Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Moeldoko Nyatakan Saat Ini Memasuki Perang Total, Semua Kekuatan Harus Optimal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Moeldoko selaku Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan kita saat ini memasuki perang total. Maksudnya, semua kekuatan dan semua upaya-upaya dijalankan harus dijalankan secara optimum.

“Tidak ada orang yang menang dengan cara-cara yang ragu-ragu. Tidak orang yang menang dengan cara-cara yang lemas, tidak ada orang yang mendapatkan nomer satu tanpa kerja keras,” ujar Moedoko dihadapan peserta Apel Akbar Posko Relawan 01 di halaman depan Rumah Aspirasi Rakyat 01 Jokowi-Amin Jl. Proklamasi 46 Menteng, Jakarta Pusat, hari Sabtu (23/03/2019).

Menurutnya, dirinya sangat menghargai dan sangat menghormati ibu-ibu semuanya srikandi-srikandi hebat. Ungkapnya, para ibu-ibu sudah cantik hebat lagi.

“Top ini baru jagoan. Bapaknya juga begitu, tapi ibunya lebih jagoan. jadi harus bekerja secara optimal,” puji Moeldoko yang saat ini menjabat Kepala Staf Kepresidenan ini.

Moeldoko di atas panggung ditemani Andrew Parengkuan Kornas Posko Relawan 01, Anton R. Santoso Ketua OC Apel Akbar Posko Relawan 01, Raden Surojo Komandan Nasional Posko Relawan 01, Maria Eva Ketua Umum Artis Jokowi (Art Jo), Ardiansyah Saragih Ketua Umum Sahabat Muslim Jokowi-Amin (SM JAMIN) dan beberapa pentolan relawan lainnya. Ia juga mengingatkan bahwa, satu suara menentukan masa depan Indonesia.

“Setuju. Berarti satu suara yang nomer satu dan yang jempol,” ujar Moeldoko sambil mengajungkan jari jempol dihadapan pesera yang hadir.

Untuk itu katanya, supaya kita semua tanggung jawab moral dan tanggung jawab politik. Tanggung jawab moral kita adalah mengingatkan anak-anak kita, mengingatkan saudara-saudara kita dan mengingatkan tentangga-tetangga kita. Pesannya, jangan lupa tanggal 17 April adalah hari istimewa untuk bangsa Indonesia, karena hari itu adalah hari pesta demokrasi.

“Untuk tanggung jawab politik, anda semua bagian dari 01. Punya tanggung jawab politik memenangkan 01,” teriak Moeldoko disambut jawaban siap untuk 01 oleh peserta apel akbar yang hadir.

Moeldoko juga merasa sangat bangga dan menaruh rasa hormat tinggi kepada semuanya rekan-rekan yang dengan sabar dan militan berkumpul hadir dalam upaya apel siaga. Katanya, hal itu kalau tentara apel kesiapsiagaan itu udah nomer satu,“Apel akbar kesiapsiagaan adalah nomer satu. Ini saya berdiri di depannya jagoannya para jagoan,” puji Moeldoko.

Kata Moeldoko, ada hal-hal perlu saya sampaikan untuk di konter, dibalas dengan cara-cara yang baik, dilawan dengan cara-cara baik. Terutama isu-isu yang tidak benar.

“Masak isunya begini, entar kalau pak Jokowi menang pendidikan agama akan dihilangkan, nanti kalau pak Jokowi menang adzan tidak ada lagi, nanti kalau pak Jokowi menang LGBT akan disahkan. Ini adalah isu-isu sentoloyo, karena itu kalian harus dilawan itu, jangan didiamakan,” tegas Moeldoko.

Menurutnya, kalau didiamkan ini akan merusak bangsa ini, itu fitnah yang keji. Bagaimana mungkin pak Jokowi itu didampingi kyai besar, namanya KH Makruf Amin yang menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia.

“Masak adzan mau dihilangkan, ini kebalik-balik,” ucap Moeldoko.

Dirinya juga mengajak semua relawan, hoax ini tolong ini dilawan melalui media sosial. Bahwa, kata Moeldoko penyataan-pernyataan ini tidak bertanggungjawab, penyataan ini tidak benar dan seterusnya.

“Mau melakukan itu, jangan diam.  Silent mayority sudah saatnya tidak boleh diam. Kita hari ini memasuki pertarungan ideologis, anda rela pancasila mau diganti. Lawan,” ajak Moeldoko dengan lantang.


Menurutnya, ideologi nasional kita pancasila, ideologi negara kita pancasila, tidak ada ideologi lain, apalagi khilafah tidak boleh. Katanya, hal ini adalah yang fundamental bagi negara kesatuan republik Indonesia.

Perjuangan kita bukan hanya sekedar perjuangan untuk memenangkan pak Jokowi, akan tetapi perjuangan untuk melestarikan negara kesatuan republik Indonesia.

“Pesan-pesan saya ini supaya bisa dijalankan.  Kemenangan tidak bisa diperoleh dengan cara-cara santai, harus diperoleh dengan perjuangan yang keras. Kerja kerja dan kerja. Untuk itu nanti tidak banyak kumpul-kumpul lagi, langsung turun ke lapangan,” terang Moeldoko memberikan semangat kepada ribuan orang yang hadir.

Moeldoko ditemani relawan Artis Jokowi menyanyi bersama relawan dengan judul ‘Jokowi Wae’. Semua peserta yang hadir ikut bernyanyi dan bergoyang bersama Moeldoko yang mengenakan kaos hitam bertulikan 01 Oke.

“Jokowi wae mas, Jokowi wae. Jokowi wae mas, Jokowi wae. Jokowi wae, ojok liane, Jokowi wae,” kata Moeldoko diikuti semua peserta Apel Akbar Posko Relawan 01 yang hadir.

Orasi-Orasi Politik Kebangsaan 

Setelah Moeldoko tampil, tampak naik ke panggung melakukan orasi adalah Beni Ramdani selaku Direktur Tim Kampanye Daerah DKI Jakarta. Dalam orasinya Beni mengajak semua para peserta Apel Akbar Posko Relawan 01 untuk turun ke lapangan dengan mengetuk pintu-pintu masyarakat.

Menurutnya, perjuangan sesungguhnya adalah dimasa mendekati masa tenang dan ini sudah tinggal beberapa hari lagi. Semua para relawan harus maju dan jangan ada kata mundur kalau ingin pak Jokowi menang lagi.

“Kita harus lawan isu-isu politik yang menggunakan agama untuk menjatuhkan Jokowi. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan terulang kembali, sebab mereka akan menggunakan cara-cara lama,” tukas Beni.

Beni menambahkan bahwa dalam hal ini Posko Relawan 01 sebagai garda terdepan untuk membentengi isu-isu di bawah dan terdepan melakukan sosialisasi keberhasilan pak Jokowi selama menjabat presiden.


Sementara itu Prasetyo selaku Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta yang juga berorasi diatas panggung mengajak para relawan Posko Relawan 01 jangan pernah takut kalau terjadi apa-apa. Katanya, sekarang bukan saatnya untuk mengalah, kalau kelompok lain menyerang kita serang, kalau kelompok lain hantam kita akan hantam, kalau kelompok lain maju kita harus lebih maju.

“Dalam segala hal kita harus terdepan, jangan sampai kita dipermainkan dengan isu-isu murahan yang ingin menjatuhkan Jokowi. Jangan pernah takut saya bertanggung jawab kalau ada apa-apa,” tegasnya.

Kata Prasetyo, pertarungan kali ini bukan hanya memenangkan Jokowi semata, akan tetapi ini adalah pertarungan melawan kelompok-kelompok radikal yang ingin mengganti ideologi Pancasila. Dimana, mereka selalu berpolitik dengan pandangan mereka sendiri tanpa melihat bagaimana bangsa ini didirikan.

“Kelompok ini lebih banyak di kubu sebelah dan ditampung disana. Kita harus lebih waspada dan jangan ragu maju terus pantang mundur,” pungkasnya.

Selain itu hadir Haidar Alwi Ketua Umum Relawan Nusantara Jokowi Dua Periode (RNJ2P) yang dikenal sebagai tokoh masyarakat Anti Intoleransi. Sebagai Dewan Pengarah Posko Relawan 01 dirinya mengatakan, saat ini kelompok-kelompok radikal berbau agama dan Intoleransi menjadi lawan kita.

Kata Haidar, pak Jokowi adalah orang presiden pertama yang berani membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Karena itu keberanian pak Jokowi ini harus didukung demi tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa.

“HTI memiliki agenda mengganti Pancasila dan UUD 1945 dengan sistem khilafah dan kelompok ini semakin menguat sejak dibubarkan oleh Jokowi. Karena itu kita lebih waspada dan mawas diri, sejak dibubarkan anggotanya tersebar dimana-mana.

Penanggung Jawab ARJ ini juga menjelaskan, kemenangan Jokowi-Amin bukan hanya menjadi harapan kita saja sebagai simpatisan dan pendukung Jokowi-Amin. Katanya, kemenangan Jokowi-Amin menjadi harapan semua umat Islam di dunia.

“Kelompok HTI berdiri sejak 1983 di Indonesia dan baru dibubarkan pada 2018 ini. Sementara di negara lain sudah dibubarkan di banyak negara-negara Islam lainnya. Akan tetapi di Indonesia baru pak Jokowi saja yang berani membubarkan HTI,” ujar Haidar.

Menurut Haidar, HTI hadir berkedok Islam, mereka sangat paham agama, tekun beribadah dan rajin mengaji. Tetapi tujuan mereka adalah kekuasaan dan ingin mengganti Pancasila karena dinilai kafir karena tidak sepaham dengan kelompoknya,” tutupnya. (Arianto).
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub Kemenkes KEMENPAN-RB Kemenperin Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang MDMC Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini