Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Seni Makrifat di Tengah Modernitas Zaman


Duta Nusantara Merdeka |
Tentu banyak para ahli yang menjelaskan apa itu makrifat, dan biasanya dimulai dengan penjelasan mengenai Syariat, Tariqat, Hakikat dan baru ke Makrifat. Namun pada kesempatan ini saya mencoba langsung membahas makrifatnya. 

Menarik untuk menyimak tulisan Jalal al-Din Rumi mengenai makrifat yang mengatakan, “ First there is knowledge. Then there is asceticism. Then there is knowledge that comes after that asceticism. The ultimate ‘knower’ is worth a hundred thousand ascetics “. Dalam tulisannya ini Rumi menjelaskan bahwa awalnya da pengetahuan. Lalu ada asketisisme. Kemudian ada pengetahuan yang datang setelah asketisisme tersebut “. 

Tentu tidak mudah untuk memahami apa yang disampaikan oleh Rumi sesungguhnya, tentu hanya beliau sendiri yang mmengetahui maksudnya. Tetapi mari kita dekati makna makrifat tersebut secara etimologi maupun terminologi.

Merujuk pada kamus ilmu tasawuf, Makrifat berasal dari kata ‘arafa, yu’rifu, ‘irfan, ma’arifah, yang artinya adalah pengetahuan, pegalaman, atau pengetahuan ilahi. Secara terminologis dalam kamus ilmu tasawuf, Makrifat diartikan sebagai ilmu yang tidak menerima keraguan atau pengetahuan. Selain itu, Makrifat dapat pula berarti pengetahuan rahasia hakikat agama, yaitu ilmu yang lebih tinggi daripada ilmu yang didapat oleh orang-orang pada umumnya.

Terminologi makrifat ini, pertama kalinya disampaikan oleh Dzu al-Nun al-Misri. Dimana beliau membuat klasifikasi makrifat ke dalam tiga jenis, yaitu (1) makrifat kalangan orang awam (orang banyak pada umumnya), tauhid melalui syahadat, (2) makrifat kalangan ulama dan para filsuf yang memikirkan dan merenungkan fenomena  alam ini, mereka mengetahui Allah melalui tanda-tanda atau dalil-dalil pemikiran, (3) makrifat kalangan para wali dan orang-orang suci yang mengenal Allah berdasarkan pengalaman kesufian mereka. Inilah makrifat hakiki dan tertinggi dalam tasawuf. 

Menurut para sufi, makrifat ini sangat terkait dengan keterbukaan mata batin, yang memungkinkan melihat Tuhan melalui kebenaran sabda – sabdanya. Keterbukaan mata batin sangat terkait erat dengan kesucian batin itu sendiri, yang dilalui melalui proses yang tidak mudah. 

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana menerapkan seni makrifat ini dalam konteks kekinian yaitu suatu era atau peradaban yang super modern ? Apakah masih dianggap relevan membicarakan makrifat dalam era digital, blockchain atau revolusi industri 4.0 seperti saat ini ?

Justru di sinilah kunci makrifat sesungguhnya, dimana menerapkan tehnologi dan modernitas tanpa diimbangi kesantunan dalam makrifat bisa menimbulkan kegersangan bathiniah. Secara materi mungkin saja banyak yang diperoleh dan dimiliki, tetapi hakikat kebahagiaan dan ketenangan hidupnya semakin jauh.

Lalu jika dikaitkan dalam konteks kinerja pegawai misalnya, orang – orang yang memahami dan mendalami makrifat akan menjauhkan hati dan fikirannya dari rasa iri, dendam, fitnah, cemburu jabatan dan lain – lain yang sering dibahas dalam political office. Hidupnya akan lurus dan tenang, karena memiliki keyakinan apapun yang diusahakan jika Tuhan belum mengijinkan tetap saja tidak akan ia dapatkan. Dan sebaliknya jika Tuhan sudah mengijinkan untuk memberi amanat yang harus diemban maka pangkat dan jabatan itu akan bisa didapatkan. Tapi juga jangan dipersepsikan pasrah tanpa gairah. 

Orang – orang yang makrifat itu kerjanya bagus dan sangat produktif menggunakan waktunya, bahkan seringkali bekerja melebihi panggilan tugas. Semua ia lakukan secara ikhlas, sungguh – sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Dan semua yang ia kerjakan itu tidak semata – mata karena menginginkan penilaian manusia yang dikonversi dalam bentuk pangkat atau jabatan. Semua didedikasikan semata – mata untuk mencari ridlo Allah. Bekerja dengan baik karena ingin memmbawa nafkah buat keluarga tersayang yang jauh dari paparan nafas haram dan subhat.

Keimanan dan ketaqwaannya pada alloh berharap agar hasil keringat kerjanya menjadi rejeki yang halal dan penuh barokah. Ia tidak silau dengan gemerlap dunia yang sering melalaikan manusia dari beribadah pada Allah. Bekerja dengan sungguh – sungguh tapi ia juga tidak melalaikan kewajiban vertikalnya kepada Allah. Inilah sebenarnya sosok – sosok pegawai yang kontekstual dan sesuai dengan segala zaman. Jadi jika ingin pegawai, karyawan, anggota atau staf kita bisa bekerja dengan baik dan produktif, maka perkenalkan konsep makrifat itu kepada seluruh stafnya, maka yakinlah produktivitas pribadi maupun produktivitas organisasi akan meningkat. **


Penulis : Dede Farhan Aulawi
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini