Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Kesepakatan ART RI dan AS Dikritik Ekonom, Dinilai Asimetris


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat yang dibahas dalam diskusi publik pada Kamis (5/3/2026) memicu perdebatan terkait dampak ekonomi dan kedaulatan kebijakan.

Kesepakatan dagang tersebut kembali menjadi sorotan. Perjanjian yang dikenal sebagai Agreement on Reciprocal Trade (ART) itu dinilai membuka peluang akses pasar, namun juga menyimpan sejumlah klausul yang dianggap tidak seimbang.

Pemerintah memandang ART sebagai langkah strategis untuk mengamankan tarif nol persen bagi sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia ke pasar Amerika Serikat. Namun sejumlah ekonom menilai manfaat tersebut relatif terbatas dibandingkan konsekuensi kebijakan yang harus dipenuhi.

Peneliti Departemen Ekonomi CSIS, Riandy Laksono, menyebut perjanjian tersebut tidak memberikan keuntungan signifikan dari sisi akses pasar. Ia menilai kesepakatan itu justru menempatkan Indonesia pada posisi yang kurang menguntungkan.

“ART merupakan kesepakatan yang buruk,” kata Riandy dalam Diskusi Publik Menakar Dampak Perjanjian Dagang RI–AS yang digelar LaporIklim, via zoom meeting.

Menurut dia, perjanjian tersebut tidak semata berkaitan dengan kepentingan komersial. ART juga menyentuh aspek penyelarasan keamanan (security alignment) dan nilai proyek strategis antara kedua negara.

Secara ekonomi, kata Riandy, ART hanya mengamankan akses bagi sekitar 1.819 produk Indonesia di pasar Amerika Serikat. Jumlah itu diperkirakan setara dengan sekitar dua persen dari total ekspor nasional.

Selain itu, keuntungan tarif nol persen bagi sektor tekstil dinilai sangat bergantung pada impor bahan baku dari Amerika Serikat. Padahal, saat ini negara tersebut bukan pemasok utama bagi industri tekstil Indonesia.

Untuk komoditas kapas, kontribusi Amerika Serikat terhadap impor Indonesia hanya sekitar 8,7 persen. Angka itu berada di bawah Tiongkok yang mencapai 29,4 persen serta Brasil sekitar 20,7 persen.

Sementara untuk man-made fiber, kontribusi Amerika Serikat bahkan hanya sekitar 0,3 persen. Sebaliknya, Tiongkok menyumbang sekitar 65,1 persen dan Vietnam 12,4 persen.

Riandy menilai harga bahan baku tekstil dari Amerika Serikat juga relatif lebih mahal dibandingkan pemasok lain. Jika pelaku usaha dipaksa menyesuaikan rantai pasok dengan sumber bahan baku tersebut, gangguan produksi berpotensi terjadi.

“Jika dunia usaha dipaksa membeli bahan baku lebih mahal dari AS, disrupsi rantai pasok bisa terjadi dan manfaat akses pasar menjadi tidak signifikan,” ujarnya.

Kewajiban Impor Energi hingga Isu Kedaulatan Kebijakan

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menilai sejumlah kewajiban dalam ART berpotensi menimbulkan tekanan baru bagi perekonomian nasional.

Salah satu klausul yang disoroti adalah kewajiban Indonesia mengimpor minyak dan gas dari Amerika Serikat senilai sekitar 15 miliar dolar AS atau setara Rp253 triliun.

Menurut Bhima, kebijakan tersebut dapat memperlebar defisit neraca perdagangan migas sekaligus menekan nilai tukar rupiah. Harga minyak dari Amerika Serikat diperkirakan lebih mahal sekitar 2–6 dolar per barel dibandingkan harga acuan MOPS Singapura.

Ia juga menilai potensi peningkatan penggunaan biodiesel sebagai respons terhadap risiko krisis minyak global justru memiliki konsekuensi ekologis.

“Impor migas meningkat, sementara ekspansi perkebunan sawit untuk biodiesel berpotensi memperluas deforestasi,” katanya.

Kesepakatan ART juga memuat kemungkinan penghapusan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk sebagian barang impor dari Amerika Serikat. Kebijakan ini dikhawatirkan melemahkan industri komponen energi terbarukan di dalam negeri.

Di sisi lain, terdapat pula ketentuan yang dinilai dapat membatasi ruang kerja sama Indonesia dengan negara lain yang tidak sejalan dengan kepentingan Amerika Serikat.

Bhima menilai kondisi tersebut berpotensi menempatkan Indonesia dalam blok perdagangan yang lebih eksklusif. Dampaknya, ruang diplomasi ekonomi dan kerja sama transisi energi bisa menjadi lebih sempit.

Perjanjian ini juga mencakup kewajiban pencampuran bioetanol 10 persen pada 2030 atau skema E10. Kebijakan tersebut diperkirakan dapat memicu ekspansi pembukaan lahan baru, terutama di wilayah Merauke, Papua, yang saat ini masuk proyek strategis nasional.

Selain itu, Indonesia juga diwajibkan memfasilitasi impor batu bara dari Amerika Serikat. Padahal Indonesia merupakan salah satu produsen batu bara terbesar di dunia dan tengah mendorong pengurangan produksi domestik.

Menurut Bhima, ketergantungan pada batu bara berpotensi menambah beban subsidi energi sekaligus memperlambat proses transisi menuju energi bersih.

Perjanjian ART dijadwalkan mulai berlaku pada 20 Mei 2026. Namun masih terdapat peluang renegosiasi dalam waktu 60 hari setelah notifikasi resmi kedua negara.

CELIOS menyatakan telah mengirimkan surat keberatan kepada Presiden pada 23 Februari lalu. Lembaga tersebut bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil juga mempertimbangkan langkah hukum.

“Masih ada peluang untuk menggugat ke PTUN atas dugaan kebijakan yang bertentangan dengan Undang-Undang tentang Perjanjian Internasional,” ujar Bhima.

Dampak terhadap Industri Media dan Ekosistem Digital

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Nany Afrida, menyoroti potensi dampak ART terhadap industri media nasional.

Ia mengatakan klausul dalam kesepakatan tersebut membuka peluang bagi investor Amerika Serikat untuk memiliki perusahaan media di Indonesia.

Menurut Nany, kondisi ini berpotensi memperbesar dominasi modal asing dalam industri media. Jika terjadi, agenda editorial dapat dipengaruhi kepentingan ekonomi global.

Selain itu, perjanjian tersebut juga memuat ketentuan yang tidak mewajibkan platform digital asal Amerika Serikat membayar lisensi konten atau berbagi pendapatan dengan media domestik.

“Perjanjian ini dapat melemahkan upaya membangun ekosistem digital yang lebih adil,” kata Nany.

Ia menilai ketika media lokal menghadapi tekanan ekonomi dan kepemilikan semakin terkonsentrasi pada modal besar, ruang bagi jurnalisme independen berpotensi menyempit.

Situasi itu dikhawatirkan berdampak pada kualitas informasi publik. Isu sosial dan lingkungan bisa semakin tersisih, sementara narasi pembangunan ekonomi menjadi lebih dominan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini