Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Nasional 2026 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menko Polkam Djamari Chaniago dan dihadiri unsur TNI, Polri, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau.
Panglima Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai, Agus Hadi Waluyo, turut hadir dalam apel kesiapsiagaan tersebut bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah.
Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Raja Juli Antoni selaku Menteri Kehutanan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto, serta Sesmenko Polkam Mochammad Hasan.
Turut hadir pula Penjabat Gubernur Riau Sf Hariyanto, Kapolda Riau Heri Heriyawan, serta sejumlah pejabat TNI–Polri dan unsur Forkopimda lainnya.
Sinergi TNI–Polri dan Pemda Cegah Kebakaran Hutan
Dalam amanatnya, Menko Polkam menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang selama ini berperan aktif dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.
Menurut dia, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga terkait menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi karhutla yang kerap terjadi pada musim kemarau.
Apel kesiapsiagaan tersebut diikuti pasukan gabungan yang terdiri dari unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Manggala Agni, serta Satuan Polisi Pamong Praja.
Kehadiran pasukan gabungan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan personel maupun sarana prasarana menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Selain menjadi ajang pengecekan kesiapan personel, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Nasional Tahun 2026 berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjadi momentum penguatan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan di wilayah Riau.
Penulis Lakalim Adalin
Editor Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar