Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

OPINI ~ How to Influence The People ?


Duta Nusantara Merdeka |
Apa sebenarnya inti dari ilmu Kepemimpinan (leadership) itu ? Apa yang diajarkan di sekolah–sekolah kepemimpinan? Banyak pendidikan kepemimpinan yang dilakukan oleh berbagai kampus ternama, tetapi tetap saja outputnya hanya menghasilkan pemimpin – pemimpin hafalan alias teoritik.

Sebut saja mereka jago tentang  Great Man Theory, Trait Theory, Behavioural Theories, Contingency Theories, Transactional Theories, Transformational Theories dan lain – lain. Saat ujian mungkin nilainya dapat A, tapi apakah iya ilmu kepemimpinan itu terletak dinilai ? Jika nilai yang menjadi patokan, pantas saja banyak orang yang berlomba ingin dapat nilai bagus “bagaimanapun” caranya.


Merujuk teori – teori di atas, selanjutnya orang – orang mendalami lagi teori lain seperti Fiedler's contingency theory, Hersey-Blanchard Situational Leadership Theory, Path-goal theory, Vroom-Yetton-Jago decision-making model of leadership, Cognitive Resource Theory dan Strategic Contingencies Theory. Akhirnya secara teoritik banyak dilahirkan lulusan yang hebat – hebat, namun belum banyak yang lulus saat diuji di lapangan.


Pada kesempatan ini, saya hanya ingin menyampaikan bahwa inti dari ilmu kepemimpinan itu adalah keterampilan atau kemampuan untuk mempengaruhi orang lain (How to Influence The People ?). Lihat saja fakta sejarah bahwa banyak pemimpin – pemimpin hebat di suatu negara atau suatu perusahaan padahal pendidikan formalnya tidak tinggi.

Bahkan mungkin ia belum pernah mengenyam pendidikan di sekolah kepemimpinan, tetapi kualitas kepemimpinannya sangat diakui oleh dunia. Gaya kepemimpinan boleh jadi berbeda, tetapi ada satu kesamaan yaitu mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Ini kata kuncinya.


Adapun ruang lingkup dari kemampuan untuk mempengaruhi orang lain ini, tentu bisa di-breakdown menjadi beberapa sub kemampuan, seperti kecakapan dalam berkomunikasi, keterampilan dalam menjalin kerjasama team, keahlian membangun jaringan (network), serta kemampuan untuk  mempengaruhi orang lain agar sepakat dengan ide – ide atau gagasan kita. 

Ada beberapa inti pelajaran yang bisa menjadi bahan renungan buat kita, jika ingin memiliki keterampilan agar bisa mempengaruhi orang lain. Pelajaran pertama, adalah “Hindari Sikap Mengkritik dan Memberi Komentar Negatif. Perbanyaklah memberi Apresiasi”. 

Mengkritik kekurangan orang lain tentu mudah, karena yang sulit itu memberi solusi. Siapa orang yang sempurna yang tidak memiliki kekurangan ? pasti tidak ada. Setiap orang hanya mampu berusaha untuk mengurangi kekurangan dengan segenap kemampuannya. Namun demikian di saat ia harus melangkah pasti ada pilihan, sebab langkahnya bisa benar bisa juga salah.

Tapi paling tidak kita bisa menghargai ia, bahwa ia “sudah berani” untuk melangkah. Sebaliknya marilah kita mencoba untuk belajar memberikan apresiasi yang tulus atas apa yang sudah orang lain kerjakan.

Pelajaran kedua adalah “Jadilah Pendengar yang Baik dan Penuh Atensi”. Kita memiliki satu mulut dan dua telinga, pada dasarnya memberi pelajaran agar kita harus berusaha untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Sementara dalam praktik empirik seringkali kita temukan bahwa lebih banyak orang yang siap untuk berbicara dan berdebat, daripada orang yang berusaha untuk mau mendengar pendapat orang lain. Hindari mendominasi pembicaraan dalam setiap rapat atau diskusi, sebab orang lain yang diam belum tentu tidak faham apa yang kita ucapkan. 

Dan di saat orang lain bicara, belajarlah untuk mendengar dengan penuh atensi, jangan seperti orang sibuk lalu asyik bermain handphone. Orang yang asyik main handphone saat orang lain bicara, atau ikut berbicara saat orang lain bicara, hakikatnya dia sedang mempertotonkan bhwa dirinya tidak pantas untuk dihargai.

Dan pelajaran terakhir adalah, “ Ajak Bicara tentang Hal yang Menarik dan Penting bagi Lawan Bicara Anda”. Jangan bicara tentang sesuatu yang menarik bagi anda, tetapi coba bahaslah sebuah objek yang menarik untuk dibicarakan dari sisi orang lain.

Dengarlah ide dan gagasan orang lain dengan baik agar orang lainpun mau mendengar ide dan gagasan kita. Esensinya belajar dan belajar untuk selalu menghargai orang lain agar orang lainpun mau menghargai kita. Jangan pernah berkeinginan untuk menunjukan diri bahwa kita serba tahu dan serba bisa, sebab boleh jadi orang lain bukan bersimpati, justeru akan menilai kita menjadi negatif. **

Penulis : Dede Farhan Aulawi
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini