dan Iskak yang dicintai di masanya. Ateng yang konyol dan menawan hati karena tingkah lakunya akan dihidupkan lagi tanpa menodai apa yang sudah dia berikan ke film Indonesia selama ini.

Diharapkan film ini dapat mengenalkan Ateng kepada generasi yang lebih muda. Film “Lagi Lagi Ateng” adalah untuk semua golongan dari anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia karena ada komedinya, emosinya, harunya dan tidak ketinggalan pesan moralnya.

Sebuah proyek ambisius dari Monty Tiwa selaku penulis dan pengarah film ini, Monty dalam proyek ini berusaha membuktikan jika dengan film ini dia bisa membawa Ateng dan Iskak yang merupakan duo legenda komedian dapat kembali diingat oleh masyarakat dan diterima dengan baik oleh kalangan muda Indonesia. Film ini memadukan humor kekinian dan cerita drama yang dikemas dengan apik.

Pengalaman Monty yang telah banyak menggarap film drama komedi diyakini akan membuat film terjaga kualitasnya.

Pemilihan dan kombinasi pemeran dalam film ini juga sangat dipertimbangkan matang oleh Monty. Augie Fantinus dipilihsebagai Ateng.

Selain kesamaan postur, Augie dipilih karena dapat menyalurkan semangat Ateng. Augie adalah penyiar radio dan juga aktor.


Film ini merupakan kali pertama baginya menjadi pemeran utama. Untuk peran Iskak diberikan kepada kolaborator Monty yaitu Soleh Solihun. Film ini ditambah semarak pula dengan kehadiran Julie Estelle, Surya Saputra dan Unique Priscilla, Catherine Wilson, dan Rohana Srimulat.

Produser Manoj Samtani menyampaikan, “Film ‘Lagi Lagi Ateng’ adalah sebuah persembahan untuk keluarga Indonesia. Melalui sosok Ateng dan Iskak yang sudah familiar bagi masyarakat luas karena merupakan seorang legenda, film ini diharapkan dapat membawa nilai positif sekaligus menghibur penonton film Indonesia.”

Ia melanjutkan, “Ini adalah film bermutu yang bukan hanya memberikan gelak tawa tapi juga mempunyai momen yang mengharukan dengan pesan moral yang bermanfaat bagi seluruh insan.”

Dalam film “Lagi Lagi Ateng” ini, Monty menyiapkan sebuah kejutan untuk insan film Indonesia yang nanti akan dibuka saat official trailer diluncurkan di akhir tahun ini.

Penasaran akan kejutan tersebut? ikuti terus perkembangannya di akun media sosial berikut: Instagram: @lagilagiateng, Twitter: @lagilagiateng, dan Facebook: lagilagiateng. Film “Lagi Lagi Ateng” direncanakan tayang pada 2019. Tunggu tanggal main “Lagi Lagi Ateng” di bioskop seluruh Indonesia. **(Red-56)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

“Aruna dan Lidahnya” Ketika Kuliner Mempererat Persahabatan


DNM.com (Jakarta)
Mulai Tanggal 28 September Film Aruna dan Lidahnya sedang tayang di berbagai bioskop Indonesia. Film bercerita tentang Aruna, yang melakukan petualangan kuliner bersama kedua sahabatnya Nad dan Bono. Dan kemudian bertemu dengan Farish, rekan kerja yang pernah ia taksir.

Film dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Oka Antara, Nicholas Saputra, dan Hannah Al Rashid ini mengajak masyarakat melihat makanan khas di kota Surabaya, Pamekasan, Pontianak, dan Singkawang.

Film ini memanjakan pencinta kuliner maupun menjadi sarana informasi mengenai kuliner Indonesia. Melalui cerita yang diadaptasi lepas dari novel Laksmi Pamuntjak, empat karakter manusia menyusuri kekayaan rasa di Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Aruna, Farish, Nad, dan Bono menelusuri makanan dan menyisihkan perbedaan atas nama petualangan kuliner.


Secara personal para pemeran mengaku terkesima dengan makanan-makanan yang baru mereka temui. Salah satu yang jadi favorit kesemuanya adalah Bakmi Kepiting
Pontianak. Nicholas Saputra mengatakan, “Bakmi rumahan yang dibuat dengan sangat lembut sehingga dapat menyerap rasa dari kepiting dengan baik. Kepitingnya juga disajikan segar.” ujar Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI pun mendukung film Aruna dan Lidahnya,

“Tidak ada cara berpromosi yang lebih efektif untuk mengangkat film dan kuliner selain melalui film itu sendiri. Film ini melakukannya dengan renyah dan berselera tinggi.” Film ini memang mempromosikan kuliner Indonesia yang kaya. Perjalanan para sahabat mencoba berbagai kuliner Indonesia bisa jadi inspirasi bagi siapapun yang hendak melakukan road trip mengenal Indonesia. 

Para pemeran pun merasa senang dapat menemukan referensi baru makanan. Hannah Al Rashid berujar, “Berkat film Aruna dan Lidahnya, kami menyadari betapa luasnya kuliner Indonesia. Ini baru lima kota yang dijajaki. Dari lima kota tersebut, 80 persen menu belum pernah dirasakan sebelumnya.”


Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indriwati turut memberikan pendapat positif, “Saya benar-benar menyukai cara film ini menampilkan kehidupan sehari-hari tapi mempunyai kedalaman cerita. 

Saya suka sekali aktingnya Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra,BHannah Al Rashid, dan Oka Antara. Saya rasa mereka bisa memberikan banyak sekali pelajaran tanpa harus menggurui. Bicara tentang lidahnya, kuliner Indonesia luar biasa.

Saya harap banyak masyarakat dapat menonton film Aruna dan Lidahnya. Ini adalah cerita tentang kita, tentang kekayaan budaya kita, tentang diri kita, tentang perasaan kita, tentang cara kita bergaul, tentang banyak sekali kekayaan dari kuliner Indonesia yang banyak sekali
bahkan kita tidak tahu.”

"Adegan bersama Nico perbicangannya sangat natural. Kami saling menimpali, bukan kayak menghafal skrip. Kerja bareng Nico mencerminkan persahabatan kami dalam real life. Kami seperti berasa tidak kerja. Nyamannya akting bareng sahabat. Film ini sangat cair,” papar Dian Sastrowardoyo mengenai proses pembuatan film.

Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Hannah Al Rashid, dan Oka Antara banyak menuai pujian karena dirasakan mampu mengeluarkan penampilan yang belum pernah dilihat dalam film-film sebelumnya.

Tanggapan yang sama juga disampaikan oleh Reza Rahadian setelah menyaksikan Aruna dan Lidahnya. “Suka banget filmnya, tidak melodramatis, semuanya sangat mulus,vperjalanan cerita mereka berempat, saya sih happy banget nontonnya, to be honest.

Saya berharap orang-orang akan berbondong nonton film ini, karena bukan hanya kulinernya yang menarik, itu sudah pasti, tapi perjalanan cerita mereka juga menarik. Mudah dicerna dan saya yakin banget banyak orang relate sama film ini.”

Begitu pula dengan Iqbaal Ramadhan yang merasakan energi menyenangkan, “All i can say is this is a wonderful movie. Film ini disajikan seringan mungkin.Bikin kita ingin nonton dua tiga kali. Chemistry antar pemainnya tidak usah diragukan lagi. Setelah nonton film ini tidak cuma bahagia, tapi ada sesuatu yang bisa dibawa pulang. Aruna dan Lidahnya adalah satuVpaket yang utuh. Top notch!”

Ayo rayakan kuliner Indonesia bersama sahabat tersayang dengan menyaksikan Aruna dan Lidahnya di bioskop kesayangan anda.


Tentang Palari Films

Palari Films adalah rumah produksi film yang didirikan pada 2016 di Jakarta oleh dua produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Produksi mereka yang pertama adalah Posesif (2017), disutradarai oleh Edwin dan memenangkan tiga Piala Citra di Festival Film Indonesia untuk kategori Sutradara Terbaik, Aktris Terbaik, dan Aktor Pendukung Terbaik.

Film tersebut mendapat ulasan bagus di berbagai media besar Indonesia seperti Tempo, Kompas, dan Rolling Stone Indonesia. Posesif menempatkan Palari Films dalam lanskap industri film Indonesia.

Selain kesuksesanndi tingkat nasional, Posesif juga dipilih tayang di Singapore International Film Festival 2017, Hong Kong International Film Festival 2018,=Osaka Asian Film Festival 2018, dan CinemAsia Film Festival 2018 di Amsterdam. **(Red-150)

Reporter : Arianto
Share:

Garena Indonesia Gelar "Press Conference Contra : Return - Official Announcement


DNM.com (Jakarta)
Akhirnya perilisan game legendaris Contra: Return sudah semakin dekat, Dengan bangga, Garena Indonesia mengumumkan bahwa game bergenre action ini akan bisa diunduh secara gratis di perangkat iOS dan Android mulai pada tanggal 20 September 2018 mendatang. Yuk, pasang pengingat di kalender kalian dan nantikan tanggal perilisannya ya!

Pada hari Kamis 13 September 2018 pukul 15.00 - 17.00 wib Garena Indonesia mengelar acara  "Press Conference Contra: Return - Official Announcement"  bertempat di Pacific Century Place Floor 29, SCBD Lot 10, Jl Jend Sudirman Kav 52-53, Jakarta dengan pembicara Bapak Hans Saleh selaku produser dari Contra: Return

Meskipun tetap menggunakan model permainan side-scroller, game classic yang dikembangkan ulang oleh Tencent Timi Studio Group dan Konami Digital Entertainment ini akan dirilis oleh Garena Indonesia dengan
fitur dan penampilan yang jauh lebih modern.

Karakter favorit seperti Bill Rizer, Lance dan Alice akan dapat dimainkan secara gratis lengkap dengan 40 item senjata untuk mendukung perjuangan mereka melawan ancaman dari Red Falcon. Seluruh Commanders (sebutan untuk pemain Contra: Return) nantinya juga akan dapat mencoba beberapa mode game baru seperti solo story dan bermain bersama teman di multiplayer pvp serta mode duo.

Menanti  tanggal perilisan, Contra Return telah menyiapkan event pra-registrasi dengan kesempatan untuk memenangkan jaket official Contra: Retun dan satu unit motor tetro keren senilai 30 juta rupiah. 

Untuk mendapatkan hadiahnya, kalian dapat mengikuti langkah - langkah berikut ini

1. Daftarkan diri kalian di website resmi Contra:Return

2. Like serta follow Facebook dan Instagram Garena Contra: Return

3. Foto dengan tema Contra:Return dan tuliskan cerita seru kalian bersama Contra: Return serta alasan kenapa kalian berhak atas hadiah motornya sebagai caption dari foto

4. Upload foto yang telah di buat ke Facebook atau Instagram kalian 

5. Tag @arenacontrareturnid dan gunakan hashtag #playcontragetretrobike #contrajamangue #contrareturn

6. Pemenang dengan foto dan cerita paling menarik akan diumumkan setelah perilisan di Facebook dan Instagram resmi Contra: Return

Jangan sampai ketinggalan, daftarkan diri kalian sekarang juga dan raih kesempatan memenangkan Retro Bikenya! **(Red-73)

Reporter : Arianto
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini