Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Aksi Kolektif Dibutuhkan untuk Menyelamatkan Sistem Perdagangan Global


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Di tengah meningkatnya tren kebijakan proteksionisme yang membatasi perdagangan antar negara, yang dipimpin oleh Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, ekonomi Asia harus mengambil tindakan kolektif untuk melawan tindakan semacam itu dan memitigasi dampak yang akan ditimbulkan.

David Vines, profesor dari Universitas Oxford, mengatakan bahwa dunia dulu melihat Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk kepemimpinan dalam ekonomi yang lebih terbuka, tetapi kepemimpinan seperti itu tidak lagi tersedia. Dia lebih lanjut mengatakan bahwa dunia yang dilihat oleh Trump adalah permainan zero-sum daripada meningkatkan kerja sama. Demikian pula Eropa sekarang, sedang bergulat dengan krisis yang berkelanjutan, seperti migrasi dan Brexit.

"Tugas kepemimpinan, sekarang, jatuh ke Asia," kata David Vines selama sesi kedua simposium internasional Prioritas Perdagangan dan Ekonomi Asia 2020 yang diselenggarakan oleh Biro Penelitian Ekonomi Indonesia (IBER) dan Biro Penelitian Ekonomi Asia (ABER) pada hari Selasa (29/10) di Fairmont Hotel Jakarta.

Pada sesi kedua, para panelis membahas langkah-langkah praktis yang dapat diambil oleh ekonomi Asia untuk mereformasi, mempromosikan, dan menyelamatkan sistem perdagangan multilateral. Selain David Vines, panelis-panelis sesi ini terdiri dari Shiro Armstrong (direktur Pusat Penelitian Australia-Jepang), Suman Bery (Nonresident Fellow, Bruegel) dan David Gruen (Sherpa G20 - Australia).

Ekonomi Asia harus melangkah dan bertujuan untuk mempertahankan tatanan regional yang berbasis liberal, multilateral dan berdasarkan regulasi.


Salah satu strategi yang bisa dimulai oleh kawasan adalah dengan mengambil tindakan kolektif, sebagai kawasan, untuk mengatasi hambatan perdagangan yang dilakukan oleh AS. Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), sebuah kesepakatan perdagangan penting antara negara-negara ASEAN dan enam negara ekonomi utama
dunia, memberikan contoh yang sangat baik dari tindakan kolektif tersebut.

Shiro mengatakan bahwa produk domestik bruto gabungan (GDP) dari negara-negara yang berpartisipasi dalam RCEP, yaitu semua negara anggota ASEAN, Australia, Cina, India, Jepang, Selandia Baru dan Korea Selatan, cukup besar untuk meminimalkan dampak negatif dari langkah-langkah proteksionisme saat ini. Pada tahun 2018, negara-negara yang berpartisipasi dalam RCEP berkontribusi hingga 30 persen pada ekonomi global.

“Dalam skenario Komisi Produktivitas Australia, di mana AS menerapkan tarif 15 persen secara global, RCEP dapat mengurangi secara signifikan penurunan PDB jika setiap anggota menghentikan perdagangan dengan AS dan berdagang satu sama lain dengan hambatan perdagangan yang lebih rendah sebagai gantinya .” Kata Amstrong.

RCEP tidak hanya akan mendorong pertumbuhan di kawasan ini, tetapi juga akan meningkatkan kepercayaan diri dengan mengirimkan pesan kuat bahwa Asia tetap berkomitmen untuk reformasi perdagangan dan keterbukaan melalui kerja sama dan regionalisme terbuka.

RCEP memiliki peluang terbaik untuk menang karena negara-negara Asia semakin berubah menjadi pemain besar di kawasan ini. Bersatu, negara-negara Asia akan menjadi salah satu wilayah terbesar saat ini dan menyaingi Uni Eropa.

Hal lain yang dapat dilakukan secara kolektif oleh Asia adalah meningkatkan kerja sama melalui forum-forum regional dan global seperti APEC, ASEAN, KTT Asia Timur, dan G20. Forum-forum ini adalah alat yang kuat untuk memobilisasi kemauan politik pada tantangan besar yang dihadapi wilayah kita saat ini. Ekonomi Asia harus melipatgandakan upaya untuk menggunakan forum ini untuk mengatasi tantangan ini dan memajukan kepentingan regional. (Arianto)


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Advertisement

About Us

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

JSON Variables

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini