Pekan Bazar Kin Men Riau resmi dibuka pada 28 November 2025 di Mal Pekanbaru dan disambut meriah melalui pemukulan tambur oleh Ketua Perkumpulan Kin Men Riau, Ali Suyanto.
Kegiatan berlangsung hingga 30 November 2025 dan menghadirkan rangkaian lomba seni Mandarin untuk siswa SD, SMP, dan SMA, serta kompetisi karaoke dewasa dan lansia.
Ali Suyanto menyampaikan terima kasih kepada tokoh Tionghoa, pengurus organisasi, pelaku UMKM, dan seluruh panitia yang telah berkolaborasi memajukan ekonomi komunitas melalui acara kebudayaan tersebut.
Ketua Panitia, Nata Hedy Nyo, mengatakan Bazar Kin Men terbuka untuk umum dan menghadirkan sekitar 91 stan yang menyajikan kuliner nusantara, menu vegetarian, serta hidangan khas Kin Men.
la menambahkan, stan perbankan, kecantikan, kesehatan, perumahan, dan produk UMKM juga ikut meramaikan acara untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat lokal secara inklusif.
Tujuan utama bazar adalah memperkuat UMKM sekaligus memperkenalkan budaya Tionghoa kepada generasi muda agar hubungan sosial lintas komunitas semakin dekat serta saling menghargai keberagaman.
Pengunjung dapat menikmati lucky draw harian dan grand prize di hari terakhir dengan syarat berbelanja minimal Rp50 ribu yang berlaku kelipatan sebagai bentuk apresiasi penyelenggara.
Acara pembukaan dimeriahkan barongsai Marga Huang Pekanbaru dan berbagai atraksi seni, sementara tamu undangan berkeliling meninjau stan-stan yang disiapkan pelaku usaha daerah.
Suku Tionghoa Kin Men dikenal memiliki sejarah panjang di Riau, menjadi salah satu komunitas pertama yang bermigrasi ke Pekanbaru dan menyebar luas ke berbagai kabupaten dan kota.
Momentum bazar ini diharapkan memperkuat jejak budaya, menumbuhkan solidaritas sosial, serta semakin membuka ruang ekonomi kreatif yang terus berkembang di tengah masyarakat Riau.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto
































