Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

DPD GNI Kota Medan : Kecam Keras Aksi Penyerangan di Mabes Polri


Duta Nusantara Merdeka |Kota Medan
Dewan Pimpinan Daerah GNI (Generasi Negarawan Indonesia) Kota Medan mengecam dan mengutuk keras penyerangan di Kompleks Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan yang terjadi pada Rabu sore, 31 Maret 2021.

Ketua DPD GNI (Generasi Negarawan Indonesia) Kota Medan, Ongky Prasetia Hulu, S.Kom menegaskan bahwa pihaknya mengecam dan mengutuk keras segala bentuk tindakan terorisme di negeri ini.

"Apapun motifnya, tindakan terorisme adalah perbuatan tidak terpuji dan tidak dibenarkan oleh agama apapun. Untuk itu, kami mengecam dan mengutuk keras tindakan yang tidak terpuji ini" tegas Ongky Prasetia Hulu, S.Kom. Rabu, (31/03/21).

Ongky Prasetia Hulu, S.Kom menuturkan bahwa jika pelaku terhubung dengan jaringan teroris tertentu, maka pihak yang berwenang perlu segera menyelidiki seluruh aktor yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

"Kami mendorong pemerintah melalui aparat negara yang berwenang untuk segera mengusut dan membongkar seluruh jaringan para pelaku, dalang, hingga motif aksi teror yang baru-baru ini terjadi", tuturnya.

DPD GNI Kota Medan juga meminta kepada pihak kepolisian agar meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, serta menjamin keamanan masyarakat. **
Share:

Ketua GNI Deli Serdang dan Ketua GAAS Kota Medan Angkat Suara Tentang Penyerangan Markas Polri


Duta Nusantara Merdeka | Deli Serdang
GNI (Generasi Negarawan Indonesia) Kab Deli Serdang dan GAAS ( Gerakan Advokat dan Aktivis) Kota Medan mengecam dan mengutuk keras penyerangan di Kompleks Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan yang terjadi pada Rabu sore, 31 Maret 2021.

Ahmad Bakri Syahputra S.E Selaku Ketua GNI kab Deli Serdang dan Ketua GAAS Kota Medan menegaskan bahwa pihaknya mengecam dan mengutuk keras segala bentuk tindakan terorisme di negeri ini.

"Apapun motifnya, tindakan terorisme adalah perbuatan tidak terpuji dan tidak dibenarkan oleh agama apapun. Untuk itu, kami mengecam dan mengutuk keras tindakan yang tidak terpuji ini" tegas Ahmad Bakri Syahputra S.E. Rabu, (31/3/21).

Ahmad Bakri Syahputra S.E menuturkan bahwa jika pelaku terhubung dengan jaringan teroris tertentu, maka pihak yang berwenang perlu segera menyelidiki seluruh aktor yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

"Kami mendorong pemerintah melalui aparat negara yang berwenang untuk segera mengusut dan membongkar seluruh jaringan para pelaku, dalang, hingga motif aksi teror yang baru-baru ini terjadi", tuturnya.

Ahmad Bakri Syahputra S.E juga meminta kepada pihak kepolisian agar meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, serta menjamin keamanan masyarakat. 

Harapan saya semoga tempat-tempat ibadah segera di jaga untuk mengamankan agar kejadian ini tidak terulang dan melukai korban jiwa. Menjelang ramadan semoga umat muslim khusuk beribadah dan tidak terlalu berlebihan melihat kejadian ini,  biarkan aparat kepolisian yang menangani kasus ini, tutup nya. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Tantangan PPNS Bidang Pelayaran Kedepan Semakin Berat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Pelayaran  harus lebih profesional. Hal ini mengingat kedepan tantangan yang dihadapi oleh PPNS Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam  penegakan hukum di bidang pelayaran semakin berat. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo saat membuka Seminar Penegakan Hukum di Bidang Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun 2021 di Hotel Ibis Style Jakarta. Rabu (31/3).

Menurutnya, berbagai modus operandi dan aneka ragam upaya pelanggaran hukum di bidang pelayaran yang masih terjadi,  perlu diantisipasi agar tetap terwujudnya keselamatan dan keamanan transportasi laut. 

"Terwujudnya keselamatan dan keamanan pelayaran harus didukung pula adanya PPNS yang profesional dan berkeadilan di dalam menegakkan hukum bidang pelayaran, sehingga mampu  menjawab setiap permasalahan yang terjadi   secara tegas, adil dan memberikan kepastian hukum," kata Agus Purnomo dalam Seminar dengan tema "Mewujudkan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang Profesional dan Berintegritas dalam rangka Penegakan Hukum di Perairan Indonesia”. 

Lebih jauh, Dirjen Hubla mengatakan pembentukan PPNS Bidang Pelayaran merupakan  amanat dari  Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dimana masalah keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim merupakan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, termasuk dalam hal penegakkan hukum di bidang pelayaran. 

"Dalam pasal 282 UU Pelayaran disebutkan, yang memiliki kewenangan penyidikan terhadap tindak pidana pelayaran antara lain PPNS Ditjen Hubla, Penyidik POLRI, dan Perwira TNI AL," ujar Agus.

Terkait dengan hal ini, lanjut Dirjen, maka guna menghadapi tantangan-tantangan di bidang pelayaran yang semakin komplek, diperlukan sinergi dan kerjasama dengan semua pihak terkait.

"Sinergi dan kerjasama yang baik sangat diperlukan PPNS  Ditjen Perhubungan Laut bersama-sama dengan instansi terkait, khususnya dalam rangka penegakan hukum di bidang pelayaran," kata Agus. 


Disaat yang sama, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad dalam paparannya mengatakan, salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan dalam penegak hukum di bidang pelayaran, telah terjalin sejak lama antara PPNS Ditjen Perhubungan Laut dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Hukum dan HAM dalam membentuk dan membina Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

"Demikian juga halnya kerjasama dengan BAIS-TNI dalam pemberian pelatihan intelijen dasar sebagai perkuatan keahlian dalam penegakan hukum dan deteksi dini pelanggaran di bidang pelayaran," ujar Ahmad.

Untuk itu, Direktur KPLP, Ahmad berharap melalui Seminar ini akan meningkatkan sinergi, kerjasama dan jaringan komunikasi antara Ditjen Perhubungan Laut dengan Kepolisian RI, TNI, dan Kementerian Hukum dan HAM dapat terus terjalin serta bermanfaat bagi bangsa dan negara dalam hal penegajan hukum di bidang pelayaran di masa-masa mendatang.

Menurut Ahmad, dalam penegakan hukum di bidang pelayaran saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di dukung oleh armada Kapal Patroli sebanyak 387 unit kapal, PPNS sebanyak 402 orang, 150 orang intelejen di bawah pembinaan BAIS-TNI yang tersebar pada 5 (lima)  Pangkalan PLP di seluruh Indonesia, masing-masing Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Pangkalan PLP Kelas II Bitung dan Pangkalan PLP Tual.

Sementara itu, Direktur G BAIS-TNI, Laksmana TNI Wahyu Mujiono menyebutkan Indonesia merupakan negara yang sebagian besar berupa lautan. Oleh karena itu, keamanan pelayaran memerlukan pengawasan dan pengamanan yang optimal termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) di dalamnya.

"Pengamanan harus optimal agar tidak mudah dirongrong oleh pihak-pihak yang mengganggu dan atau mengancam kesatuan NKRI," tutupnya.

Turut hadir Nara Sumber yang sangat berkompeten di bidang masing-masing yakni Direktur Kesatuan Pejagaan Laut dan Pantai, Ahmad, Karo Penmas Divisi Humas Polri, yang diwakili Brigjen Pol, Drs Rusdi Hartono, Direktur G, BAIS TNI, Laksma TNI Wahyu Mujiono, Direktur Pidana, Kemenhumkam, Mohamad Yunus Affan, dan Karo Korwa PPNS, Bareskim POLRI, yang diwakili AKBP M. Sandy Hermawan. (Arianto)


Share:

Menkes: Vaksinasi Tembus 10 Juta Dosis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa per Jumat kemarin (26/3), Indonesia telah melakukan penyuntikan di atas 10 juta vaksinasi suntikan pertama dan kedua. Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia dalam posisi 4 besar negara yang bukan produsen vaksin, tapi telah melakukan penyuntikan di atas 10 juta.

''Saat ini, laju penyuntikan vaksin kita telah mencapai 500.000 suntikan per hari dan kita sudah tembus 10 juta penyuntikan Jumat lalu. Dengan capaian ini, Indonesia masuk dalam posisi 4 besar negara di dunia yang bukan produsen vaksin, tapi tertinggi dalam melakukan penyuntikan. Kita di bawah Jerman, Turki, dan Brasil dan berhasil melampaui Israel dan Perancis. Ini sebuah kabar gembira,'' kata Menkes dalam keterangan tertulis. Rabu (31/03)

Menkes juga mengatakan bahwa vaksin COVID-19 sudah menjadi isu geopolitik di mana negara-negara di seluruh dunia saling berebut untuk mendapatkan vaksin. Oleh sebab itu, vaksin yang tersedia adalah vaksin yang terbaik untuk digunakan. Pemerintah harus mengombinasikan penggunaan berbagai macam merek vaksin COVID-19 dalam rangka memenuhi kebutuhan vaksin untuk seluruh populasi sasaran.

Tidak ada satu pun produsen vaksin di dunia ini yang dapat memenuhi seluruh permintaan negara-negara besar seperti Indonesia. Indonesia beruntung karena sudah menjalin kerja sama dengan 4 produsen vaksin, yaitu Sinovac, Astrazeneca, Novavax, dan Pfizer. ''Ketersediaan vaksin menjadi sangat penting dalam menjaga kelancaran program vaksinasi pemerintah,'' kata Menkes.

Di sisi lain, Menkes juga menyampaikan bahwa saat ini di sejumlah negara di Eropa dan Asia kembali terjadi lonjakan kasus COVID-19. Penyebabnya adalah karena adanya jenis virus mutasi baru, yang juga sudah masuk ke Indonesia sejak awal tahun ini, serta mobilitas yang tinggi.

''Terkait lonjakan kasus COVID-19 di beberapa negara, saya ingin sampaikan bahwa meski kita sudah mengalami percepatan dalam vaksinasi, kita perlu berhati-hati mengatur laju penyuntikan karena adanya potensi embargo dari negara produsen vaksin yang mengalami lonjakan kasus di negaranya. Kita perlu mengatur ritme vaksinasi agar tidak ada kekosongan vaksin nantinya,'' ujar Menkes.

Menkes menambahkan bahwa lonjakan kasus di negara lain juga mengingatkan kita untuk senantiasa waspada dengan menahan mobilitas dan mematuhi disiplin protokol kesehatan, apalagi jenis mutasi virus baru COVID-19 sangat cepat menyebar. ''Hindari bepergian, paling tidak sampai pandemi benar-benar terkontrol. Kalau nanti terjadi lonjakan kasus, kasihan tenaga kesehatan kita akan kelelahan,'' kata Menkes.

Menkes juga mendorong semua masyarakat untuk ikut mensosialisasikan pentingnya vaksinasi COVID-19, khususnya kepada kelompok masyarakat lanjut usia 60 tahun ke atas. Dari kelompok prioritas kedua, lansia masih rendah tingkat partisipasinya padahal lansia paling rentan dibanding kelompok prioritas lain karena mudah sakit serta tingkat kematiannya tinggi.

''Mari kita upayakan bersama bagaimana bisa mendorong lansia bisa lebih cepat disuntik agar kita dapat melindungi orang tua kita. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, semakin cepat kita mencapai kekebalan komunal,'' ujar Menkes.

Terakhir, Menkes kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak usah ragu-ragu divaksinasi saat gilirannya tiba. Pemerintah pasti akan memprioritaskan vaksin yang benar-benar aman dan berkhasiat untuk dipergunakan oleh seluruh masyarakat berdasarkan rekomendasi dari ahli.

''Vaksin memiliki manfaat yang jauh lebih besar dari risiko yang ditimbulkan. Ketika saatnya tiba untuk vaksinasi, tidak usah ragu-ragu. Apapun jenis vaksinnya, pasti aman dan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita. Bagi yang sudah divaksinasi, jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M dengan disiplin sampai kita benar-benar mencapai kekebalan kelompok dan terbebas dari pandemi,'' tutup Menkes. (Arianto)



Share:

Kemenhub Persiapkan Aturan Pengendalian Transportasi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kementerian Perhubungan tengah menyusun aturan pengendalian transportasi sebagai tindak lanjut pelarangan mudik seperti yang telah diumumkan oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy, pada tanggal 26 Maret 2021 lalu. Penyusunan aturan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait khususnya Satgas Penanganan Covid 19, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah dan TNI/Polri.

"Kementerian Perhubungan mendukung pelarangan mudik yang didasari oleh pertimbangan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri. Sebagai tindak lanjutnya, saat ini kami tengah menyusun aturan pengendalian transportasi yang melibatkan berbagai pihak," demikian ditegaskan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Senin (29/03).

Dalam melakukan penyusunan aturan tersebut, Kemenhub juga merujuk pada hasil survey persepsi masyarakat terhadap pergerakan perjalanan pada masa Idul Fitri yang dilaksanakan pada bulan Maret 2021 secara online oleh Balitbang Kemenhub bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung dan lembaga media. Survei tersebut diikuti oleh 61.998 responden yang berprofesi sebagai karyawan swasta 25,9% sisanya PNS, Mahasiswa, BUMN, Wiraswasta, Ibu Rumah Tangga dan lainnya.

Berdasarkan hasil survey tesebut, jika mudik dilarang, 89% masyarakat tidak akan mudik, 11% nya akan tetap melakukan mudik atau liburan. Estimasi potensi jumlah pemudik saat ada larangan mudik secara nasional sebesar 27,6 juta orang. Dengan tujuan daerah mudik paling banyak ialah Jawa Tengah 37%, Jawa Barat 23% dan Jawa Timur 14%.

Selain merujuk pada survey tersebut, Kemenhub juga meminta masukan dari berbagai pihak termasuk pengamat transportasi, sosiolog dan stakeholders lainnya. Masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun aturan terkait pengendalian transportasi maupun sanksinya jika ada pelanggaran.

"Kementerian Perhubungan selalu berkomitmen untuk turut mencegah meluasnya pandemi Covid 19 di seluruh Indonesia dengan menerbitkan peraturan dan Surat Edaran sebagai petunjuk pelaksanaan pengendalian transportasi dan syarat perjalanan penumpang. Selain itu terus melakukan pengawasan di lapangan bekerja sama dengan Satgas Covid 19, Kemenkes, Pemda dan TNI Polri," demikian disampaikan Budi Karya. (Arianto)



Share:

Kemenperin Luncurkan Program Santripreneur di Pondok Pesantren


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memberikan stimulus yang tepat guna dan tepat sasaran agar pondok pesantren dapat mengembangkan usaha. Dengan demikian, diharapkan mampu turut mendukung pertumbuhan industri di Indonesia, sekaligus menjadi agen perubahan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kami mendorong agar para santri selepas lulus dari pondok pesantren dapat memiliki beragam skill, termasuk menjadi seorang santripreneur," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih dalam pembukaan Program Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren secara virtual, Selasa (30/3).

Gati menuturkan, upaya tersebut dilakukan mengingat besarnya jumlah pondok pesantren yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, sehingga menjadi sebuah potensi besar untuk membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan para santri.

Menurutnya, saat ini banyak pesantren yang sudah dapat memenuhi kebutuhan internal pesantren, bahkan memiliki unit bisnis yang juga melayani kebutuhan luar pesantren. “Para pimpinan pesantren berhasil menumbuhkan dan menularkan bibit-bibit wirausaha kepada para santri di pondok pesantren,” kata Gati.

Berdasarkan Data Pendidikan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, jumlah pondok pesantren di Indonesia mencapai 28.518 unit di seluruh Indonesia dan mayoritas berada di Jawa. Sementara jumlah santrinya sebanyak 4.354.245 orang.

Melihat potensi besar tersebut, kata Gati, Kemenperin telah menyiapkan model Penumbuhan Wirausaha Industri Baru dan Pengembangan Unit Industri di lingkungan pondok pesantren melalui program Santripreneur “Santri Berindustri”.

Program tersebut bertujuan membentuk dan mengembangkan unit industri dan wirausaha industri baru di pondok pesantren melalui dua cara. Pertama, pengembangan unit industri yang telah ada dan atau menumbuhkan unit industri baru. Selanjutnya, pengembangan sumber daya manusia (SDM) pondok pesantren menjadi wirausaha industri baru melalui kompetensi teknis produksi, jejaring, dan manajemen.

"Sejak tahun 2013 hingga sekarang, kami telah membina sebanyak 82 pondok pesantren dan 10.104 santri, termasuk tujuh pondok pesantren di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang mendapatkan pelatihan mulai hari ini," kata Gati.

Pembinaan yang diberikan Kemenperin meliputi bimbingan teknis produksi, fasilitas mesin dan peralatan produksi, serta pemberian materi mengenai kewirausahaan, Kredit Usaha Rakyat (KUR), digital marketing dan manajemen bisnis.

Bimbingan teknis dan fasilitas mesin peralatan produksi tentunya disesuaikan dengan kebutuhan setiap pondok pesantren. “Misalnya, ada pondok pesantren yang memiliki karakter wirausaha yang kuat di bidang olahan pangan dan minuman, perbengkelan roda dua, kerajinan boneka dan kain perca, konveksi busana muslim dan seragam, daur ulang sampah dan produksi pupuk organik cair, kosmetik dan produk perawatan rumah, serta bahan bangunan seperti pembuatan paving block,” jelas Dirjen IKMA.

Untuk mendukung program penumbuhan ekosistem baru di lingkungan pondok ini, Gati juga meminta dinas perindustrian di masing-masing daerah agar dapat memfasilitasi para peserta untuk memperoleh legalitas usaha dan terus memantau perkembangan usaha peserta bimbingan teknis nantinya.

Selain itu, Gati berharap program Santripreneur bisa turut mendukung program Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021, yang telah diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia pada Januari 2021, sebagai kelanjutan Gernas BBI 2020.

“Gerakan Nasional BBI 2021 digelar untuk mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk, sekaligus mendorong agar masyarakat sebagai konsumen lebih bangga serta mencintai dan semangat membeli produk dalam negeri,” papar Dirjen IKMA. (Arianto)




Share:

Menyemarakkan Muktamar IPM Ke-22 PC IPM Perumnas Medan II Gelar Perlombaan Ajang Kreasi Dan Seni IPM


Duta Nusantara Merdeka | Deli Serdang
PC IPM Perumnas Medan II Melaksanakan Ajang Kreasi dan Seni IPM (AKSI) dan Tabligh Akbar Pada hari Sabtu-Minggu/27-28 Maret 2021 di Masjid Al Azhar Perumnas Mandala Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

Acara Ajang Kreasi dan Seni IPM Perumnas Medan II menggelorakan thema Menumbuhkan Jiwa Pelajar Muslim Yang Inovatif Di Tengah Pandemi Covid 19 Juga Acara ini dilaksanakan disela Perhelatan Terbesar Ikatan Pelajar Muhammadiyah yaitu Muktamar IPM Ke-22 di Purwokerto. 


Pada kegiatan ini dihadiri oleh Penceramah Al Ustadz Alban, S. Pd. I, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Perumnas Medan II Bapak Ibrahim Nainggolan, SH, MH beserta jajaran, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Perumnas Medan II Ibu Suryati, AM beserta jajaran Dan Juga Disupport oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut H. Hendra Cipta, SE, Chief Corporate Mie Ayam Jamur H. Mahmud, Almeerah Plaza Umroh dan Travel. 

Ketua Panitia Rizkinta Sitepu mengatakan bahwa AKSI alias Ajang Kreasi dan Seni IPM meliputi Dua Pelaksanaan kegiatan. Pertama, Perlombaan dan Kedua Tabligh Akbar. Kegiatan ini dilaksanakan agar tumbuhnya semangat Pelajar dalam mencetak jati diri yang berinovatif, religius dan bersaing ditengah Pandemi Covid 19.


"Kegiatan AKSI ini ada dua kegiatan yaitu berupa perlombaan dan Tabligh Akbar, Khusus perlombaan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 27 Maret 2021 dengan cabang lomba Adzan, Tilawah, Pildacil, Tahfidz dan Puisi. Kemudian pada hari Minggu/28 Maret 2021 dilaksanakannya Tabligh Akbar dan Pengumuman Perlombaan Ajang Kreasi dan Seni IPM (AKSI). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan standart prokes covid 19 dan juga agar meningkatnya semangat para pelajar dalam mencetak jati diri yang berinovatif, religius dan bersaing ditengah pandemic covid 19”. Pungkasnya.

Ketua Umum PC IPM Perumnas Medan II Maysharah mengatakan kulltur organisasi IPM merupakan Gerakan Dakwah Pelajar yang mana PC IPM Perumnas Medan II menyatukannya dengan Pemberdayaan Gerakan Inovatif maka terciptanya AKSI atau disingkat Ajang Kreasi dan Seni IPM yang digebrak oleh PC IPM Perumnas Medan II.



Maysharah juga menambahkan Kegiatan AKSI ini bukan hanya perlombaan dan tabligh akbar saja akan tetapi kegiatan ini ikut Menyemarakkan Muktamar IPM Ke-22 di Purwokerto.

Ketua PC Muhammadiyah Perumnas Medan II Bapak Ibrahim Nainggolan, SH, MH mengatakan bahwa Kegiatan yang dilakukan ini merupakan sebuah gebrakan baru yang mana PC IPM Perumnas Medan II membuktikan Eksistensi dan Program Karya Nyata yang telah dilakukannya dari dulu hingga sekarang. Memberikan semangat dan dukungan kepada anak IPM. Semoga dapat memberikan kebermanfaatan bagi pelajar, remaja, pemuda dan masyarakat.


“Kegiatan yang dilakukan ini merupakan sebuah gebrakan baru yang mana PC IPM Perumnas Medan II membuktikan Eksistensi dan Program Karya Nyata yang telah dilakukannya dari dulu hingga sekarang. Kami selalu mensupport, memberikan dukungan demi terciptanya Kader yang berkualitas dan berinovatif. Disini juga ada 5 Cabang Perlombaan Yang Menang Jangan tinggi hati dan yang kalah harap bersabar karena menang dan kalah itu merupakan suatu proses untuk meraih Kesuksesan. Semoga dapat memberikan kebermanfaatan bagi pelajar, remaja, pemuda dan masyarakat”. Harapnya.

Seraya juga Ketua PC Aisyiyah Perumnas Medan II Ibu Suryati, AM menambahkan bahwa IPM adalah kader penerus yang intinya harus bisa bersaing dan berkompetitif dalam meraih kesuksesan dan juga selain jadi kader penerus, jadilah kader pelurus yang akan meluruskan kesalahan kesalahan yang ada demi terciptanya Islam, Negara kita yang berkemajuan.


Puncak pembagian hadiah para pemenang juga di isi tausiah agama yang disampaikan oleh ustadz Alban, SPdI yang turut bahagia melihat besarnya antusias generasi muda dalam mengikuti lomba tersebut.
“Ini modal bagus bagi penerus dakwah Islam di masa depan,” ungkapnya.

Wabah Covid-19 tidak ‘mematikan’ kreasi dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cabang Perumnas Medan II. Lebih kurang selama setahun bakat-bakat kaum milenial terpendam sehingga perlu digali bahkan dikompetisikan untuk memantik keberanian dan mengasah keterampilan kaum pelajar. PC IPM Perumnas Medan II Hadir Ikut Ambil Peran dalam Meningkatkan kebahagiaan masyarakat di situasi pandemi.**
Share:

Putus Mata Rantai Covid - 19, Kapolsek Medan Area Terima Kunjungan Gubsu Dan Kapolda Sumut Ke Pasar Suka Ramai


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Gubernur Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol.Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak M.Si. Tinjau Pasar Sukaramai dijalan AR.Hakim, Selasa (30/3/2021) pukul 09:00 Wib s/d 10:00 Wib, guna menyambangi para pedagang dan masyarakat untuk memutuskan mata rantai Covid - 19.

Hadir dalam kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, penghimpunan Protokol Kesehatan antisipasi penyebaran Covid - 19. Yang dilaksanakan Polsek Medan Area dan 3 pilar beserta instansi terkait yaitu Pangdam I / BB beserta PJU dan jajaranya, PJU Pemprovsu, PJU Polda Sumut, Kajari Sumut beserta jajaran.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko, SH, SIK, MSi, Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan, SH MH, Camat Medan Area Hendra Asmilan SIP, MAP beserta staf dan jajaran, Danramil 04 Medan Kota Mayor Kav. Nirmawan beserta anggota, Waka Polsek Medan Area AKP Tri Eko, Kanit / Panit dan personel Polsek Medan Area, personel Polda Sumut, personel Polrestabes Medan, Satpol PP Pemko Medan dan 3 Pilar Kecamatan Medan Area.


Kegiatan tersebut sesuai dengan UUD No.2 tahun 2002, tentang Kepolisian Negara RI yang diintruksikan oleh Gubernur Sumut nomor : 188.54/III/INST/2021 tanggal 1 Maret 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat antisipasi penyebaran Covid - 19, dengan surat perintah Kapolrestabes Medan nomor : Sprin 912/III/OPS .2/2021 tanggal 29 Maret 2021, perihal penunjukan personil sebagai panitia pembagian Masker dan Handsanitizer pada kunjungan Forkopimda Sumut.

Disitu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R.Z. Simanjuntak , MSi, beserta Forkopimda Provinsi Sumatera Utara membagikan 1.000 helai Masker dan 1.000 botol Handsanitizer, serta sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dengan cara pengimbauan Disiplin Protokol Kesehatan Covid - 19, kepada masyarakat, pedagang dan pembeli dipasar Sukaramai.


Selama berlangsungnya kegiatan (PPKM) tersebut, masih banyak masyarakat dan para pedagang diwilayah hukum Polsek Medan Area, tidak memakai Masker serta tidak menjaga jarak/ berkerumun.

Ini artinya, kurangnya kesadaran masyarakat dan pendatang yang berada diwilayah hukum Polsek Medan Area, untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid - 19 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Untuk jumlah yang melakukan pelanggaran 50 orang yang ditindak dengan rincian 30 orang tidak memakai masker dan 20 orang kerumunan / tidak menjaga jarak. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Polres Kukar Laksanakan Kegiatan Sosialisasi Saber Pungli


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Polsek Tenggarong Jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan kegiatan sosialisasi Saber Pungli, pada hari Senin (29/03/2021).

Kanit Sabhara Polsek Tenggarong IPTU Ardiansyah beserta anggotanya telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Saber Pungli dan juga menyampaikan imbauan terhadap warga Kelurahan Sukarame, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut agar masyarakat mengetahui bahwa sudah dibentuknya tim yang terdiri dari berbagai instansi yang mempunyai wewenang untuk mengawasi penggunaan dana yang bersumber dari APBN atau APBD guna menghindari penyalahgunaan dana sehingga penggunaan dana sesuai dengan aturan dan tepat sasaran.

“Masyarakat juga agar ikut berperan dalam memberantas hal tersebut dengan cara melaporkan apabila mengetahui terjadinya pungli, penyalahgunaan dana yang bersumber APBD / APBN, pemberi maupun penerima sama-sama melanggar hukum,” ujar Iptu Ardiansyah.

"Dengan dilaksanakan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjerat hukum dan berperan dalam pemberantasan pungli," tambahnya Iptu Ardiansyah. **
Share:

Polres Metro Jakarta Barat Resmikan Kampung Tangguh Jaya Di Zona Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Sebagai Upaya dalam menekan angka penyebaran Covid-19, Polres Metro Jakarta Barat melalui sat narkoba Polres Metro Jakarta Barat meresmikan kampung tangguh Jaya di zona Covid-19.

Dalam hal ini Unit 3 dari sat narkoba Polres Metro Jakarta Barat pimpinan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Ronaldo Maradona Siregar diwakilkan oleh Akp Fiernando Adiansyah meresmikan kampung tangguh Jaya yang berlokasi di pos rw 01 Taman Sari, Jakarta Barat, pada hari Senin (29/3/2021).

Kanit 3 Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akp Fiernando Adiansyah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi PPKM Berskala Mikro guna menciptakan wilayah dan warganya tangguh Covid-19, baik sarana dan prasarana maupun ketahanan pangan

"Peresmian Kampung Tangguh Jaya diwilayah ini mengacu petunjuk Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo melalui aplikasi Covjakbar," ujar Akp Fiernando Adiansyah saat dikonfirmasi.


Dimana kami dari satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berdasarkan arahan dari pimpinan kami yaitu Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo melalui kasat narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Ronaldo Maradona Siregar untuk menscaning melalui aplikasi Covjakbar guna memetakan daerah dijakarta barat yang saat ini menjadi zona Covid-19. 

Dari hasil scanning tersebut kemudian pihaknya mendirikan kampung tangguh Jaya, kami juga menyediakan fasilitas bagi warga yang dibutuhkan seperti fasilitas ruang isolasi, ruang pengecekan kesehatan sarana prasarana seperti penyediaan tempat cuci tangan dan kami juga memberikan berupa Alat semprot 2 buah, Westafel 3 buah, Meja 1, Kursi 2, Buku mutasi 1, Kompor 1, Gas 1,Rice cooker 1, Busa tempat tdr 1,Baju APD 5, Thermos, Thermo gun, Sabun cair 2 jerigen, Cairan desinfektan 2 jerigen, Cairan Handsanitaizer 2, Masker 5 pack, Sarung tangan 4 pack, 100 Sembako (beras, mie, minyak), sembako dan obat-obatan herbal Yang diterima secara simbolis kepada warga Rw 01 Tamansari, Jakarta Barat. 

Kami bersama team juga memberikan edukasi kepada masyarakat disekitar lokasi kampung tangguh Jaya dengan tetap memperhatikan Prokes covid 19 dengan mematuhi 5M dengan mencuci tangan, Menggunakan masker, menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas, dimana masalah Covid-19 ini merupakan permasalahan yang harus kita tangani bersama mari sayangi diri keluarga dan Lingkungan. Tutupnya Akp Fiernando Adiansyah. **

Wartawan DNM : Imam /Widuri
Share:

IMB Terbit, Pedagang Pasar Kalideres Siap Dipindahkan


Duta Nusantara Merdeka | Dalam rangka Revitalisasi Pasar Kalideres, PD Pasar Jaya menggelar pertemuan dengan para pedagang Pasar Kalideres yang sebagian besar adalah pedagang kecil pada Selasa (30/03) di Restoran Pondok Laguna, Jakarta. 

Haji Romli, Perwakilan Pedagang Pasar Jaya Kalideres mengatakan, pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya, pertemuan hari ini membahas tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pemugaran Pasar Kalideres yang lagi on proses.

"Alhamdulillah, hari ini telah tercapai kesepakatan bersama tentang waktu pemindahan para pedagang di Pasar Kalideres ke TPS (tempat penampungan sementara)," kata Haji Romli kepada awak media di Jakarta. Selasa (30/03)

Menurut Haji Romli, Para Pedagang di Pasar Kalideres bersedia dipindahkan ke TPS (tempat penampungan sementara) dengan syarat apabila PD Pasar Jaya sudah memperoleh IMB.

"Insyaallah, pemugaran Pasar Kalideres dapat berjalan lancar dan sukses serta pengunjung/pembeli semakin banyak," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Danakini Hadir di MobileApps


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Danakini, sebuah layanan fintech peer-to-peer lending besutan Kawan Lama Group yang sudah mendapatkan izin OJK, kini semakin mudah diakses melalui telepon genggam lewat hadirnya Danakini MobileApps.

Menawarkan kemudahan transaksi dalam satu aplikasi untuk pinjaman online dengan syarat yang mudah, cicilan ringan, keamanan terjamin, fitur instant approval yang prosesnya cepat, hingga channel pembayaran cicilan yang beragam.

Gregory S Widjaja selaku CEO Danakini menjelaskan, Danakini merupakan layanan fintech yang dapat diakses melalui website www.danakini.co.id, dan tahun lalu resmi mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan. Untuk lebih meningkatkan layanan, tahun ini kami meluncurkan Danakini MobileApps.

"Dengan mengunduh aplikasi seluler Danakini di Google Play, transaksi peminjaman dana kini semakin mudah karena tersedia berbagai fitur penting di dalamnya," kata Gregory dalam keterangan tertulis. Selasa (30/03)

Layanan finansial yang tersedia antara lain: kiniCintaku yaitu cicilan tanpa kartu kredit yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan ACE, INFORMA dan beberapa merchant lain dengan bunga ringan mulai dari 1,99% per bulan, dan kiniFlexi yaitu pinjaman bunga rendah untuk karyawan di perusahaan yang bekerjasama dengan Danakini, mulai dari 1% per bulan.

"Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, Kami berharap beragam fitur, kemudahan dan keamanan yang Danakini MobileApps tawarkan dapat semakin memperluas inklusi keuangan di Indonesia dan meningkatkan daya beli masyarakat," pungkasnya. (Arianto)





Share:

Lagu Menunggu Fajar Bisa Dinikmati di Youtube


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Jatuh cinta adalah sebuah anugrah dalam kehidupan kita dan gejolak perasaan ketika menunggu balasan dari orang yang kita cintai, merupakan salah satu moment yang sangat emosional dalam perjalanan hidup.  

Setiap kita, hampir dipastikan pernah mengalaminya. Perasaan campur aduk, gembira, sedih dan serba salah selalu menghampiri, sampai kita mendapat jawaban dari sang  pujaan hati.. 

Perasaan itulah yang digambarkan oleh Charly Van Houten vokalis Setia Band yang telah kita kenal sebelumnya sebagai hits maker dalam lagunya berjudul “Menunggu Fajar” dan dinyanyikan dengan penuh perasaan oleh seorang penyanyi muda pendatang baru dan bertalenta “Reva Narendra”

Charly bertindak langsung sebagai produser untuk lagu ini, merasa sangat cocok ketika lagunya dinyanyikan dengan suara khas Reva. 

Dibantu oleh KGS Ipul dalam proses arrangement musik di Studio Kanamusik Bandung, di dalam proses rekaman yang sangat menyenangkan.

Reva Narendra sendiri adalah seorang remaja yang masih kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri di Bandung, dengan suara dan sosok yang sangat simpatik. 

"Saya sangat bersyukur bisa bekerjasama langsung dengan salah seorang pencipta lagu terbaik di negeri ini," kata Reva saat virtual zoom meeting. Senin (29/03)

"Reva juga berharap, dengan dikeluarkannya single “Menunggu Fajar” ini, bisa memberi warna dan ikut serta menggairah dunia musik Indonesia," ungkapnya.

"Semoga lagu ini dapat diterima dan mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia," tutup Reva.

Asal tahu saja, Lagu Menunggu Fajar dari Reva Narendra, sudah bisa dinikmati tanggal 27 Maret 2021 di Youtube dan disemua Digital Platform. (Arianto)


Share:

AKPARNUS SUMUT Kecam Pengeboman Gereja Katedral.

Muhazir Siagian : Itu Prilaku Hina dan Tidak Berprikemanusiaan


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
LPK AKPARNUS SUMATERA UTARA Mengutuk aksi bom bunuh diri didepan Gereja Katedral di Makassar sebagai bentuk prilaku yang tidak berprikemanusiaan.
Pagi ini,ledakan bom didepan gereja katedral di Makassar,diduga bom tersebut terjadi atas bom bunuh diri yang menewaskan beberapa orang.

Atas kejadian itu, Wakil direktur LPK AKPARNUS Sumatera Utara, Muhazir siagian mengecam keras bagi pelaku tindakan teror, dan Meminta – minta POLRI untuk segera melakukan tindakan yang terlibat dalam tindakan berprikemanusiaan itu.

“LPK AKPARNUS Sumut mengutuk keras atas tindakan teror pengeboman yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Saat situasi pandemi yang tak kunjung usai dan sangat menyulitkan masyarakat, masih ada saja orang yang melakukan aksi tidak terpuji seperti itu. Itu sangat hina dan tidak berprikemanusiaan. Semoga para pelaku bisa segera ditangkap dan segera diusut tuntas oleh pihak kepolisian”. Ujar Muhazir Siagian, yang juga Wakil Direktur LPK AKPARNUS itu.


LPK AKPARNUS menghimbau kepada masyarat untuk tidak takut dan harus melawan seluruh teror yang dihadapkan masyarakat.

“Segala bentuk teror yang berusaha menakut- nakuti masyarakat hari ini harus berani kita untuk melawan. Kita berharap kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap segala upaya terorisme dan tetap berhati- hati serta terus siaga “ tutur Muhazir Siagian.

Ahmad Bakri Syahputra S.E Selaku Ketua Generasi Negarawan Indonesia Kab. deli Serdang menghimbau masyarakat agar tidak panik yang berlebihan, biar kanlah aparat kepolisian yang menangani kasus ini. Harapan saya mari lah kita segera membuat doa bersama agar kita bisa mendoakan negara ini aman, damai, tentram dan terhindar dari terorisme, tutup nya. **

Share:

Kapolresta Tangerang Laksanakan Pengecekan Protokol Kesehatan Di Lingkungan Perusahaan


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kembali melaksanakan kegiatan pengecekan pelaksanakan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan, Senin (29/3/2021). 

Kali ini, Wahyu mengecek penerapan protokol kesehatan di PT. Satyaraya Keramindo Indah yang berada di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

"Kunjungan silaturahmi ini untuk mengecek kelengkapan protokol kesehatan dalam rangka menggelorakan perusahaan tangguh lawan Covid-19," kata Wahyu.


Wahyu berkunjung didampingi Kasat Sabhara Kompol Agus Haerudin, Kabag Sumda Kompol Asari, Kasie Propam AKP Yono Taryono, dan Wakapolsek Balaraja AKP Parman. Wahyu dan jajaran disambut Personalia Manajer PT. Satyaraya Keramindo Indah Nikola Usnonga.

Wahyu menyebut, perusahaan tangguh lawan Covid-19 menjadi bagian penting dalam upaya penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19. Penanggulangan yang dimaksud, lanjut Wahyu, selain aspek kesehatan juga mengenai aspek stabilitas ekonomi.


"Perusahaan tangguh lawan Covid-19 adalah perusahaan yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sehingga kegiatan operasional produksi perusahaan tetap berjalan dan tidak ada pekerja yang di-PHK atau dirumahkan," tuturnya.

Orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di perusahaan itu. Wahyu menganjurkan, agar imbauan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan diperbanyak. Selain itu, dianjurkan juga melarang individu memasuki areal perusahaan apabila tidak menggunakan masker.


Wahyu memastikan, jajarannya mendukung langkah perusahaan dalam mendisiplinkan pekerja. Wahyu berharap, pendisiplinan itu tidak hanya tertanam di lingkungan perusahaan namun juga terbawa sampai ke lingkungan keluarga.

"Ketegasan dalam menerapkan protokol kesehatan wajib. Agar dapat mendorong semua individu disiplin," pungkasnya.**

Wartawan DNM : Imam/Widuri
Share:

Pelatihan GRATIS, “Perawatan Kulit Sehat dan Cantik Alami


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
“ Setiap orang pada dasarnya menginginkan kelihatan cantik atau tampan menawan. Itu sudah menjadi fitrah manusia. Baik kecantikan luar (outer beauty) maupun kecantikan dari dalam (inner beauty). Kecantikan luar terkait dengan penampilan fisik, baik kebersihan wajah, badan ataupun pakaian. Sementara kecantikan dalam terkait dengan sikap, budi pekerti, keramahan, sopan santun, etika pergaulan, dan lain – lain. Terlebih dalam pergaulan sosial hal – hal yang berkaitan dengan kecantikan ini tentu penting untuk diperhatikan karena akan berimplikasi pada tingkat akseptibilitas orang lain terhadap kita “, ujar Pimpinan Pusdiklat Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Bandung, Minggu (28/3).


Kemudian Dede juga menjelaskan bahwa perawatan kesehatan kulit jangan selalu digambarkan memerlukan biaya yang besar dan peralatan yang serba canggih, melainkan pada kemauan untuk merawatnya secara wajar, misalnya peduli untuk menjaga kebersihan kulit. Apalagi habis bepergian dari luar atau habis keringatan tentu harus segera dibersihkan dengan benar. Kulit wajah berbeda karakteristiknya dengan kulit di bagian badan yang lain, maka penggunaan sabun juga berbeda. Jadi perawatan kulit, khususnya kulit wajah perlu untuk dilakukan secara rutin agar kulit tampak bersih dan sehat. Ujar Dede.


Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa hal tersebut bukan soal wanita atau pria, karena keduanya sebenarnya perlu melakukan perawatan kebersihan dan kesehatan. Seorang suami akan senang melihat isterinya yang cantik, dan begitupun sebaliknya seorang isteri akan senang jika melihat wajah suaminya yang tampan. Ini bukan soal feminimisme atau maskulinisme, melainkan soal kepedulian merawat kebersihan dan kecantikan. 


Dalam terminologi kecerdasan, ini yang disebut dengan Kecerdasan Fisik (Physical Intelligence) yaitu kecerdasan seseorang dalam memelihara fisiknya. Apalagi jika di musim kemarau yang sering berdampak pada kulit kering dan kusam. Oleh karena itu, perawatan secara rutin menjadi sangat penting agar kulit tetap bersih dan sehat alami. Oleh karenanya pengetahuan dan keterampilan dalam merawat kesehatan dan kecantikan kulit secara tradisional dan alami ini menjadi sangat penting sekali untuk diketahui. 

Adapun penyelenggaraan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam merawat kesehatan kulit agar tampak senantiasa sehat alami dengan keterampilan dalam membersihkan kulit wajah, memberikan nutrisi dan mengurangi sel–sel kulit mati. Manfaatnya adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam merawat kesehatan dan kecantikan kulitnya secara sederhana dan murah serta mudah dilakukan di rumahnya masing – masing.

Adapun subjek materi yang dibahas dalam pelatihan ini adalah :
- Konsep Dasar Kesehatan dan Kecantikan Kulit
- Outer Beauty dan Inner Beauty
- Pola Hidup dan Pola Fikir yang Sehat
- Jenis – jenis Kulit (Kering, Normal, Berminyak, Sensitif, Kombinasi)
- Pemilihan Jenis dan Produk Perawatan
- Makanan, Minuman dan Tabir Surya
- Cara Tradisional Merawat Kesehatan Kulit
- Praktek Perawatan Sederhana
- Ujian TEORI dan PRAKTEK


“ Ini merupakan pelatihan perawatan kecantikan dan kesehatan kulit angkatan ke II, dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan angkatan – angkatan berikutnya dengan tempat dan waktu yang berbeda. Pada dasarnya kita ingin membantu agar wanita Indonesia memiliki kulit yang bersih, sehat dan cantik dengan biaya yang murah dan dengan bahan – bahan yang ada di sekitar kita sendiri.

Dengan demikian hal ini akan terjangkau oleh seluruh wanita Indonesia yang mengingkan kulitnya sehat dan cantik secara alami. Pusdiklat Prawita GENPPARI memiliki komitmen untuk terus memberikan dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia secara GRATIS sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat di sekitar kita, bangsa dan negara “, pungkas Dede.

Apabila ada bapak / ibu yang berminat untuk menyelenggarakan pelatihan ini di daerahnya masing – masing bisa menghubungi :
Ibu Nuni : 0813-8330-7997
Ibu Lilis : 0813-1253-5153
Ibu Nia : 0882-1864-5975
Ibu Ines : 0813-2498-5928.
Share:

Kunjungan DPD Partai NasDem Deli Serdang Dalam Rangka Konsolidasi DPC dan DPRt


Duta Nusantara Merdeka | Deli Serdang
Dalam kunjungan Ketua Dewan pimpinan Daerah Partai Nasdem Bapak H.Ali Yusuf Siregar Sekaligus Wakil Bupati Deli Serdang dalam rangka konsolidasi dan Silahturahmi Ke DPC Dan Dprt Kec.Deli Tua serta kecamatan si biru-biru pada hari Sabtu tanggal 26/3 2021.

Dalam Rangka Kunjungannya Bapak H.Ali Yusuf Siregar menegaskan kepada Bapak Mardiono selaku ketua "DPC" kecamatan deli tua agar Partai Nasdem di kecamatan delitua bisa memperoleh dukungan suara terbanyak untuk pemilihan berikutnya terkhususnya di kabupaten Deli serdang.

Dikesempatan itu juga sekjen DPD partai nasdem kabupaten Deli serdang, Bapak kuzu serasi Wilson Tarigan dan Anggota DPRD Deli Serdang dari F. Nasdem Bapak Antonius Ginting juga mengatakan nasdem adalah partai besar.

Jadi buat para kader partai nasdem bukan untuk mencari uang kalau kita bergabung di partai nasdem,tetapi keuntungan bergabung di partai nasdem kita dapat menjalin silaturahmi serta bersosialisasi terhadap masyarakat di sekitar kita. cetus Kuzu Serasi Wilson Tarigan.

Beliau juga mengatakan "Para Kader Yang Hadir, Agar di tahun 2024 Partai Nasdem Menjadi pemenang Dan pemimpin untuk wilayah kabupaten Deli Serdang". "Himbaunya

Di akhir acara tersebut, Ketua DPD partai Nasdem beserta para pengurus serta di dampingi sekjen DPD Partai Nasdem kabupaten Deli serdang bapak Kuzu Serasi Wilson Tarigan,memberikan bingkisan,berupa sembako kepada para kader yang Hadir

Hadir juga Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Nasdem Antonius Ginting Dan ketua "DPC" Kec.Deli Tua Bapak Mardiono Selaku Tuan Rumah dalam acara konsolidasi tersebut. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Suta Widhya: Wajar Elvan Curigai Moeldoko


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Apa yang dikritik oleh Elvan Gomes terhadap keterangan Moeldoko Ketum Partai Demokrat versi KLB bahwa tindakan KUDETA yang dilakukan Moeldoko adalah demi selamatkan negara sebagian besar bisa dipahami. 

"Menurut Elvan apa yang dimaksud _" demi selamatkan negara"_ memang terlihat sebagai sinyal keinginan mengikis kedaulatan rakyat oleh oligarki. Itu bukti ketakutan atas kembalinya kedaulatan rakyat dan undang-undang dasar 45 yang asli yang mengemuka sejak adanya gugatan dr. Zulkifli S. Ekomei di PN Jakarta Pusat dan para aktivis seperti Fahri Lubis yang ingin kembalinya UUD'45 asli sebagai dasar menjalankan pemerintahan," kata Suta Widhya SH, Senin (29/3) sore di Jakarta. 

Pengamat Hukum Politik Suta Widhya SH mahfum terhadap kekuatiran Elvan Gomes atas yang dikatakan Moeldoko, “ada situasi khusus dalam politik nasional dalam 2024, yakni pertarungan ideologis dan ancaman Indonesia Emas 2045, dan karena Demokrat berubah arah, maka moeldoko bersedia memimpin Demokrat”  sudah dirilis di Media CNN Indonesia.Com (1).

"Sudah sangat nyata kok tindakan Moeldoko adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum dan sebuah perbuatan melawan hukum, yaitu melanggar pasal 4 sampai dengan pasal 8 undang-undang No 39 tahun 2008 seperti yang disinyalir oleh Advokat Senior Elvan Gomes," lanjut Suta. 

Baik Suta maupun Gomes mempertanyakan kepemimpinan Jokowi sampai 2024 mengapa bicara soal Program Indonesia Emas 2045?


"Memangnya ada amanat konstitusi yang spesifik bicara Indonesia 2045? Padahal seseorang yang paling sederhana pun warga negara yang (hanya) belajar di Sekolah Dasar sekalipun pun tahu bahwa amanat konstitusi hanya mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat," Tegas Suta. 

Untuk itu ia berharap agar Elvan Gomes yang juga menjabat Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI) Yogyakarta mau menginisiasi untuk menyeleraskan perpolitikan di negeri ini melalui hukum politik dengan mengajukan gugatan hukum di seluruh Pengadilan Negeri yang ada di tanah air. 

Dari penjelasan Moeldoko tersebut, telah terungkap dan nyata peritiwa KLB Partai Demokrat bukan semata persoalan internal Partai Demokrat. Ini mirip dengan peristiwa menjelang Reformasi dimana  ada KLB di PDI 1996, karena ketakutan oligarki, namun oligarki kalah lahirlah gerakan reformasi Mei 1998.


Semua birokrasi Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif, maupun Partai Politik hendaknya menyikapi kasus KLB Partai Demokrat dengan serius. Baik Elvan dan Suta keduanya menilai situasi kondisi yang yang terjadi saat ini di tubuh Partai Demokrat bakal menguntungkan posisi SBY dan AHY. 

"SBY sebaiknya  memposisikan Demokrat sebagai oposisi baik didalam birokrasi mau pun diluar birokrasi. Gunakan saja untuk hak interplasi yang dimiliki oleh anggota Dewan dari Partai Demokrat dengan cara menggalang pembentukan Pansus. Selain itu dekati tokoh Amien Rais, Anis Matta, Fahri Hamzah dan kelompok yang kecewa dengan Prabowo untuk menggalang poros baru Nasionalis-Religius secara intensif diluar birokrasi." Saran Suta. 

"Jangan lupa, SBY pun bisa menggalang solidaritas keluarga besar TNI-POLRI melalui jalur alumni 73, serta membuka komunikasi internasional. Ini demi melawan kekuatan oligarki yang seperti ingin" barter kasus" antara kasus kudeta KLB Partai Demokrat dan rencana membangun Wisma Atlit di Hambalang," Tutup Suta. **
Share:

Teuku Z Arifin, Ketum LSM Penjara 1 Dukung Kapolri Ungkap Tuntas Pelaku Bom Bunuh Diri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Ketua Umum LSM Penjara 1 Teuku Z Arifin mengutuk keras aksi pengeboman yang diduga dilakukan oleh seseorang di kompleks Gereja Katedral, Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) pagi.

Teuku menilai, aksi ini sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama.

"Apa pun motifnya, aksi ini tidak dibenarkan agama karena dampaknya tidak hanya pada diri sendiri juga sangat merugikan orang lain," ujar Arifin kepada para awak media di Jakarta, Minggu (28/3).

Akibat ledakan di depan Gereja Katedral, sejumlah orang dilaporkan terluka.

Pada saat kejadian, sebagian jemaat tengah beribadah di dalam Gereja Katedral. Jumlah dan identitas korban atau pelaku hingga kini masih dalam pendalaman polisi.

Teuku berharap kepolisian dan aparat yang berwenang bisa segera mengungkap latar belakang aksi kekerasan yang dilakukan di dekat tempat ibadah ini. Bukan itu saja, Arifin yakin aparat bisa mengungkap tuntas aktor-aktor yang terlibat dalam aksi keji ini. **
Share:

Panitia Pendaftaran Anggota Polri Polres Kukar Laksanakan Pemeriksaan Dan Verifikasi


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Panitia Penerimaan Anggota Polri Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan pemeriksaan dan verifikasi terhadap pendaftar calon anggota Polri TA. 2021/2022 di Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar). Senin (29/03/2021).

Penerimaan Taruna Akpol, Bintara PTU, Bintara TI, Bintara Perawat, Bintara Bidan, Bintara Pramugari, Tamtama Brimob, dan Tamtama Pol Air dibuka sejak 19 Maret 2021 hingga 01 April 2021, yang mana setiap calon-calon anggota Polri yang akan mendaftar anggota Polri wajib mendaftar melalui pendaftaran online dan nantinya administrasi yang diperlukan akan di verifikasi.


Kabag Sumda Polres Kutai Kartanegara (Kukar) Kompol Teguh Joko Sriyono mengatakan animo pendaftar saat ini mencapai 468 pendaftar. Tugas panitia pendaftaran di Polres Kukar adalah menerima berkas, mengukur tinggi badan dan berat badan serta kelengkapan administrasi. Sedangkan untuk tahapan lainnya dilangsungkan di Polda Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting menerangkan rekrutmen anggota Polri saat ini, berprinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).


“Kapolres Kukar juga mengingatkan kepada anggota agar tidak menjadi calo penerimaan Polri dan bilamana anggota polri yang menjadi calo akan dilakukan tindakan tegas pastinya," terangnya AKBP Irwan Masulin Ginting.

Dalam proses pemeriksaan seluruh peserta dilakukan diberikan nomor antrian dan kemudian dilakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas, dan selama proses pemeriksaan dilaksanakan dengan mengedepankan protokol Pencegahan penyebaran covid-19. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Anti Korupsi Arisan Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pameran Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini