Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Cara Mendapatkan Pendapatan Tak Terbatas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Memiliki pendapatan tak terbatas merupakan mimpi hampir semua orang karena dengan pendapatan tak terbatas segala kebutuhan hidup dapat kita penuhi dan tidak perlu berutang Apakah hal tersebut dapat terjadi? Karena seringkali pendapatan dari pekerjaan tidak sejalan seiring dengan naiknya biaya hidup. Keharusan memenuhi berbagai kebutuhan dengan dana yang terbatas sering menyebabkan kita terjebak oleh utang. Belum lagi keinginan untuk memenuhi kebutuhan tersier, seperti tamasya untuk menyenangkan anak dan pengeluaran lainnya.

Demi meningkatkan kesejahteraan hidup, beberapa orang memilih untuk menambah pendapatan dengan mencari pekerjaan tambahan di luar jam kerja, seperti membuka usaha di rumah, berjualan dengan memanfaatkan media sosial, atau menjadi pekerja lepasan (freelancer). Selain berbagai opsi tersebut, salah satu profesi yang menjanjikan secara finansial untuk mendapatkan pendapatan tak terbatas adalah dengan menjadi agen asuransi. Kenapa menjanjikan? Karena profesi sebagai agen asuransi selain berfokus pada menjual polis asuransi juga memungkinkan untuk mendapatkan bonus, insentif dari penghargaan (reward), dan perjalanan liburan (trip) ke tempat-tempat menarik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Agency Development Manager Sequis Henry Virpi K S, RFP®, LCPC menjadi agen asuransi dapat membantu keuangan keluarga sekalipun tidak bekerja di sektor formal dan berkesempatan memberikan pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas kepada anak karena tersedia dana yang cukup.

Selain itu, kata Henry, seorang agen asuransi juga berkesempatan untuk memenuhi kebutuhan lainnya yang tidak mungkin dapat dipenuhi jika hanya mengandalkan gaji, seperti kesempatan untuk berwisata ke berbagai negara di dunia.

Selain mendapatkan pendapatan lebih, kata Henry, banyak manfaat lainnya yang dapat diperoleh dengan menjadi agen asuransi. Misalnya, memiliki bisnis dengan waktu kerja yang fleksibel dengan schedule kegiatan yang dapat diatur sendiri. Menjadi agen asuransi juga tidak perlu sewa tempat untuk menjalankan aktivitas dan bisa membantu orang lain. Selain itu, banyak kesempatan untuk meningkatkan aktualisasi diri dengan serangkaian ilmu dan pengetahuan baru mengenai perencanaan keuangan yang mungkin tidak semua orang pernah berkesempatan mendapatkannya saat di bangku pendidikan formal atau justru harus membayar mahal untuk mengikuti seminar.

Menurut Henry, Menjadi agen juga tidak semata-mata soal mendapatkan pendapatan tambahan karena ada berbagai tantangan yang harus dihadapi. Seperti, penolakan dari calon nasabah, dihindari, dikritik, atau terkendala jarak yang jauh dan masih banyak lagi. Semua itu menurutnya bukanlah hambatan tetapi justru akan menjadi latihan bagi agen-agen asuransi menjadi pribadi yang bijaksana, sabar, dan bertanggung jawab.

"Menjadi agen asuransi tentu akan menghadapi banyak tantangan yang akan selalu ada meskipun kita sudah mempersiapkan diri dengan baik. Namun, perlu diingat bahwa pekerjaan ini adalah profesi mulia," ujar Henry dalam keterangan tertulisnya. (07/10)

Dengan memberikan informasi dan pengetahuan tentang asuransi dan membuat mereka menyadari pentingnya mengasuransikan diri dan keluarga berarti menolong sesama dari kemungkinan terjadi risiko kehidupan, lanjut Henry, seperti saat harus mendapatkan perawatan medis. Sehingga, saat menjalani profesi tersebut akan ada tekad untuk berani menghadapi segala tantangan dan mencari jalan keluar dari segala hambatan demi menyelamatkan nasabah dan keluarganya dari berbagai risiko finansial yang bisa terjadi kapan saja.

Menjadi agen asuransi tidaklah sulit, ungkap Henry, hanya dengan mengisi formulir pendaftaran dari Sequis. Bagi Anda yang ingin menjadi agen asuransi tetapi khawatir tidak dapat berbagi waktu untuk mengurus keluarga, Henry memberikan sejumlah tips, seperti mencatat jadwal, yaitu kapan jadwal rutin yang tidak dapat diubah, adakah jadwal rutin yang waktunya masih bisa fleksibel (diubah), kapan tersedia waktu luang dalam sehari atau seminggu, kapan waktu bersantai tetapi dapat beraktivitas, dan kapan waktu bersantai yang benar-benar harus digunakan untuk beristirahat.

Henry mengatakan dengan menghitung waktu pribadi, kita menjadi tahu berapa banyak waktu kita yang tidak produktif dan dapat dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan menjadi agen. Misalnya, saat mengantar sekolah anak tentu ada saat kita harus menunggu dan berbincang dengan sesama orang tua.

Disisi lain, kata Henry, Waktu ini sebenarnya justru bisa dimanfaatkan untuk memberikan literasi asuransi. Contoh lainnya, pada jam makan siang, olah raga santai di pusat kebugaran, dan masih banyak lagi. Waktu-waktu luang semacam ini sebenarnya banyak tersedia tinggal bagaimana cara kita menghitung kapan saja waktu itu ada dan bagaimana mengalokasikannya agar mendapatkan kesempatan untuk melakukan literasi asuransi.

Soal pembekalan untuk menjadi agen asuransi, Henry menambahkan, calon agen tidak perlu khawatir jika belum memiliki pengalaman berjualan, tidak memiliki banyak jaringan, atau tidak terbiasa tampil di depan umum karena Sequis Life pasti akan membekali para calon agennya dengan beragam pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi.

Jika Anda ingin menjadi agen asuransi, Henry menyarankan agar teliti dan pelajari dulu profil perusahaan asuransi tersebut. “Pastikan perusahaan asuransi tersebut memiliki reputasi baik, kinerja keuangan yang kuat, diakui prestasinya oleh pihak lain berdasarkan penghargaan yang diberikan oleh institusi resmi dan terpercaya, memiliki sistem kerja yang baik serta beragam produk asuransi yang memberikan solusi bagi kebutuhan nasabah,” sebutnya.

Sedangkan keuangan yang baik dapat diketahui dari laporan kinerja keuangan perusahaan yang tersedia di situs resmi perusahaan atau dalam pemberitaan. Ukuran sederhana bisa dengan melihat dari Rasio Solvabilitas atau Rasio Kecukupan Modal. "Perusahaan yang sehat akan menunjukkan angka di atas ketentuan pemerintah sebesar 120%. Selain berdasarkan rasio solvabilitas, calon agen juga bisa menilik dari laporan kinerja keuangan yang memuat pendapatan premi, jumlah aset, dan keuntungan. Apakah terjadi kenaikan dibanding tahun lalu atau kuartal sebelumnya. Jika mengalami penurunan apa faktor penyebabnya, apakah kesalahan dari internal atau karena faktor luar yang tidak dapat diubah, misalnya kebijakan pemerintah, kondisi pasar dalam negeri atau luar negeri," tutup Henry. (Arianto)






Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha WNA Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini