Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Penandatanganan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penandatanganan. Tampilkan semua postingan

Penandatanganan MoU PT Link Net Tbk dengan ZTE Kembangkan Proyek Infrastruktur Telekomunikasi di Meikarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media, pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet mengumumkan telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Mahkota Sentosa Utama sebagai pengembang Meikarta, dan ZTE Indonesia yang merupakan perusahaan internasional terkemuka penyedia solusi telekomunikasi, enterprise, dan teknologi konsumen untuk Internet Mobile terkait pengembangan jaringan infrastruktur telekomunikasi, media dan teknologi di megaproyek kota Meikarta. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Marlo Budiman selaku Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk., Agung Pratomo, Building Management Head PT Mahkota Sentosa Utama, dan Steven Lee, Director & Chief Sales Officer ZTE Indonesia di First Media Zone District 1 Meikarta, Tangerang pada Jumat, 2 Agustus 2019. Dalam nota kesepahaman tersebut, PT Link Net Tbk dan ZTE Indonesia sepakat melakukan kerjasama dalam menggelar jaringan kabel Fiber-To-The-Home (FTTH) yang mencakup 28 towers dan 7000 unit apartemen Meikarta.

Marlo Budiman selaku Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk mengatakan, Kami senang telah dipercaya menjadi provider TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di Kawasan Meikarta. Melalui kolaborasi ini, kami menyediakan jaringan kabel Fiber-To-The-Home (FTTH) sehingga para penghuni Meikarta dapat menikmati produk-produk unggulan First Media, diantaranya high-speed broadband internet dan linear channels yang memberikan konten tayangan yang informatif serta menghibur berkualitas SD, HD, dan bahkan 4K. Kami berharap kerjasama ini dapat mewujudkan Meikarta sebagai Smart City melalui interconnectivity yang meliputi baik residential maupun commercial spaces, seperti tenants, perkantoran, dan lainnya. Selain itu, service center kami, First Media Zone juga sudah hadir di District 1 Meikarta, terutama agar bisa lebih dekat dengan pelanggan dan memberikan kemudahan melalui layanan customer service dan technical support.


Dikelilingi Kawasan industri manufaktur yang luas, kata Marlo, Meikarta dirancang untuk tumbuh sebagai kota mandiri yang modern dengan properti hunian terbesar di Asia Tenggara, juga menjadi pusat perekonomian modern yang efisien. Meikarta berada di tengah-tengah 7 infrastruktur baru yang sedang dibuat oleh pemerintah yaitu jalan tol layang Jakarta – Karawang, LRT, APM monorel, kereta cepat Jakarta – Bandung, Bandara baru Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan Bandara Soekarno-Hatta II International Airport di Karawang.

“Kami secara transparan menginformasikan perkembangan pembangunan di Meikarta, dimana kami baru saja melangsungkan penyelesaian konstruksi (topping) atas empat tower proyek dan akan terus dilanjutkan ke 52 tower lainnya. Kami terus berupaya menghadirkan berbagai fasilitas yang menambah kenyamanan penghuni Meikarta, termasuk fasilitas internet yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari konsumen masa kini. Kolaborasi dengan PT Link Net Tbk dan ZTE Indonesia akan memberikan nilai tambah Kawasan properti Meikarta, khususnya dalam penyediaan infrastuktur telekomunikasi dan broadband internet service, untuk turut mendukung perkembangan industri nasional,” ujar Agung Pratomo, Building Management Head PT Mahkota Sentosa Utama.

Dalam kesempatan yang sama, Steven Lee, Director & Chief Sales Officer ZTE Indonesia mengungkapkan, “Indonesia merupakan pasar yang penting bagi ZTE. Kami telah menyediakan solusi telekomunikasi di pasar Indonesia selama 20 tahun dan menjalin kemitraan strategis dengan berbagai operator untuk memberikan solusi yang inovatif dan berkualitas bagi semua pelanggan, termasuk di kawasan properti Meikarta yang memiliki berbagai fasilitas. Mulai dari sekolah, pusat kesehatan, hotel sampai pusat perbelanjaan.

"Penandatanganan kerjasama ini memperkuat lebih jauh kemitraan kami dengan PT Link Net Tbk sebagai penyedia konten hiburan dan high-speed broadband internet dengan network footprints yang luas dan berkualitas untuk bersama-sama mewujudkan Meikarta sebagai modern and smart city," tutup Marlo. (Arianto)




Share:

Bupati Banggai Apresiasi Program Double Degree


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kementerian PANRB menggelar "Penandatanganan MoU dan Launching Double Degree", pada hari Rabu, 21 Agustus 2019 pukul 10.00 - 12.00 wib bertempat di Java Ballroom, Westin Hotel, Kuningan, Jakarta. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah menteri antara lain Menteri PANRB, Menteri Keuangan, Menteri PPN/Bappenas, Menteri Ristekdikti, Sejumlah Menteri dan Duta Besar dari Jepang, Korea, Selandia Baru dan Australia. Juga beberapa Rektor Perguruan Tinggi di Indonesia serta Bupati Banggai Dr (Candidat) Ir. Herwin Yatim.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bekerja sama di berbagai bidang dengan Universitas Indonesia, Universitas Hasanudin dengan University of Melbourne, Australia serta Victoria University of Wellington, Selandia Baru, untuk mencapai tiga sasaran reformasi birokrasi.


Tiga target yang harus dicapai dari program Double Degree meliputi:
-  Birokrasi bersih dan akuntabel,
-  birokrasi yang kapabel dan
-  pelayanan yang prima.

Para ASN yang mengikuti Double Degree disiapkan sebagai reform agent, yang paham isu dan masalah internal serta dikolaborasikan dengan konsep dan perkembangan paradigma reformasi birokrasi yang berkembang di dunia.


Ir. Herwin Yatim, Bupati Banggai, Periode Tahun 2016 – 2021 mengatakan, Beliau sangat mengapresiasi program Double Degree yang diluncurkan oleh Menteri PANRB,  karena dapat meningkatkan kemampuan/kwalitas pegawai negeri, kita salut sama Kementerian PANRB,  karena mampu membaca bagaimana tantangan kedepan, bagaimana pengelolaan administrasi negara kita, kita tidak bisa berdiri sendiri, harus punya link keluar dan mampu membaca apa yang dibutuhkan kedepan, ASN selama ini boleh dikata jago kandang, kalau berbicara bagaimana menyikapi persaingan kedepan, itu yang dipersiapkan oleh Kementerian PANRB.

Selain itu, lanjut Ir. Herwin Yatim, Program ini juga menunjukkan konsep open government yang digaungkan Presiden RI Joko Widodo. "Indonesia penting untuk bisa terbuka, mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kecepatan dalam dunia yang hyperconnected.

Program ini sesuai dengan semangat Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-74 tahun yang bertema SDM unggul Indonesia Maju. "Fokus utama ini adalah peningkatan kapasitas ASN untuk mengawal berbagai program terkait reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan," tutupnya. (Arianto)




Share:

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama BLK Komunitas Tahap Pertama


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo berharap agar sumber daya manusia Indonesia dapat memiliki keterampilan dan kualifikasi yang baik untuk menghadapi persaingan. Salah satu upaya untuk mewujudkannya ialah dengan membangun banyak balai latihan kerja (BLK) terutama di lingkungan pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama BLK Komunitas Tahap Pertama di Hotel Grand Sahid Jaya, hari Rabu, 20 Februari 2019.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

"Kita nanti di 2025-2030 ini memiliki yang namanya bonus demografi. Ini bisa merupakan keuntungan besar kita dalam bersaing dengan negara-negara lain. Tapi kalau kita tidak bisa mengelola ini juga bisa menjadi masalah besar bagi kita," ujar Presiden.

Kepala Negara mengungkap, sebagai tahap awal, pemerintah sejak tahun 2017 lalu telah mendirikan 50 BLK yang tersebar di sejumlah pondok pesantren. Tahun 2018, pemerintah mendirikan 75 BLK. Melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, 1.000 BLK ditargetkan untuk dapat dibangun pada tahun 2019.


"Tahun ini kita akan bangun insyaallah 1.000 BLK komunitas. Saya tadi sudah sampaikan ke Pak Menteri, 1.000 itu jumlah yang masih sedikit. Tahun depan minimal 3.000 harus terbangun," tuturnya.

Kehadiran BLK di lingkungan pondok pesantren diyakini sangat dibutuhkan. Para santri yang tersebar di 29.000 pondok pesantren di seluruh Indonesia nantinya dapat melatih sekaligus meningkatkan keterampilannya lewat pelatihan-pelatihan yang disediakan oleh unit BLK yang ada.

"Bagi pondok-pondok pesantren, saya melihat ini efektif dalam memberikan sebuah dongkrakan angkatan kerja yang terampil dan berkualitas dengan lebih cepat dan lebih baik, serta langsung di dalam pondok pesantren," ujar Presiden.

Lebih jauh, seiring dengan berjalannya dan bertambahnya BLK di seluruh Indonesia, Kepala Negara mengingatkan agar program pelatihan-pelatihan yang disediakan oleh unit BLK memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia industri saat ini. Dengan itu, angkatan kerja yang telah melalui proses pelatihan BLK dapat langsung diserap oleh industri.

"Misalnya (pelatihan) IT nanti diterima di perbankan-perbankan yang kita miliki. Kenapa tidak? Santri jadi bankir kan boleh. Jadi manajer bank syariah kan bisa. Jadi direktur utama bank syariah kenapa tidak?" ucap Presiden.

Kepala Negara memastikan bahwa program BLK ini akan terus berada dalam pantauannya. Presiden akan secara langsung mengevaluasi hasil dan pemanfaatan program-program pelatihan yang nantinya akan diikuti para santri di seluruh Indonesia.
"Nanti setelah ini mulai, saya akan mulai melihat langsung seperti apa (hasilnya)," tandasnya.

Untuk diketahui, penandatanganan perjanjian yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dalam acara ini melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan dan sejumlah lembaga penerima bantuan BLK Komunitas. Penerima bantuan BLK tersebut diwakili oleh pimpinan Pondok Pesantren Ma'had Aly Raudhatul Muhibbin (Kabupaten Bogor) K.H. M. Lukman Hakim dan pimpinan Pondok Pesantren Al Islam Al Amin (Kota Kediri) K.H. Aizzudin Abdurrahman.
                                                                 Reporter : Arianto

Share:

Indonesia-Korea CEO Business Forum Gelar Penandatanganan Reaktivasi IK-CEPA



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Indonesia-Korea CEO Business Forum menggelar penandatanganan reaktivasi IK-CEPA hari Selasa, 19 Februari 2019 pukul 09.30-11.15 wib bertempat di Hotel Shangrila, Kota BNI Kav 1, Jl. Jend. Sudirman, RT.10/RW.9, Karet Tengsin, Tanahabang, Jakarta Pusat. dihadiri Menteri Perdagangan Republik Indonesia, H.E Engartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan Republik Korea, H.E Hyun Chong Kim.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, H.E Engartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan Republik Korea, H.E Hyun Chong Kim bertemu pada tanggal 19 Februari 2019 di jakarta, Indonesia. Kedua Menteri membahas cara untuk meningkatkan perdagangan dan hubungan ekonomi antara Republik Indonesia dan Republik Korea.

Kedua Menteri sepakat untuk mengaktifkan kembali perundingan tentang Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Korea (IK-CEPA) lndonesia. Kedua Menteri percaya bahwa negosiasi yang berhasil menuju perjanjian yang bermakna secara ekonomi akan berfungsi sebagai platform baru menuju kemitraan ekonomi modern dan dinamis yang mencerminkan ikatan yang kuat antara kedua negara. Inisiatif ini menandakan tekad kuat kedua pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif  untuk memperluas perdagangan dua arah dan investasi dan untuk memaksimalkan potensi kemitraan ekonomi.


Mencerminkan visi bersama dari kedua belah pihak, disepakati bahwa pengaktifan kembali negosiasi IK-CEPA akan berjalan berdasarkan prinsip-prinsip inti berikut:

-   Memastikan perjanjian akhir berkualitas tinggi, saling menguntungkan, dan selengkap mungkin, yang meliputi perdagangan barang dan jasa, investasi, kerja sama ekonomi, dan bidang-bidang lain yang akan disepakati; dan

-  Membangun perjanjian multilateral dan regional yang ada sesuai hasil negosiasi antara Republik Indonesia dan Republik Korea.

Negosiasi bertujuan untuk mencapai tujuan ekonomi yang ditetapkan oleh pemerintah kedua negara dengan secara substansial meningkatkan volume perdagangan bilateral dan investasi ke tingkat lebih tinggi. Kedua belah pihak bermaksud bahwa IK-CEPA akan menjadi perjanjian yang dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu. Kedua Menteri akan menginstruksikan para pejabat untuk segera mulai bekerja dan mencapai kemajuan pada IK-CEPA dengan tujuan mencapai hasil segera mungkin pada akhir tahun ini.

                                                                  Reporter : Arianto

Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini