Kodam XIX Tuanku Tambusai menggelar audiensi strategis bersama Kelompok Cipayung Plus di Ruang Yudha Lt II Makodam XIX/TT, Kamis, 7 Mei 2026. Pertemuan itu menjadi ruang dialog awal antara satuan baru TNI AD dengan kelompok mahasiswa di Riau dan Kepulauan Riau.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo S.A.P., M.M., CHRMP hadir langsung bersama pejabat utama Kodam. Agenda utama pertemuan membahas dinamika kebangsaan, stabilitas wilayah, hingga peran generasi muda menghadapi perubahan sosial dan arus informasi digital.
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Dialog dengan Mahasiswa
Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka. Sejumlah perwakilan Cipayung Plus menyampaikan pandangan kritis terkait pendidikan, isu sosial, hingga tantangan pembangunan daerah di Riau dan Kepulauan Riau.
Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo mengatakan Kodam XIX Tuanku Tambusai ingin membangun pola komunikasi yang lebih cair dengan kalangan mahasiswa. Menurut dia, generasi muda memiliki posisi penting dalam menjaga persatuan nasional.
“Kodam XIX Tuanku Tambusai hadir sebagai satuan baru yang siap mengawal stabilitas wilayah Riau dan Kepri. Kami ingin membangun komunikasi yang jujur dan produktif. Mahasiswa adalah mitra strategis dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan bangsa,” ujar Agus Hadi Waluyo.
Belakangan, forum-forum seperti ini mulai sering dilakukan sejumlah institusi negara. Bukan tanpa alasan. Di tengah derasnya arus media sosial, ruang dialog langsung dinilai lebih efektif meredam kesalahpahaman sekaligus membangun kepercayaan publik.
Peran Generasi Muda Dinilai Makin Krusial
Dalam diskusi itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga ketahanan nasional. Terutama saat informasi bergerak cepat dan sering kali bercampur dengan disinformasi.
Suasana diskusi beberapa kali terasa hangat. Sejumlah peserta mahasiswa tampak menyampaikan kritik dengan lugas, sementara jajaran Kodam merespons secara terbuka. Pola komunikasi seperti ini jarang terlihat beberapa tahun lalu.
Kodam XIX Tuanku Tambusai menilai sinergi dengan kelompok intelektual muda perlu terus diperkuat agar stabilitas wilayah tetap terjaga. Terlebih, Riau dan Kepulauan Riau menjadi kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan jalur internasional.
Audiensi itu sekaligus menandai upaya Kodam XIX Tuanku Tambusai membangun pendekatan yang lebih adaptif, responsif, dan terbuka terhadap perkembangan zaman di wilayah teritorial barunya.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar