Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

P2P LIPI Luncurkan Basis Data Hasil Survei dan Kertas Kebijakan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pusat Penelitian Politik (P2P) Lembaga lImu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar peluncuran basis data (database) hasil survei tentang Pemilu Serentak 2019 pada Senin (02/12) dan Penguatan Demokrasi yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu April-Agustus 2019. Di hari yang sama, P2P LIPI juga meluncurkan kertas kebijakan (policy paper) yang merekomendasikan perubahan sistem pemilu serentak lima kotak, sebagai tindak lanjut dari hasil survei dan kajian kualitatif yang telah dilakukan.

Basis data yang diluncurkan berjudul "Database Pemilu Serentak 2019 dan Penguatan Demokrasi." Basis data ini berisi hasil survei yang memotret evaluasi Pemilu Serentak 2019 melalui kacamata pemilih, sekaligus persepsi responden mengenai perkembangan demokrasi di Indonesia.

Prof. Dr. Firman Noor, MA selaku Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI dalam sambutan pembukaan mengatakan, Pembahasan hasil survei dalam basis data ini dipilah menjadi enam bagian: (1) pendahuluan dan metodologi; (2) evaluasi ekonomi dan kinerja pemerintah; (3) partisipasi politik dan political engagement warga; (4) evaluasi kampanye, proses, dan hasil pemilu; (5) perilaku pemilih; dan (6) dukungan terhadap demokrasi dan persepsi tentang isu-isu reformasi.

"Selain basis data, P2P LIPI juga mengeluarkan kertas kebijakan (policy paper) berjudul "Menuju Pemilu Serentak yang efektif dan Demokratis", yang merupakan hasil kajian lanjutan pasca survei persepsi publik dilakukan, Dalam kertas kebijakan ini, P2P LIPI menyoroti beberapa hal mengenai evaluasi Pemilu Serentak 2019 baik dari sisi positif maupun negatif," jelas Firman saat Launching Basis Data Hasil Survei dan Kertas Kebijakan Mengenai Rekomendasi Perubahan Sistem Pemilu Serentak Lima Kotak di Ruang Seminar LIPI Jakarta. Senin (02/12)

Pada kesempatan yang sama, Wawan Ichwanuddin, S.Sos, M.Si selaku Koordinator Basis Data Hasil Survei dan Kertas Kebijakan menjelaskan, Terdapat empat hal yang patut diapresiasi dari Pemilu Serentak 2019.

-  Pertama, naiknya partisipasi pemilih.
-  Kedua, secara umum Pemilu Serentak 2019 berlangsung bebas serta jujur dan adil jurdil).
-  Ketiga, pasangan presiden dan wakil presiden terpilih didukung oleh mayoritas kursi di DPR, yang diharapkan dapat memperkuat efektivitas pemerintahan presidensial.
-  Keempat, naiknya presentase keterpilihan caleg perempuan di DPR, yaitu sebesar 20.56%, yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah pemilu di Indonesia.


Di sisi lain, kata Wawan, terdapat enam hal yang masih menjadi persoalan dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

-  Pertama, jatuhnya ratusan korban jiwa di kalangan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pengawas dan pengamanan pemilu, yang diduga akibat beban kerja yang terlalu berat saat Pemilu Serentak 2019.
-  Kedua, selain bagi penyelenggara, pelaksanaan pemilu serentak dengan menyoblos lima surat suara, dinilai menyulitkan bagi pemilih.
-  Ketiga, di tataran yang lebih teknis, masih ada persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan kendala distribusi logistik.
-  Keempat, masih maraknya politik uang yang secara substansi akan berdampak pada kualitas pemilu.
-  Kelima, dari segi hasil, jumlah calon anggota DPR petahana (incumbent) yang terpilih kembali mengalami kenaikan yang signifikan yang diduga akibat praktik gentong babi (pork-barrel) yang dilakukan caleg petahana.
-  Keenam, gejala dinasti politik tetap dihasilkan di Pemilu Serentak 2019, sebagai salah satu akibat dari sistem proporsional terbuka yang mengedepankan pengaruh personal, dibanding partai politik.

Menurutnya, Berdasarkan kajian yang telah dilakukan terhadap Pemilu Serentak 2019, kertas kebijakan yang ditawarkan P2P LIPI ini merekomendasikan tiga hal.

Pertama, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap persoalan penyelenggaraan dan dampak dari Pemilu Serentak 2019, yang melibatkan berbagai kalangan, termasuk tim independen.

Kedua, perubahan skema pemilu harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembahasan perbaikan sistem pemilu, yang mencakup isu perubahan sistem menjadi kombinasi antara proporsional terbuka dan tertutup, ambang batas parlemen dan presiden, besaran daerah pemilihan, pengaturan kampanye yang lebih memfasilitasi debat program, dsb.

Ketiga, kertas kebijakan ini memandang salah satu alternatif yang terbaik untuk menggantikan pemilu serentak lima kotak adalah skema pemilu serentak nasional dan pemilu serentak lokal. Sebagai proses transisi, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah penyesuaian akhir masa jabatan baik kepala daerah maupun anggota DPRD, jika pemilu serentak nasional tetap diselenggarakan sesuai jadwal yang ada saat ini; memasukkan revisi UU Pemilu dan UU Pilkada ke dalam Prolegnas 2020; penyusunan dan pelaksanaan tahapan penyelenggaraan pemilu serentak nasional dan pemilu serentak lokal. (Arianto)




Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anti Korupsi Arisan Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture G30S/PKI GAAS Games Ganja Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Lakalantas Lalu Lintas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Online Opini Organisasi Ormas Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Papua Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC PDI Perjuangan pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengajian Pengamanan Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Senjata Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini