Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

104 Hunian Tetap Korban Banjir Aceh Utara Mulai Rampung


Duta Nusantara Merdeka | Aceh Utara 
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau pembangunan 104 hunian tetap korban banjir di Desa Kuala Cangkoy, Aceh Utara, Kamis (19/2/2026).

Progres Huntap dan Target Penyelesaian

Warga yang lama bertahan pascabanjir kini mulai melihat perubahan nyata. Di lahan yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan puing, deretan rumah permanen berdiri rapi dalam satu kluster.

Dari total target 104 unit, sebanyak 39 rumah telah selesai dibangun dan dialiri listrik. Pemasangan instalasi air masih berlangsung sebelum seluruh unit dinyatakan siap huni.

Menurut Djamari, pembangunan berjalan sesuai rencana sejak material dibongkar di Pelabuhan Belawan hingga tiba di lokasi proyek. Ia optimistis seluruh hunian rampung pada akhir Maret 2026.

Ia berharap warga dapat segera menempati rumah baru, terutama menjelang Ramadan, agar bisa menjalani ibadah dengan lebih tenang. Fasilitas masjid di kawasan tersebut juga disiapkan untuk menunjang aktivitas spiritual masyarakat.

Program ini merupakan kontribusi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak pendukung.

Dukungan Daerah dan Aparat Keamanan

Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran memastikan distribusi material hingga tahap konstruksi berlangsung aman. Ia menegaskan dukungan penuh bersama Polresta Aceh Utara agar proyek berjalan tanpa hambatan.

Bupati Ismail A. Jalil menyatakan pemerintah daerah menyediakan lahan, mengurus legalitas, serta menjamin listrik dan air bersih. Seluruh perangkat daerah diminta bekerja terpadu agar pembangunan tepat waktu.

Ia menilai hunian tetap bukan sekadar bangunan, melainkan simbol hadirnya negara memulihkan rasa aman warga pascabencana. Pemerintah daerah, katanya, akan terus mengawal proses hingga masyarakat benar-benar menempati rumah layak.

Rumah berukuran 6x6 meter itu menggunakan baja galvanis tahan karat dan gempa dengan sistem knock down, sehingga proses konstruksi lebih cepat. Setiap unit dilengkapi perabot dasar, televisi, serta kamar mandi.

Perwakilan warga, Armiati Dani, mengaku terharu melihat rumah baru berdiri. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh pihak yang membantu pemulihan kampung mereka.

Selain hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi balai desa dan masjid. Proyek kolaboratif ini melibatkan TNI AD, Polri, serta pemerintah daerah.

Bagi warga Kuala Cangkoy, deretan rumah baru itu menandai awal kehidupan yang sempat terhenti—tanda bahwa setelah bencana, harapan tetap bisa dibangun kembali.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 




Share:

Fraser Menteng Hadirkan Iftar Tematik dan Paket Menginap


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Di tengah persaingan hotel premium Jakarta, Fraser Residence Menteng Jakarta memilih momentum Ramadan untuk mempertegas identitasnya sebagai hunian eksklusif berkonsep residence yang menyasar tamu keluarga hingga profesional.

Fraser Residence Menteng Jakarta menggelar Ramadan Media Gathering di Jakarta, Kamis (19/2/2026), untuk memperkuat positioning hotel residence bintang lima.

Strategi Brand dan Pengalaman Hunian

Acara ini merupakan inisiatif jaringan global Fraser Hospitality guna meningkatkan awareness sekaligus mempererat relasi media melalui tur properti, presentasi produk, dan pemaparan strategi Ramadan.

Properti ini memiliki 128 unit akomodasi dengan variasi luas ruang berbeda. Studio 38 meter persegi ditujukan bagi tamu individu, sementara tipe satu kamar tidur memberi ruang lebih privat.

Pilihan dua dan tiga kamar tidur dirancang untuk keluarga yang membutuhkan area lapang. Setiap unit dilengkapi dapur, ruang tamu, serta fasilitas memasak agar pengalaman menginap terasa seperti di rumah sendiri.

Dua penthouse seluas 319 meter persegi di lantai 19 dan 20 menjadi unit paling eksklusif. Panorama kota dari ketinggian menjadi nilai tambah bagi tamu yang mencari privasi maksimal.

Fasilitas penunjang mencakup kolam renang outdoor, gym 24 jam, sauna, spa, yoga deck, hingga taman hidroponik. Area bermain anak dan jalur berjalan peliharaan melengkapi konsep hunian keluarga.

Lokasinya di kawasan Menteng memudahkan akses ke pusat bisnis Thamrin dan sejumlah ikon kota seperti Monas, Gedung Joang 45, serta Istana Kepresidenan.

Pusat belanja premium seperti Plaza Indonesia dan Grand Indonesia juga berada dalam jangkauan singkat, memperkuat daya tarik lokasi.

Program Ramadan dan Penawaran Kuliner

Selama periode 18 Februari–19 Maret 2026, hotel menawarkan paket menginap Ramadan mulai Rp1,5 juta per malam. Paket ini sudah mencakup sahur atau sarapan, makan malam berbuka untuk dua orang, serta akses fasilitas penuh.

Restoran internal Relish Bistro menghadirkan tema berbuka “Rempah Rasa – Tales of Cappadocia” yang memadukan rempah Nusantara, Timur Tengah, dan sentuhan Asia.

Pada hari tertentu, suasana iftar dilengkapi hiburan seperti musik Islami dan tari Sufi. Tamu juga dapat menikmati atraksi es krim Turki serta area shisha sebagai pengalaman tambahan.

Marketing & Communications Manager Aprodhite menyebut acara ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah strategis memperkenalkan konsep hunian luas, fasilitas lengkap, dan layanan profesional secara langsung kepada media.

Ia menegaskan properti tersebut dirancang sebagai ruang singgah yang hangat dan personal di tengah dinamika kota. Harapannya, interaksi langsung dapat membangun koneksi jangka panjang antara brand dan publik.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 




Share:

KKP Pastikan Pasokan Ikan Ramadan 2026 Aman, Harga Stabil

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya TB Haeru Rahayu (tengah) bersama (ki-ka) Plt. Sekretaris Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Saiful Umam, Direktur Kepelabuhan Perikanan DJPT Ady Candra, Kepala Badan Mutu KKP Ishartini dan Plt.Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud.

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin stok ikan nasional aman selama Ramadan hingga Lebaran 2026 dengan kenaikan harga diproyeksi di bawah 1,5 persen.

Pemerintah menyatakan produksi perikanan budidaya meningkat menjelang Ramadan, memberi sinyal kuat pasokan ikan aman dan harga tetap terkendali.

Produksi Naik, Pasokan Dinilai Aman

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya TB Haeru Rahayu menyatakan optimisme terhadap ketersediaan ikan selama periode puasa hingga Idul Fitri tahun ini. Ia menilai produksi budidaya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Proyeksi Januari–Maret 2026 menunjukkan tren peningkatan sejumlah komoditas. Kerapu tercatat naik 11,32 persen, sementara lobster tumbuh 12,27 persen meski volumenya masih terbatas," ujar Haeru saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Komoditas lain juga menunjukkan kinerja positif. Produksi nila meningkat 10,24 persen, udang naik 3,63 persen, dan bandeng bertambah 0,84 persen. Secara rata-rata, kenaikan produksi disebut mencapai 19,09 persen.

Namun, tidak semua komoditas mengalami tren serupa. Ikan mas tercatat turun 4,11 persen akibat curah hujan tinggi sepanjang 2025 yang memengaruhi sejumlah sentra produksi.

Haeru mencontohkan kondisi di Karawang yang mengalami curah hujan ekstrem. Dalam situasi tersebut, ikan nila dinilai lebih tahan dibanding jenis lain sehingga produksi tetap terjaga.

Ia menegaskan peningkatan produksi budidaya menjadi faktor kunci stabilitas pasokan. Dengan tren tersebut, pemerintah menilai kebutuhan ikan selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi.

Harga Diproyeksi Stabil

Selain pasokan, KKP juga memantau potensi tekanan harga. Berdasarkan data kementerian, kenaikan harga berbagai jenis ikan diperkirakan relatif rendah.

Rentang kenaikan diproyeksikan hanya sekitar 0,25 hingga 1,39 persen, mulai dari komoditas kerapu hingga papuyu. Angka itu dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

Haeru menilai data tersebut menjadi indikator bahwa risiko inflasi pangan dari sektor perikanan tidak signifikan. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Pemerintah menekankan pemantauan distribusi dan produksi tetap dilakukan secara berkala. Langkah ini bertujuan memastikan rantai pasok tidak terganggu hingga periode Lebaran.

Dengan kombinasi produksi meningkat dan harga stabil, KKP optimistis sektor perikanan budidaya mampu menopang kebutuhan konsumsi nasional pada musim permintaan tinggi.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Danrem 031/WB Tinjau Proyek Makorem di Bengkalis


Duta Nusantara Merdeka | Bengkalis 
Agustatius Sitepu meninjau pembangunan Makorem 031/WB di Bathin Solapan, Bengkalis, Rabu (18/2/2026), untuk memastikan progres dan kualitas proyek.

Peninjauan langsung dilakukan guna memastikan pembangunan markas komando berjalan sesuai standar, tepat waktu, dan siap mendukung tugas teritorial di Riau.

Fokus Pengawasan dan Standar Konstruksi

Komandan Korem 031/Wira Bima melakukan pengecekan lapangan untuk melihat kesiapan lahan serta perkembangan awal pembangunan markas. Kegiatan ini merupakan bagian pengawasan pimpinan terhadap fasilitas satuan.

Ia menilai proses pembangunan harus mengikuti rencana teknis yang telah ditetapkan. Standar konstruksi, kualitas material, serta aspek keamanan proyek menjadi perhatian utama dalam peninjauan tersebut.

Menurutnya, pembangunan markas bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk menunjang pelaksanaan tugas satuan. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga mutu pekerjaan sejak tahap awal.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu. Proyek harus selesai sesuai jadwal agar fasilitas dapat segera digunakan tanpa menghambat operasional satuan.

Perkuat Dukungan Tugas Kewilayahan

Keberadaan markas komando yang representatif dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas koordinasi dan kendali operasi di wilayah tugas. Infrastruktur yang memadai diyakini akan mendukung kinerja organisasi secara menyeluruh.

Lokasi pembangunan di kawasan Bathin Solapan dipilih karena dinilai strategis. Wilayah tersebut berkembang pesat dan memiliki akses transportasi yang memadai bagi mobilitas personel maupun logistik.

Ia menegaskan pengawasan berkelanjutan akan terus dilakukan hingga proyek rampung. Langkah ini bertujuan memastikan hasil akhir sesuai spesifikasi sekaligus memenuhi kebutuhan operasional jangka panjang.

Pembangunan Makorem 031/WB diharapkan memperkuat dukungan terhadap tugas teritorial di Provinsi Riau, termasuk koordinasi lintas instansi dan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 






Share:

Ketua PN Raha Sebut Kesejahteraan Hakim Ujian Integritas


Duta Nusantara Merdeka | Raha
Achmad Wahyu Utomo menegaskan kenaikan kesejahteraan hakim menjadi ujian integritas dalam rapat pembinaan di Pengadilan Negeri Raha, Kamis (29/1/2026).

Peningkatan kesejahteraan hakim disebut bukan akhir perjuangan, melainkan awal ujian moral untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Kesejahteraan dan Tuntutan Integritas

Ketua PN Raha menilai kebijakan peningkatan kesejahteraan harus diikuti standar integritas lebih tinggi. Menurutnya, tunjangan bukan sekadar fasilitas, melainkan tanggung jawab moral yang melekat pada profesi hakim.

Ia menyampaikan bahwa negara telah memberikan penghargaan nyata melalui kebijakan tersebut. Karena itu, para hakim diminta membalasnya dengan kinerja profesional serta menjauhi praktik yang berpotensi merusak institusi peradilan.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang lebih stabil tidak boleh menyisakan ruang bagi perilaku tidak profesional. Hakim harus tetap independen dan tidak terpengaruh intervensi pihak mana pun.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan jajaran hakim dalam rapat pembinaan internal. Forum tersebut menekankan pentingnya menjaga standar etika sekaligus memperkuat kualitas putusan pengadilan.

Ia menggambarkan kebijakan kesejahteraan sebagai bentuk kontrak sosial baru antara negara, aparat peradilan, dan masyarakat. Negara memberi jaminan hidup layak, sementara hakim wajib menjaga marwah profesi.

Kepercayaan Publik Jadi Tolak Ukur

Menurutnya, aset terpenting lembaga peradilan bukan sekadar kewenangan hukum, melainkan kepercayaan publik. Tanpa kepercayaan itu, legitimasi moral lembaga akan melemah.

Karena itu, ia meminta seluruh hakim memandang peningkatan kesejahteraan sebagai momentum evaluasi diri. Integritas, kata dia, harus menjadi standar utama dalam setiap putusan.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi profesionalisme di tengah sorotan publik terhadap lembaga peradilan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi faktor penentu kredibilitas institusi.

Menutup pembinaan, ia mengajak seluruh jajaran hakim PN Raha menjadikan kebijakan ini sebagai penguat reformasi peradilan. Fokusnya tidak hanya internal, tetapi juga peningkatan pelayanan hukum bagi masyarakat.

Dengan dukungan kesejahteraan yang lebih memadai, lembaga tersebut berkomitmen membuktikan bahwa investasi negara pada aparatur peradilan dapat berbuah sistem hukum yang bersih dan berwibawa.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

AI Dorong Transformasi Peradilan Indonesia Lebih Transparan dan Konsisten


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pakar hukum menyoroti peran Artificial Intelligence (AI) dalam modernisasi sistem peradilan Indonesia pada forum hukum internasional di Filipina.

Teknologi kecerdasan buatan mulai dipandang sebagai kunci mempercepat putusan, menjaga konsistensi hukum, sekaligus memperluas akses keadilan di Indonesia.

Integrasi AI dan Harmonisasi Hukum Global

Transformasi digital mendorong perubahan besar dalam praktik hukum lintas negara. Isu klasik seperti konflik yurisdiksi kini bergeser ke kebutuhan harmonisasi dan kepercayaan antar sistem hukum.

Pandangan itu disampaikan dalam forum yang membahas peran hukum internasional bagi peradilan kawasan. Diskusi menekankan integrasi hukum sebagai respons mobilitas ekonomi dan teknologi.

Bagi Indonesia, prinsip harmonisasi menjadi relevan ketika pengadilan menghadapi lonjakan perkara serta kompleksitas sengketa lintas yurisdiksi. Tuntutan publik terhadap transparansi juga kian meningkat.

Dalam konteks ini, Artificial Intelligence diposisikan bukan sekadar alat otomatisasi. Teknologi tersebut dilihat sebagai instrumen strategis untuk memperkuat konsistensi interpretasi hukum serta kualitas putusan.

AI mampu menelusuri ribuan putusan pengadilan, termasuk basis data di , guna mengidentifikasi pola penafsiran hukum. Hasil analisis memberi referensi preseden lebih luas bagi hakim.

Selain itu, sistem berbasis algoritma dapat membantu menekan disparitas putusan antarwilayah. Standarisasi praktik yudisial ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Kemampuan AI juga meluas ke perkara lintas negara. Teknologi tersebut dapat menelaah dokumen hukum asing secara cepat, mendukung harmonisasi praktik peradilan internasional.

Efisiensi Administrasi dan Kualitas Putusan

Beban administratif masih menjadi tantangan utama lembaga peradilan. Pengelolaan dokumen, jadwal sidang, hingga notifikasi perkara kerap menyita waktu aparat pengadilan.

Integrasi AI memungkinkan proses tersebut berjalan otomatis. Penjadwalan digital, klasifikasi dokumen, dan ringkasan perkara dapat dilakukan sistem tanpa mengurangi kontrol manusia.

Dalam perkara dengan dokumen kompleks, AI mampu menyoroti informasi penting serta memetakan bukti relevan. Hakim pun dapat fokus pada pertimbangan hukum substantif.

Pemantauan kinerja pengadilan juga bisa dilakukan real-time melalui analisis data. Laporan otomatis memudahkan evaluasi internal dan mendorong efisiensi proses litigasi.

Implementasi teknologi pada sistem e-Court dan platform digital lain menunjukkan digitalisasi telah berjalan. Namun, sejumlah pakar menilai tahap berikutnya adalah integrasi AI agar manfaat digitalisasi maksimal.

Dari sisi kualitas putusan, AI membantu menelusuri preseden nasional dan internasional sekaligus mendeteksi inkonsistensi argumentasi hukum. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan hakim.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pengawasan manusia dalam penggunaan teknologi. Standar etika global, termasuk pedoman dari , menekankan transparansi, akuntabilitas, dan non-diskriminasi.

Regulasi regional juga mulai mengatur penggunaan AI. Di Eropa, misalnya, telah menetapkan kerangka hukum untuk memastikan pemanfaatan teknologi tetap menghormati hak asasi manusia.

Di Indonesia, tantangan lain muncul dari pluralisme hukum. Sistem AI harus mampu membaca konteks adat dan nilai sosial agar tidak menghasilkan interpretasi yang terlalu seragam.

Meski demikian, banyak kalangan menilai kolaborasi hakim dan teknologi merupakan arah tak terhindarkan. AI dipandang sebagai alat bantu analisis, bukan pengganti otoritas yudisial.

Jika diterapkan dengan regulasi tepat, teknologi ini berpotensi mempercepat proses peradilan, meningkatkan konsistensi putusan, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Wamendagri Apresiasi Langkah Cepat Tangani Pengungsi Papua


Duta Nusantara Merdeka | Papua 
Ribka Haluk mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah menangani pengungsi pascainsiden penembakan pilot di wilayah Papua Selatan, Kamis (19/2/2026).

Langkah sigap pemerintah daerah mengevakuasi tenaga publik dinilai krusial menjaga stabilitas layanan dan ketenangan warga setelah insiden keamanan di Papua.

Koordinasi Cepat Dinilai Kunci Penanganan Awal

Wakil Menteri Dalam Negeri menilai langkah cepat Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan para bupati berhasil memastikan keselamatan aparatur, termasuk guru serta tenaga kesehatan yang tengah bertugas.

Ia menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai sigap mengambil tindakan darurat. Respons awal tersebut disebut penting untuk mencegah gangguan pelayanan publik di wilayah terdampak.

Menurutnya, koordinasi antara pemda dan unsur terkait menjadi faktor penentu dalam situasi awal di lapangan. Kementerian Dalam Negeri disebut terus menjalin komunikasi intensif guna memastikan langkah lanjutan berjalan terarah.

Ribka menekankan bahwa stabilitas layanan dasar harus tetap dijaga. Aktivitas pendidikan serta pelayanan kesehatan diminta tetap berlangsung, termasuk memanfaatkan fasilitas di Provinsi Papua Pegunungan dan wilayah sekitar.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi keamanan agar masyarakat tidak diliputi kepanikan. Stabilitas sosial, kata dia, menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur daerah.

Dalam pesannya, ia mengajak pimpinan daerah, DPRP, MRP, Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Papua Selatan dan Kabupaten Yahukimo untuk menjaga ketenangan publik.

Layanan Kesehatan Disesuaikan Demi Keselamatan

Pemerintah daerah melaporkan langkah antisipatif di sektor kesehatan. Empat puskesmas di Kabupaten Boven Digoel sementara ditutup demi keselamatan tenaga medis.

Fasilitas yang terdampak meliputi Puskesmas Yaniruma, Firiwage, Kombay, dan Manggelum. Para tenaga kesehatan telah dievakuasi ke Tanah Merah sebagai titik aman sementara.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian mitigasi risiko sambil menunggu situasi kondusif. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan kesehatan warga tetap dipantau melalui koordinasi lintas wilayah.

Dengan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat, Ribka menyatakan optimistis kondisi tetap terkendali serta pelayanan publik dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Web 4.0 Disebut Era AI Otonom, Pakar Ingatkan Dampaknya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Konsep Web 4.0 ramai dibahas secara global pada 2026 karena disebut menandai fase internet baru berbasis AI otonom.

Perbincangan tentang Web 4.0 kian ramai setelah muncul konsep internet otonom yang memungkinkan kecerdasan buatan bertindak mandiri—dari mencari uang hingga membayar layanan digital sendiri.

Evolusi Internet dan Munculnya Web 4.0

Istilah Web 4.0 merujuk fase lanjutan evolusi internet setelah Web1, Web2, dan Web3. Setiap tahap mencerminkan perubahan cara manusia berinteraksi dengan teknologi digital.

Web1 dikenal sebagai era baca. Pengguna hanya mengonsumsi informasi dari situs statis tanpa interaksi berarti.

Web2 kemudian menghadirkan partisipasi. Platform seperti Facebook memungkinkan publik membuat konten sekaligus berinteraksi, meski data masih dikuasai perusahaan teknologi besar.

Web3 memperkenalkan kepemilikan digital lewat blockchain. Aset kripto seperti Bitcoin menjadi simbol desentralisasi karena pengguna dapat mengontrol aset dan identitas digital sendiri.

Kini muncul konsep Web4, sering disebut tahap “read, write, own, and act”. Pada fase ini, AI tidak hanya memproses informasi, tetapi juga mengambil tindakan ekonomi secara mandiri.

AI Otonom dan Ekonomi Mesin

Dalam konsep ini, agen AI dapat memiliki dompet kripto, melakukan transaksi, hingga membayar layanan server tanpa intervensi manusia. Infrastruktur komputasi seperti GPU produksi Nvidia dan layanan komputasi awan Amazon Web Services menjadi fondasi teknologinya.

Selama ini sistem seperti ChatGPT masih menunggu instruksi pengguna. Namun pendukung Web4 meyakini model mendatang mampu merencanakan tugas, mengeksekusi, lalu mengevaluasi hasilnya sendiri.

Konsep tersebut melahirkan gagasan “automaton”, yakni entitas AI yang beroperasi layaknya aktor ekonomi independen. Ia dapat membangun produk digital, berdagang aset, bahkan menggandakan sistemnya bila memiliki sumber daya cukup.

Sebaliknya, jika kehabisan dana operasional, sistem AI itu otomatis berhenti. Mekanisme ini kerap dianalogikan sebagai seleksi alam versi mesin.

Sejumlah analis menilai ide Web4 masih bersifat konseptual dan belum sepenuhnya terealisasi. Meski demikian, diskursusnya mencerminkan arah riset teknologi global yang semakin fokus pada otomasi dan kecerdasan buatan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Danrem Hadiri PERJUMPAAN BENA Disambut Adat Karo


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu menghadiri PERJUMPAAN BENA 2026 di Jambur GBKP Pekanbaru, Riau, Selasa (17/2/2026).

Kehadiran Komandan Korem menjadi sorotan dalam pertemuan budaya masyarakat Karo di Pekanbaru—sebuah acara yang bukan sekadar seremonial, melainkan ruang emosional yang menegaskan solidaritas diaspora.

Silaturahmi Budaya yang Mengikat Perantau

Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, menghadiri PERJUMPAAN BENA 2026 yang digelar Persada Karo Pekanbaru dan Sekitarnya di Jambur GBKP Pekanbaru.

Acara bertema “Ersada Arih Muat Simehuli, Sisamipat-Sampaten Radu Ras Sikeleng-Kelengen” berlangsung hangat. Suasana kekeluargaan terasa sejak awal, mencerminkan eratnya hubungan antarsesama warga Karo di perantauan.

Ketua Persada Karo, Berani Sembiring, hadir bersama Ketua Panitia Bantu Sembiring, para ketua marga Karo-karo, Sembiring, Ginting, Perangin-angin, Tarigan, serta warga Karo lintas generasi.

Dalam sambutannya, Danrem mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ruang menjaga persatuan sekaligus merawat identitas budaya Karo di tanah rantau.

Ia menegaskan, masyarakat memiliki tanggung jawab bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kota Pekanbaru.

Simbol Adat dan Pesan Persatuan

Momentum simbolik terjadi saat panitia menyerahkan kain adat Karo berupa beka buluh kepada Danrem serta uis nipes kepada istrinya. Prosesi itu menandai penerimaan sebagai bagian keluarga besar komunitas Karo setempat.

Suasana haru tampak saat penyerahan berlangsung. Bagi masyarakat, simbol adat bukan sekadar tradisi, melainkan pernyataan emosional tentang persaudaraan dan penghormatan.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi agenda rutin tahunan. Harapannya, pertemuan serupa terus memperkuat solidaritas, melestarikan budaya, dan menjaga identitas Karo di Provinsi Riau.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
 
Share:

Mediasi Sengketa Lahan Rokan Hulu, TNI Dorong Jalan Damai


Duta Nusantara Merdeka | Rokan Hilir 
Brigjen TNI Agustatius Sitepu mendorong mediasi sengketa lahan warga dan PT Agrinas Palma Nusantara saat RDP di Polres Rokan Hulu, Senin (16/2/2026).

Ketegangan sengketa lahan antara masyarakat Melayu Rantau Kasai dan perusahaan perkebunan di Riau mulai diarahkan ke jalur damai. Aparat keamanan memilih pendekatan dialog ketimbang langkah represif.

Komandan Korem 031/Wira Bima Agustatius Sitepu menegaskan penyelesaian konflik harus mengutamakan musyawarah agar stabilitas wilayah tetap terjaga, terutama menjelang Ramadan.

Rapat dengar pendapat berlangsung di Polres Rokan Hulu, mempertemukan masyarakat dan pihak perusahaan, yakni PT Agrinas Palma Nusantara—sebelumnya bernama PT Torganda.

Forum tersebut dipimpin langsung Kapolda Riau Herry Heriawan, dengan kehadiran unsur TNI sebagai fasilitator netral yang menjembatani kepentingan kedua pihak.

Pendekatan Dialog Jadi Prioritas

Sitepu menekankan, situasi keamanan daerah menjadi fondasi pembangunan. Karena itu, komunikasi terbuka dan sikap menahan diri dinilai penting agar konflik tidak melebar.

Menurut dia, penyelesaian damai memberi ruang semua pihak menjaga martabat sekaligus memastikan proses hukum tetap dihormati tanpa mengabaikan kearifan lokal masyarakat setempat.

Kapolda Riau juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondisi kondusif selama proses mediasi berjalan agar penyelesaian dapat dicapai tanpa tekanan atau eskalasi.

Pemerintah Daerah dan Adat Turun Tangan

Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu Syafaruddin Poti menyatakan pemerintah daerah siap menjadi penengah adil demi menjaga keseimbangan antara hak masyarakat dan kepastian investasi.

Pertemuan turut dihadiri perwakilan Lembaga Kerapatan Adat Riau, tokoh adat, serta masyarakat dari Desa Tambusai Utara yang selama ini terlibat langsung dalam sengketa lahan.

Diskusi berlangsung relatif tenang, bahkan diwarnai suasana saling mendengar. Para peserta sepakat mencari titik temu sebagai jalan keluar konflik agraria yang telah lama berlarut.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Mahasiswi Tewas di Cikarang Usai Minum Obat Aborsi Ilegal, 5 Orang Dijerat Pasal Pembunuhan


Duta Nusantara Merdeka | Cikarang 
Seorang mahasiswi berusia 20 tahun ditemukan tewas di kamar unit Apartemen Riverview Tower Mahakam, wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, setelah diduga mengonsumsi obat aborsi ilegal. 

Kematian korban kemudian membuka jejak jaringan penjualan obat keras terlarang yang kini diproses hukum dengan sangkaan berat.

Korban berinisial PAF ditemukan tak bernyawa di kamar apartemen di kawasan Cikarang pada Rabu (11/2/2026) pukul 14.30 WIB. 

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara sebelum mengevakuasi jenazah ke RS Pusdokkes Polri untuk keperluan autopsi.

Polisi menyebut kasus ini sebagai salah satu peredaran obat ilegal paling berbahaya yang mereka tangani tahun ini.

Kapolres Polres Metro Bekasi melalui Kombes Pol. Sumarni menjelaskan, korban sempat berada di kamar bersama sejumlah rekannya sebelum kondisi fisiknya tiba-tiba menurun drastis. 

"Dugaan awal mengarah pada konsumsi pil keras yang dipasarkan sebagai obat penggugur kandungan tanpa resep dokter maupun pengawasan medis," ujar Kombes Sumarni, Senin (16/2/2026).

Jejak Distribusi Terungkap

Penyelidikan kemudian mengarah pada jaringan penjual obat ilegal setelah polisi menelusuri isi ponsel korban dan riwayat transaksi. Dari situ, aparat menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam distribusi.

Kelima tersangka berinisial SN alias F, ADY, H alias H, EA alias E, dan NF. Mereka disebut berperan sebagai penjual sekaligus perantara dalam peredaran obat keras tersebut. Polisi menilai para pelaku mengetahui risiko fatal dari obat yang mereka pasarkan, namun tetap menjualnya demi keuntungan.

Satu orang lain berinisial R kini masuk daftar pencarian orang. Penyidik menduga sosok ini merupakan pemasok utama dalam jaringan tersebut.

Dijerat Pasal Berat

Berbeda dari perkara obat ilegal biasa, penyidik menerapkan pasal pembunuhan dan pembunuhan berencana terhadap para tersangka. Langkah itu diambil karena ada dugaan pelaku memahami potensi kematian akibat obat, tetapi tetap mendistribusikannya kepada korban.

Jika terbukti bersalah, para tersangka terancam hukuman berat mulai dari penjara seumur hidup hingga pidana mati.

Kasus ini kembali menyoroti bahaya praktik aborsi tidak aman. Secara medis, konsumsi obat keras terlarang tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat memicu pendarahan hebat, infeksi serius, bahkan kegagalan organ yang berujung kematian.

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika mengetahui peredaran obat keras ilegal agar penindakan dapat dilakukan lebih cepat dan korban serupa tidak kembali jatuh.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 2026 Jatuh 19 Februari


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Keputusan itu diambil setelah musyawarah bersama pakar falak, perwakilan ormas Islam, serta tim teknis dari Kementerian Agama yang memaparkan data hisab dan rukyat nasional.

“Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” kata Nasaruddin dalam konferensi pers usai sidang.

Data Hisab dan Rukyat Nasional

Paparan tim menunjukkan ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia masih di bawah ufuk, berkisar antara minus 2,41 derajat hingga minus 0,93 derajat.

Sudut elongasi pun tercatat hanya 0,94 derajat sampai 1,89 derajat, jauh di bawah standar visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS.

Standar tersebut mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat agar bulan sabit awal bisa terlihat secara astronomis maupun observasional.

Menag menegaskan, kondisi itu bukan sekadar belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomi memang belum memungkinkan hilal terlihat.

Konfirmasi lapangan memperkuat hasil tersebut. Pengamatan dilakukan di 96 titik di seluruh provinsi, dan tidak satu pun pelapor menyatakan melihat hilal.

Konsensus dan Imbauan Persatuan

Menurut Menag, laporan nihil terlihatnya hilal juga sejalan dengan temuan di sejumlah negara Muslim lain serta kalender Hijriah global versi Turki.

Ia berharap keputusan ini membuat umat Islam Indonesia dapat memulai puasa secara serentak, sehingga Ramadan menjadi momentum kebersamaan nasional.

Menag juga mengingatkan agar perbedaan pandangan penentuan awal Ramadan tidak memicu perpecahan, melainkan dipandang sebagai kekayaan tradisi bangsa.

Sidang turut dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, serta Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.

Hadir pula perwakilan lembaga sains dan pemantauan, termasuk BMKG, BRIN, Badan Informasi Geospasial, serta Planetarium Jakarta.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Rahasia Sukses Tokoh Besar: Integritas dan Fokus


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Petuah para pemimpin dan pengusaha ternama kembali jadi sorotan. Dari integritas hingga fokus jangka panjang, pesan mereka menekankan bahwa sukses bukan sekadar soal uang, melainkan dampak nyata.

Sejumlah tokoh, termasuk Basuki Tjahaja Purnama, membagikan prinsip sukses melalui pengalaman langsung kepemimpinan dan bisnis di berbagai kesempatan.

Integritas dan Karakter Jadi Fondasi

Basuki menegaskan kepemimpinan dimulai dari kepala yang lurus. Menurutnya, pemimpin jujur dan konsisten akan otomatis membentuk bawahan yang bekerja dengan arah benar.

Pandangan serupa disampaikan Grace Tahir dari Mayapada Group. Ia menilai kekayaan bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk menciptakan dampak sosial di bidang pendidikan dan kesehatan.

Bagi Grace, banyak orang mengejar uang lebih dulu baru berpikir dampak. Padahal, katanya, ketika dampak dibangun, keuntungan justru akan mengikuti dengan sendirinya.

Sementara itu, mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menekankan pentingnya fokus. Ia menyarankan konsistensi minimal sepuluh tahun dalam satu bidang agar keahlian benar-benar matang.

Realita Lapangan dan Mental Pantang Menyerah

Deputy CEO Bluebird Group, Sigit Djokosoetono, menilai pemimpin harus berani turun langsung ke lapangan. Ia bahkan pernah menyamar menjadi sopir taksi demi memahami kondisi operasional nyata.

Menurutnya, pengalaman langsung memberi perspektif yang tak bisa digantikan laporan meja. Realitas lapangan kerap membuka persoalan yang luput dari pengamatan manajemen.

Seorang mentor bisnis juga menekankan kegigihan sebagai kunci utama. Ia mengingatkan bahwa kegagalan bukan akhir, selama seseorang tetap bertahan dan terus mencoba.

Pesan-pesan tersebut memperlihatkan pola yang sama. Teori penting, tetapi keberhasilan nyata lahir dari karakter, konsistensi, keberanian menghadapi risiko, dan kemauan belajar dari pengalaman langsung.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

IMM Soroti Limbah Tambang PT CPM di Palu


Duta Nusantara Merdeka | Palu
Aksi mahasiswa kembali menyorot isu lingkungan tambang. Kali ini, perhatian tertuju pada dugaan risiko limbah dan pembangunan fasilitas industri yang dinilai berpotensi berdampak bagi warga sekitar.

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulawesi Tengah berunjuk rasa di depan PT Citra Palu Minerals di Palu, Selasa (17/2/2026), menyoroti dugaan risiko limbah tambang.

Aksi berlangsung di kawasan Jalan Soekarno Hatta sebagai bentuk peringatan sekaligus kontrol sosial mahasiswa terhadap aktivitas industri yang dinilai perlu diawasi ketat.

Sorotan Risiko Lingkungan Tambang

Peserta aksi menyoroti pembangunan kolam lindih atau leach pad. Fasilitas tersebut dianggap berpotensi menjadi ancaman ekologis bila tidak dikelola dengan standar keamanan tinggi dan pengawasan transparan.

Ketua DPD IMM Sulteng, Adityawarman, menegaskan mahasiswa tidak menolak investasi. Namun, ia menilai keselamatan lingkungan dan masyarakat harus menjadi prioritas utama perusahaan maupun pemerintah.

Menurutnya, aktivitas industri wajib memenuhi prinsip tanggung jawab lingkungan. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan limbah dan sistem keamanan kolam lindih harus terbuka agar publik dapat memantau.

Kekhawatiran Dampak bagi Warga

Mahasiswa juga menyoroti potensi dampak bagi warga sekitar wilayah operasional, khususnya masyarakat di Tondo. Mereka menilai risiko kebocoran fasilitas dapat memengaruhi kualitas tanah dan sumber air.

Koordinator lapangan aksi, Mursalim, menyatakan kegiatan pertambangan harus mengedepankan prinsip kehati-hatian. Ia menilai kelalaian pengawasan dapat berujung pada kerugian masyarakat.

IMM menegaskan aksi tersebut bertujuan mengingatkan semua pihak agar standar keselamatan lingkungan dijalankan secara konsisten. Mereka berharap pengawasan dilakukan berlapis untuk mencegah potensi masalah sejak dini.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


 
Share:

Menko Polkam Tekankan Disiplin Keras Pasukan Elite


Duta Nusantara Merdeka | Malang
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan prajurit elite Kostrad harus siaga tempur setiap saat saat memberi pengarahan di Markas Brigif 18/Trisula, Malang, Minggu (15/2/2026).

Menko Djamari mengingatkan bahwa Kostrad bukan sekadar satuan biasa. Sebagai pasukan pemukul strategis, satuan ini adalah garda terakhir yang digerakkan ketika negara menghadapi situasi genting.

Menurutnya, pasukan elite dilatih terus-menerus, bukan menjelang operasi. Kesalahan kecil di medan tugas dapat berdampak besar terhadap keberhasilan misi maupun keselamatan prajurit.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan lapangan. Komandan, kata dia, harus hadir di depan, memahami kemampuan anak buah, dan memastikan rantai komando berjalan jelas serta dihormati seluruh anggota satuan.

Pengalaman pribadi memperkuat pesannya. Ia pernah menjabat komandan brigade satuan tersebut pada awal 1990-an dan mengaku memiliki kedekatan emosional dengan para prajuritnya.

Teknologi, Konflik Global, dan Peran Sosial Militer

Dalam arahannya, ia mengingatkan dinamika geopolitik dunia menuntut prajurit TNI semakin profesional. Konflik global, menurutnya, menjadi pelajaran agar Indonesia tetap solid dan siap menghadapi ancaman.

Selain latihan rutin, ia menekankan penguasaan teknologi modern sebagai bagian transformasi kekuatan pertahanan. Militer, ujarnya, harus unggul di medan tempur sekaligus hadir membantu masyarakat.

Ia mencontohkan keterlibatan prajurit dalam penanganan bencana banjir di Sumatera sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi rakyat. Sinergi nasional juga diperlukan untuk menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah.

Menutup pengarahan, ia menegaskan kompetisi sehat antarsatuan penting untuk melahirkan prajurit tangguh. Pengabdian, katanya, tidak mengenal titik akhir sebelum tugas benar-benar selesai.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kemenko Polkam Mochammad Hasan, Panglima Divisi Mayjen Syaiful Sulun, Kepala Staf Brigjen Septaviandi, serta Komandan Brigade Letkol Paulus Pandjaitan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


 
Share:

Jenis Gangguan Kepribadian dan Dampaknya pada Hidup


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Sebagian gangguan kepribadian tampak sekilas seperti sifat biasa, padahal psikologi melihatnya sebagai pola perilaku kompleks yang berkaitan dengan emosi, relasi, dan rasa aman diri.

Spektrum Gangguan Kepribadian dan Ciri Utamanya

Gangguan kepribadian HISTRIONIK
(Histrionic Personality Disorder / HPD) ditandai kebutuhan kuat menjadi pusat perhatian. Ekspresi emosi sering dramatis, cepat berubah, dan cenderung dangkal dalam kedalaman makna.

Penderitanya biasanya sangat memperhatikan penampilan atau gaya bicara. Mereka juga mudah terpengaruh lingkungan serta merasa gelisah ketika tidak menjadi fokus perhatian sosial.

Relasi interpersonal kerap terasa intens di awal, namun tidak stabil. Banyak yang menafsirkan kedekatan hubungan lebih intim dari kenyataan, dipicu kebutuhan validasi eksternal.

BORDERLINE (Borderline Personality Disorder / BPD) menunjukkan pola berbeda. Emosinya sangat intens dan fluktuatif. Rasa takut ditinggalkan bisa memicu reaksi ekstrem, termasuk upaya berlebihan mencegah penolakan, baik nyata maupun hanya dibayangkan.

Hubungan sosial pada kondisi ini sering bergeser cepat dari idealisasi ke penolakan. Identitas diri pun terasa rapuh, disertai perilaku impulsif berisiko dan perasaan hampa berkepanjangan.

Pada situasi stres berat, sebagian individu mengalami kemarahan tak terkendali, pikiran paranoid sementara, atau gejala disosiatif. Kondisi ini memerlukan penanganan profesional berbasis terapi.

Pola Menghindar dan Ketergantungan Emosional

Gangguan kepribadian AVOIDANT (Avoidant Personality Disorder) ditandai ketakutan intens terhadap kritik atau penilaian negatif. Banyak penderita menghindari interaksi sosial atau aktivitas baru karena takut dipermalukan.

Padahal di balik sikap menarik diri, ada keinginan kuat menjalin hubungan dekat. Mereka sering memandang diri tidak menarik atau kurang kompeten dibanding orang lain.

Sementara itu, gangguan kepribadian DEPENDEN (Dependent Personality Disorder) ditandai ketergantungan berlebihan pada orang lain, bahkan dalam keputusan sederhana. Rasa takut ditinggalkan menjadi faktor dominan.

Individu dengan pola ini cenderung sulit memulai sesuatu secara mandiri, terus mencari persetujuan, dan rela mengorbankan kebutuhan pribadi demi mempertahankan relasi.

Ketika hubungan berakhir, kecemasan emosional bisa sangat kuat hingga muncul dorongan segera mencari figur pengganti sebagai tempat bergantung.

Gangguan kepribadian bukan sekadar sifat dramatis, pemalu, atau manja. Banyak kasus berakar pada rasa tidak aman, pengalaman relasional, dan sensitivitas terhadap penolakan.

Para ahli menekankan diagnosis hanya dapat ditegakkan tenaga kesehatan mental melalui evaluasi klinis menyeluruh, bukan dari pengamatan singkat atau konten edukasi.

Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 
 



Share:

Film Keluarga Batak Antara Cinta dan Iman: Anak vs Harapan Orang Tua


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Konflik antara cinta, restu orang tua, dan panggilan hidup jadi inti drama keluarga terbaru yang langsung mencuri perhatian sejak pemutaran perdananya.

PIM Pictures memperkenalkan film Antara Mama Cinta dan Surga di Epicentrum XXI, Jakarta, pada Februari 2026 menjelang rilis nasional 19 Februari.

Konflik Iman, Cinta, dan Tradisi

Disutradarai Agustinus Sitorus, film ini menyorot pergulatan batin anak bungsu Batak yang terhimpit harapan keluarga dan keyakinan pribadi. Ceritanya sederhana, tapi emosinya terasa dekat.

Tokoh Bernard, diperankan Aldy Maldini, diharapkan menjadi pegawai negeri sesuai tradisi. Namun mimpi spiritual tentang Nommensen membuatnya merasa terpanggil menjadi pendeta.

Pilihan itu memicu benturan dengan ibunya, diperankan Dharty Manullang, sekaligus mengguncang hubungan cintanya dengan Anindita yang dimainkan Anneth Delliecia. Ketiganya terjebak dalam tarik-menarik nilai keluarga, iman, dan masa depan.

Sutradara menyebut konflik keluarga, cinta, dan keyakinan adalah pertentangan nyata yang sering terjadi tetapi jarang dibicarakan terbuka. Film ini mencoba menghadirkannya tanpa dramatisasi berlebihan.

Drama Relatable dengan Latar Budaya Kuat

Tekanan terbesar Bernard datang dari rumah. Ibunya ingin ia mengikuti jalur aman dan menikah dengan pilihan keluarga, sementara hatinya justru mengarah ke jalan berbeda.

Aldy mengakui peran ini menjadi tantangan emosional terberat sepanjang kariernya. Ia harus memerankan karakter yang memendam konflik, bukan meluapkannya.

Produksi film mengambil lokasi di Sumatera Utara, termasuk kawasan Danau Toba, memberi nuansa visual sekaligus kedalaman budaya yang terasa autentik.

Anneth menilai pengalaman syuting di sana memperkuat emosi adegan. Ia merasa atmosfer lokasi membantu memahami pergulatan karakter yang berada di tengah pusaran konflik keluarga.

Karakter Mamak menjadi salah satu pusat emosi cerita. Sosoknya tegas, dominan, namun berangkat dari kasih sayang. Perspektif ini membuat konflik terasa manusiawi, bukan hitam-putih.

Film ini menolak konsep antagonis mutlak. Setiap tokoh bergerak karena cinta dan keyakinan masing-masing, sehingga benturan terjadi bukan karena kebencian, melainkan perbedaan cara memaknai kebahagiaan.

Didukung ansambel pemain lintas generasi, film ini diproyeksikan menjadi drama keluarga reflektif yang menyorot identitas, pengorbanan orang tua, dan keberanian menentukan jalan hidup sendiri.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

PHI Group Kembali Sabet Penghargaan Bisnis 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) kembali mengukuhkan posisinya di industri hospitality nasional usai menerima penghargaan kategori Honored Class di Grand Ballroom Santika Premier, Jakarta, Sabtu malam (14/2/2026).

Penghargaan yang diberikan oleh PenghargaanIndonesia.com ini menjadi sinyalemen kuat bagi PHI Group di awal tahun.

Pasalnya, ini bukan sekadar piala seremonial. Bagi korporasi, momentum ini menegaskan keberhasilan strategi ekspansi agresif yang mereka terapkan sepanjang 2025.

Suasana malam penganugerahan terasa berbeda. Di tengah sorotan lampu dan karpet merah, hadir pula perwakilan korporasi raksasa seperti PLN dan PGN, serta delegasi bisnis dari Malaysia dan Singapura.

Kehadiran para pemain besar ini menempatkan PHI Group dalam radar kompetisi yang semakin serius di tingkat regional.

Raihan ini sekaligus mencatatkan hattrick prestasi bagi PHI. Secara konsisten, grup usaha ini berhasil mempertahankan tren penghargaan serupa sejak 2024, 2025, dan kini 2026.

Sebuah capaian yang merefleksikan stabilitas kinerja di tengah dinamika industri pariwisata yang fluktuatif.

Fokus penilaian juri kali ini menyoroti pergerakan PHI yang dinilai visioner. Mulai dari pengembangan destinasi wisata baru, revitalisasi aset mangkrak, hingga keberanian mengambil proyek hospitality skala besar.

Ketika banyak pemain lain memilih wait and see, PHI justru menekan pedal gas untuk memperluas portofolio bisnisnya.

Arsitektur Strategi dan Transformasi

Di balik agresivitas ekspansi tersebut, peran kepemimpinan menjadi faktor determinan. Sorotan utama tertuju pada Presiden Komisaris PHI Group, Made Hariyantha.

Sosoknya dianggap sebagai arsitek utama transformasi perusahaan. Made tidak hanya duduk di balik meja; ia terlibat aktif dari perencanaan strategis hingga eksekusi lapangan.

Keterlibatannya memastikan setiap akuisisi dan pengembangan aset berjalan sesuai blue print jangka panjang perusahaan.

"Penghargaan ini bukan soal capaian individu, melainkan tentang perjalanan kolektif," ujar Made saat ditemui usai acara.

Ia menegaskan bahwa PHI sedang berada dalam fase krusial. Bukan sekadar mengejar keuntungan jangka pendek, melainkan membangun ekosistem bisnis yang tahan uji.

"Kami membangun bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk 10 hingga 20 tahun ke depan. Fondasi yang kuat, tata kelola yang rapi, dan kualitas layanan adalah kuncinya," tambahnya.

Menurut Made, transformasi yang ia dorong melampaui sekadar fisik bangunan hotel. Ia fokus pada revolusi kultur kerja dan sistem manajemen agar setara dengan standar pemain global.

Soliditas Tim dan Visi 2026

Senada dengan Made, Presiden Direktur PHI Group, Donny Pur, menyebut penghargaan ini sebagai validasi atas kerja keras tim operasional di lapangan.

Alumnus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto ini menekankan bahwa strategi di atas kertas tidak akan berarti tanpa eksekusi yang presisi.

"Ini adalah titik puncak dari kerja keras manajemen dan tim operasional yang sangat solid. Kami berharap ini menjadi trigger untuk mencetak lebih banyak prestasi di tahun 2026," ungkap Donny.

Acara yang digelar secara hybrid tersebut juga disaksikan secara daring oleh staf dan manajemen PHI di berbagai daerah. Bagi Donny, soliditas dari front office hingga level direksi adalah aset terbesar perusahaan.

Kini, PHI Group menatap 2026 dengan optimisme terukur. Jika 2025 adalah tahun akselerasi dan ekspansi, maka tahun ini diproyeksikan sebagai fase konsolidasi dan penguatan brand.

Mereka tidak lagi sekadar ingin menjadi pemain pelengkap, tetapi membidik posisi sebagai grup wisata berskala nasional yang diperhitungkan.

Langkah PHI Group jelas: mereka tidak hanya sedang berbisnis, tetapi sedang membangun legacy di industri pariwisata Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


 
Share:

BSSN Ingatkan Ancaman Siber di Roadshow AI Surabaya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kolaborasi sektor industri dan pemerintah dalam forum teknologi di Surabaya memunculkan peringatan serius soal ancaman siber yang kini tak lagi sekadar risiko data, melainkan juga keselamatan manusia.

Terkait hal tersebut, Yorindo Communication bersama APKOMINDO dan APTIKNAS menggelar roadshow teknologi di Surabaya pada 10–11 Februari 2026.

Peringatan Serius Keamanan Siber

Forum dua hari di Hotel Grand Inna Surabaya itu menghadirkan partisipasi penuh Badan Siber dan Sandi Negara yang menyoroti meningkatnya kompleksitas ancaman digital lintas sektor.

Deputi BSSN Slamet Aji Pamungkas menegaskan risiko siber kini melampaui kebocoran data. Serangan terhadap perangkat medis terhubung jaringan bisa berdampak langsung pada keselamatan pasien.

Ia memaparkan, sepanjang 2024 tercatat 351,7 juta anomali trafik siber di Indonesia. Aktivitas malware mendominasi dengan porsi 66,59 persen—indikator ancaman nyata bagi infrastruktur digital nasional.

Standar keamanan seperti ISO 27001 dan kerangka proteksi khusus Internet of Medical Things terus didorong agar fasilitas kesehatan tidak membangun sistem canggih di atas fondasi rapuh.

Infrastruktur Jadi Kunci Transformasi

Ketua umum APTIKNAS dan APKOMINDO, Soegiharto Santoso, menekankan transformasi digital sektor kesehatan tak cukup berhenti pada rekam medis elektronik.

Menurutnya, konsep Hospital 5.0 menuntut jaringan berlatensi nyaris nol melalui fiber optik khusus, private 5G, serta integrasi perangkat medis yang aman dan redundan.

“Telesurgery membuat konektivitas menjadi faktor keselamatan. Gangguan jaringan bukan soal teknis, melainkan potensi nyawa manusia,” ujarnya dalam sesi pembuka.

Sesi hari pertama juga menghadirkan Maxy Academy yang mendorong rumah sakit menyiapkan SDM “AI Talent Ready” agar tenaga medis mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara operasional.

Ketua komisariat Surabaya PERSI menilai transformasi smart hospital harus dimulai dari peta jalan digital terintegrasi, termasuk kesiapan telesurgery dan robotik medis.

Memasuki hari kedua, fokus bergeser ke sektor industri luas—manufaktur, perbankan, logistik, hingga pendidikan—dengan tema transformasi digital aman dan efisien.

Soegiharto kembali mengingatkan bahwa adopsi AI tanpa fondasi infrastruktur berdaulat berisiko menjerumuskan perusahaan pada solusi “kotak hitam” yang tak transparan.

Ia menyoroti pilihan strategis antara cloud publik dan sistem AI mandiri, terutama bagi sektor dengan data sensitif seperti kesehatan dan keuangan.

Praktisi AI dan IoT Agus Dedi Supriyadi menutup forum dengan demonstrasi otomatisasi workflow menggunakan platform n8n yang langsung dipraktikkan peserta.

Penyelenggara menilai antusiasme tinggi peserta menjadi sinyal bahwa kolaborasi pemerintah, asosiasi, dan industri kian penting menghadapi percepatan transformasi digital nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Tomsi Tohir: APDESI Harus Fokus Dampak untuk Desa


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir menegaskan pengurus APDESI harus memprioritaskan kepentingan masyarakat saat pelantikan di Jakarta, Senin 16 Februari 2026.

Suasana Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pagi itu terasa formal namun hangat. Para kepala desa dari berbagai daerah menghadiri pelantikan pengurus pusat APDESI periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri itu menekankan satu pesan utama: orientasi kerja organisasi harus jelas berpihak pada masyarakat desa.

Menurut Tomsi, kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar. Ia berharap mereka mampu menjaga amanah sekaligus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain.

Ia mengingatkan agar energi organisasi tidak habis pada dinamika komunikasi yang kurang produktif. Fokus utama, katanya, harus pada program yang benar-benar memberi manfaat nyata.

“Hal-hal yang tidak substansial sebaiknya ditinggalkan. Kita harus betul-betul memberi kontribusi bagi masyarakat,” ujar Tomsi di hadapan peserta.

Dorongan Sinergi dan Dukungan Pemerintah

Tomsi juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan pemerintah siap mendukung kerja organisasi sepanjang berorientasi pada kepentingan warga desa.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, serta Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria.

Hadir pula Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid dan Ketua Umum DPP APDESI Junaedhi Mulyono bersama jajaran pengurus baru.

Kehadiran lintas kementerian dinilai menjadi sinyal kuat bahwa sinergi pusat dan desa tetap menjadi prioritas pembangunan nasional.

Tomsi menekankan, keberhasilan organisasi desa bukan diukur dari aktivitas internal, melainkan dari dampak yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Ia mengingatkan bahwa desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Karena itu, arah kebijakan dan program harus selaras dengan kebutuhan riil warga.

Rakernas ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi kepengurusan baru. Pemerintah berharap APDESI mampu menjadi mitra strategis negara dalam mempercepat pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini