Aktris papan atas China, Zhao Lusi, baru saja mengukir prestasi sosial yang signifikan. Lewat aksi filantropinya, ia berhasil menggerakkan roda ekonomi petani di kampung halamannya.
Pada Rabu (28/1), bintang drama Hidden Love ini menggelar sesi live streaming maraton selama tujuh jam. Fokusnya bukan promosi merek mewah, melainkan membantu penjualan hasil panen raya di Sichuan.
Langkah ini menjadi istimewa karena skema finansial yang diterapkan. Zhao Lusi secara tegas menolak mengambil komisi sepeser pun dari total penjualan yang masuk selama sesi berlangsung.
Bahkan, platform media sosial Xiaohongshu turut memberikan dukungan penuh. Mereka menghapus seluruh biaya layanan transaksi, sehingga keuntungan penjualan murni 100 persen diterima langsung oleh para petani.
Data menunjukkan dampak ekonomi yang luar biasa. Total transaksi menembus angka 30 juta RMB atau setara Rp73 miliar, sebuah angka fantastis untuk produk agrikultur dalam sehari.
Antusiasme publik terlihat sejak awal dimulai. Hanya dalam waktu 60 menit pertama, nilai transaksi sudah menyentuh Rp24,3 miliar dengan volume pesanan yang terus membengkak.
Sebanyak 830 ribu paket produk, atau setara dengan 1.400 ton hasil tani, ludes terjual. Komoditas seperti beras, cabai, hingga buah khas Sichuan habis dalam waktu singkat.
Aksi ini semakin menuai simpati karena kondisi kesehatan sang aktris. Meski sedang dalam masa pemulihan akibat aphasia, Zhao Lusi tetap menunjukkan dedikasi profesional di depan kamera.
Selama tujuh jam siaran, ia tercatat hanya mengambil jeda singkat sebanyak dua kali. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh stok produk petani habis terjual sebelum menutup sesi.
Sebagai informasi, Zhao Lusi merupakan ikon global yang kini tengah naik daun. Selain kesuksesan di layar kaca, ia juga dipercaya menjadi wajah merek internasional seperti Versace dan Bulgari.
Penulis Lakalim Adalin
Editor Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar