Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengunjungi pengungsi bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sekaligus meninjau pembangunan hunian sementara.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam untuk meninjau langsung kondisi pengungsi dan progres hunian sementara korban bencana.
Kunjungan berlangsung Kamis, 8 Januari 2026, di Posko Utama SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap warga terdampak bencana alam.
Di hadapan para pengungsi, Menko Polkam menyampaikan empati, doa, serta salam dari Presiden Prabowo Subianto, seraya mengajak masyarakat tetap tabah dan saling menguatkan dalam kondisi sulit.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Agam, sebanyak 244 keluarga mengungsi di posko tersebut, sementara pemerintah membangun 117 hunian sementara yang dikerjakan personel TNI bersama tenaga ahli teknik sipil.
Menko Polkam menegaskan kehadirannya tidak hanya untuk bertemu warga terdampak, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada prajurit TNI yang terlibat langsung dalam pembangunan hunian sementara.
“Ini bentuk pengabdian sejati prajurit kepada bangsa. Bukan sekadar kerja fisik, tetapi panggilan nurani demi masyarakat,” ujar Djamari di hadapan ratusan personel TNI.
Ia mengaku bangga melihat dedikasi prajurit yang tetap bekerja meski sebagian di antaranya turut terdampak bencana, mencerminkan nilai kemanusiaan dan solidaritas tanpa pamrih.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menyerahkan tambahan bantuan material bagi para pengungsi serta dukungan logistik untuk personel TNI yang bertugas di lapangan.
Kunjungan ini menegaskan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan dalam percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.
Menko Polkam didampingi jajaran Kemenko Polkam, Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol, Wakil Bupati Agam, serta unsur TNI daerah yang terlibat langsung dalam penanganan bencana.
Kehadiran Menko Polkam di Agam menjadi simbol kepedulian negara, sekaligus penguatan semangat gotong royong dalam memulihkan kehidupan korban bencana.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar