Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Polisi Unit Cyber Polrestro Jakarta Barat Tangkap Pelaku Penyebaran Ujaran Kebencian Melalui Medsos


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Polisi unit Cyber Polres Metro Jakarta Barat kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebar ujaran kebencian melalui media sosial.  Setelah sebelumnya anggota polisi besutan Kombes Pol Hengki Haryadi,SIK.,MH,  telah menangkap oknum seorang pilot.

Kali ini, anggotanya menangkap dua pelaku menyebarkan informasi yang di tujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku agama, ras dan antar golongan (SARA) dengan kata-kata yang tidak senonoh kepada aparat TNI maupun Polri saat melakukan pengamanan aksi 22 Mei 2019.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi,SIK.,MH,  mengatakan, kedua pelaku tersebut yakni berinisial HW (32) dan DS (26), mereka di tangkap di dua tempat berbeda, satu pelaku ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat, dan satu Pelaku di tangkap di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Mereka di tangkap lantaran kedapatan memprovokasi dengan menyebutkan dan melemparkan Kotoran Manusia kepada aparat Keamanan melalui media sosial baik melalui, whatsapp, instagram, maupun facebook.


"Melalui Patroli dan penyelidikan oleh anggota Siber Polres Metro Jakarta Barat yang di pimpin oleh Kanit Krimsus AKP Rulian Syauri dan Kasubnit Cyber Iptu Rizky berhasil di lakukan penangkapan terhadap dua tersangka," ujar Kapolres,  Senin (27/05/2019).

Ia menambahkan, kedua pelaku ini berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

Dia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan patroli siber terhadap orang-orang yang melakukan tindak pidana ITE, karena memang sangat mengkhawatirkan apakah ini sifatnya hoax atau memprofokasi.

Banyak kejadian-kejadian di lapangan semakin brutal akibat provokasi. Oleh sebab itu, kita harus memberikan efek jera.

"Jarimu akan mengantarkanmu ke penjara, jika tidak kamu pergunakan secara tepat," Tegasnya.

Masih dikatakannya, dari penangkapan itu, barang bukti yang disita, antaranya satu unit ponsel, satu buah helm, dan satu buah jaket.

"Mereka kita jerat pasal 45 A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UURI No 1 1 tahun 2008 tentang ITE," Tandasnya. **

Watawan DNM :  Imam Sudrajat
Share:

Dukung Keputusan KPU, Gerakan Pemuda Selamatkan Demokrasi (GPSD) : Tolak Segala Bentuk Tindakan Makar


Duta Nusantara Merdeka | Serang
Puluhan Pemuda yang menamakan diri Gerakan Pemuda Selamatkan Demokrasi (GPSD) Banten melakukan aksi mendukung KPU, aksi damai tersebut dilakukan di KPU Provinsi Banten pada Selasa, (21/5/2019) yang lalu.

Dilansir Media Dnewsradio.com, Senin (27/5), Irham Baiquni, Koorlap Aksi Damai mengatakan, penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sudah bekerja maksimal dan patut diberikan apresiasi.

“KPU RI sebagai lembaga penyelanggara pemilu sudah bekerja secara maksimal, mestinya mendapat apresiasi yang baik oleh publik Indonesia. Mereka berkerja untuk terus memompa ruh demokrasi yang sehat, mendidik, dan menjadi sebuah sistem kenegaraan yang tepat dan dapat memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, perlu kiranya rakyat bergerak untuk menyuarakan sebuah kebenaran dan dukungan moril yang semata–mata untuk menjaga ruh demokrasi di Indonesia,” kata Irham

Ia menambahkan bentuk dukungan tersebut perlu disuarakan melalui aksi tersebut, dengan beberapa point yang disuarakan.


“Aksi kali ini merupakan bentuk gerak dukungan dari GPSD Banten dimana kami membawa beberapa point, pertama mendukung penuh hasil keputusan KPU sebagai lembaga negara yang independen, kedua negara Indonesia adalah negara hukum, apapun yang menyangkut permasalahan hukum haruslah diselesaikan dengan jalan yang termaktub di dalam perundang-undangan yang berlaku, ketiga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas negara,” ujarnya dalam aksi tersebut.

Lebih jauh ia menegaskan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh kelompok tertentu.

“Jangan mau terprovokasi, dan dipecah belah olek kelompok-kelompok tertentu yang punya kehendak menggerogoti ideologi pancasila. Tolak segala bentuk tindakan makar yang berpotensi menghancurkan sendi-sendi kehidupan bernegara dan bermasyarakat,” lanjutnya.

Masih ditempat yang sama ia menegaskan, adili orang-orang yang melecehkan negara.


“Tangkap dan adili orang-orang yang selalu melecehakan institusi negara tanpa fakta dan tanpa pertimbangan kemanusiaan. Rebut kembali jati diri bangsa yang mulai hilang karena pengaruh kelompok-kelompok tertentu yang eksrim dan membahayakan,” tegasnya.

Ia berharap agar bulan suci Ramadhan tetap terjaga dan kondusif.

“Mengingat aksi ini kami lakukan dibulan puasa 1440 H, mari jalankan ibadah puasa Ramadhan tahun ini dengan rasa tenang, damai, dan tanpa ujaran kebencian,” pungkasnya. **
Share:

Rezim Jokowi Melebihi Otoriter di Zaman Orba

Hans Suta, SH

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dokter atau para medis lainnya merupakan bagian dari komunitas utama yang dibutuhkan dalam dunia kesehatan sangat mungkin terlibat dalam suasana perang atau konflik sosial. 

Dalam Hukum Humaniter Internasional mengikat tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan pada korban dari pihak manapun tanpa pandang bulu. Mereka memberikan bantuan kesehatan kepada penduduk sipil yang terluka dalam konflik tanpa membedakan suku, ras dan agama. 

Dalam Konvensi Jenewa I 1949 dan Protokol Tambahan I 1977 melindungi tenaga kesehatan dari serangan langsung saat perang atau konflik, selama mereka tidak ikut berperang atau konflik secara langsung. 

Namun dalam kenyataanya masih banyak petugas medis yang menjadi korban atau menjadi sasaran perang dengan serangan. Itu terlihat pada demo damai dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNRC) di depan Bawaslu, Selasa (21/5) dan Rabu(22/5).

Petugas medis yang termasuk dalam Palang Merah Internasional, Perhimpunan Relawan harus dihormati dan dilindungi. Hal ini terdapat di dalam Konvenis Jenewa I 1949 dalam Pasal 24: Anggota dinas kesehatan yang dipekerjakan khusus untuk mencari atau mengumpulkan, mengangkut atau merawat yang luka dan sakit maupun personil yang dipekerjakan khusus dalam administrasi kesatuan kesehatan harus dihormati dan dilindungi dalam segala keadaan. 

Hal ini juga dipertegas oleh Protokol Tambahan I 1977 dalam Pasal 12 Ayat 1 yang menyatakan : bahwa satuan-satuan kesehatan harus setiap saat selalu dihormati dan dilindungi dan tidak boleh menjadi sasaran serangan.

"Yang terjadi pada para medis yang bertugas di mobil Dompet Dhuafa kami nilai luar biasa kejam dan brutal. Bayangkan saja, bukan saja kaca-kaca yang dihancurkan oleh aparat beseragam hitam - hitam, tapi juga para medis yang bertugas kemanusiaan dihajar secara brutal secara bersama - sama." Kata Suta Widhya SH dari IKB-UI pada Jumat (24/5) siang di Jakarta. 

"Selayaknya petugas keamanan yang diterjunkan dibekali pengetahuan bagaimana perlindungan petugas medis. Petugas medis harus mendapat perlindungan dalam konflik. Perlindungan Petugas Medis dalam Konflik di Afgahnistan, Konvensi Jenewa I - 1949 dan Protokol Tambahan I 1977, " lanjut Suta.

Menurutnya, rezim yang berkuasa saat ini seakan haus darah, sehingga korban tewas dan hilang tidak jelas hari ini berapa sesungguhnya. Zaman Orde Baru (Orba) tidak separah rezim yang ada saat ini.

Suta membandingkan perlakuan aparat saat Rezim Orde Baru, berhenti memukul setelah massa lari. Tapi, saat ini sampai ke kampung - kampung bahkan massa yang sudah masuk ke b dalam mesjid pun diserang petugas. 

Dirinya miris melihat video anak muda yang dianiaya di tanah lapang tanpa berbuat apapun. Tendangan sepatu laras besi, pentungan popor senjata, dan tinju pasukan hitam - hitam viral dimana - mana.

"Ini harus dihentikan. Tidak boleh ada senjata dengan peluru tajam. Untuk itu kami himbau agar Komnas HAM segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF)." Tutur Suta lebih lanjut. 

Saat ini telah terjadi krisis kepercayaan terhadap hasil Pemilu 2019 yang diduga keras terjadi aneka  pelanggaran dan kejahatan politik. Mulai dari pemberian amplop oleh petahana, contekan atau kisi-kisi pertanyaan yang telah dibocorkan KPU kepada petahana, pemberian amplop oleh oknum caleg sebanyak 400.000 amplop, memakai fasilitas negara, menggalang birokrat untuk  mendukung petahana, menggalang kades, pencoblosan awal untuk Pemilu Luar Negeri di Malaysia dan banyak  lainnya.

"Semua itu belum termasuk  permainan dari institusi penegak hukum yang seharusnya netral namun ternyata berpihak pada petahana. Ini semua nyata dan terlihat vulgar di depan mata rakyat. Bagaimana mungkin itu bukan kecurangan bahkan kejahatan Demokrasi?" Heran Suta menutup pembicaraan. ** 

(Rel)
Share:

Dialog Kolase Nusantara, Pengamat : Ini Bukan People Power Tapi Elite Power


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Serang - Kolase Nusantara melaksanakan kegiatan Dialog kebangsaan dengan tema pegang teguh pancasila, Dinamika pemilu 2019 takan mampu goyahkan NKRI , kegiatan ini dilaksanakan di rumah makan "S" Risky, Ciceri , Kota Serang.

Kegiatan ini dihadiri oleh tiga orang Narasumber yaitu Nana Subana koordinator Umum Jrdp , Hifdzi ridho sebagai Direktur Ciujung Institute, Rohman Al Bantani Akademisi.

Membahas tentang pasca PEMILU dengan bisingnya  People Power Rohman selaku akademisi mengangkat bicara.

" kita harus berhati-hati dengan apa yang terjadi hari ini tentang kerusuhannya tadi malam hingga saat ini masih tegang di jakarta, boleh jadi itu ulah Hoax karena adanya berita-berita yang tidak benar , saat ini media sosial bisa jadi komponen yang sangat penting untuk menjaga kesatuan dan persatuan " .

Rohman selaku akademisi membahas tentang kerusuhan pasca pemilu semalam dikaitkan dengan banyaknya Hoax yang beredar. 


Baru-baru ini ada istilah people power jangan-jangan itu bukan people power tapi elite power kata Hifdzi ridho sebagai Direktur Ciujung Institute didalam forum diskusi kebangsaan.

iya ikut angkat bicara tentang kebisingan pasca pemilu ini menurut Hifdzi Rakyat dibohongi, ini bukan People power tapi elite power ini adalah satu hal yang harus kita tandai bahwa semakin kita menumbukan pandangan kritis maka kita akan memisahkan diri untuk berpikir dan bersungguh-sungguh untuk tergerak membela bangsa negara tetapi bukan hanya menjadi pion-pion para elite politik ,dari peristiwa hari ini bisa kita simpulkan kita jangan mau dibohongi oleh para elite politik yang nyatanya mereka hanya menjadikan kita sebagai pion-pionnya untuk turun ke jalan tetapi mereka tidak ada saat turun kejalan .

Dengan forum yang sama pun Nana Subana koordinator Umum JRDP Menolak gerakan People Power yang saat ini sedang ramai-ramainya diberitakan.

People power adalah imbas dari proses pemilu yang sedang berlangsung , karena ketidak puasan hasil yang didapat oleh salah satu kelompok politik katakanlah pasangan capres dan pendukungnyalah , dengan dalih gerakan mengepung jakarta melalui gerakan jalanan menggunakan people power, dalam konteks kenegaraan demokrasi, kalo hanya bersuara dan turun kejaran itu sah, tetapi kalo melakukan pengerusakan terhadap kekuasaan yang sah itu makar, tinggal dimaknai saja kalo gerakan people power hanya mengekspresikan ya boleh-boleh saja , tetapi jika gerakan itu merujuk kepada kerusuhan kita sebagai anak bangsa menolak itu,  Kami JRDP Menolak jika gerakan itu mendorong situasi nasional yang tidak stabil. **

-Nana Subana
Koordinator Umum Jrdp
Share:

PT KAI Gelar Pelepasan Mudik Gratis 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberangkatkan 2.620 pemudik gratis. Jumlah itu naik 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak 1.520 tempat duduk.

Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengangkat tanda sinyal berangkat saat melepas penumpang peserta 'Mudik Bareng KAI' menggunakan kereta api Brantas jurusan Blitar, Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

"Sebanyak delapan perjalanan disediakan meliputi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pemberangkatan mudik gratis dimulai pada Minggu, 26 Mei 2019 dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat," ujar Edi kepada awak media.

Edi mengatakan, mudik pada tahun ini meningkat hingga dua kali lipat dibanding tahun 2018.

Edi menuturkan, sejak pendaftaran mulai dibuka pada 26 April 2019 lalu, sebanyak 4.351 orang lebih telah mendaftar untuk menjadi peserta mudik gratis ini melalui website mudikbumn.co.id. Setelah proses verifikasi, pendaftar yang dinyatakan lolos berhak mengikuti program ini sejumlah 2.620 penumpang.

"Untuk arus mudik keberangkatan mudik gratis dimulai pada 26-27 Mei 2019 dengan tujuan Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi, dan Pasar Senen-Blitar. Sedangkan arus balik dimulai pada 15-16 Juni 2019 dengan tujuan arah sebaliknya," tambah Edi.

"Kami berharap program mudik gratis ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga di tahun berikutnya program ini dapat terus berlanjut," tutup Edi.(Arianto)




Share:

Presiden Jokowi Bertemu Pedagang Korban Penjarahan 22 Mei


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo kembali menerima salah seorang pedagang korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Kali ini giliran Usma (64), pedagang kelontong di Jalan Wahid Hasyim, yang bertemu dengan Kepala Negara.

Usma diterima Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 Mei 2019. Ia datang sendiri sekitar pukul 09.30 WIB.

Selesai pertemuan sekitar pukul 10.15 WIB, Usma keluar Istana Merdeka dengan menumpangi golf cart yang dikemudikan anggota Paspampres. Di hadapan awak media, Usma kemudian bercerita mengenai pertemuannya dengan Presiden.

"Ini dikasih baju paja. Tiga ini. Gantinya baju saya kan habis dijarah," ujar Usma kepada para jurnalis.

Usma mengaku, bukan hanya pakaiannya yang habis. Barang dagangannya berupa rokok dan minuman pun ludes dijarah massa pericuh.


"Kerugian ya sekitar 20-an (juta) lah. Dikasih (modal) sudah. Cukup, terima kasih banyak, alhamdulillah," ungkapnya.

Pria yang sudah berjualan selama 25 tahun ini mengaku diminta Presiden agar berjualan lagi dan bekerja keras. Ia pun hanya berharap kondisi Ibu Kota akan kembali kondusif.

"Saya minta aman-aman aja Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya, pada 24 Mei 2019, Presiden Joko Widodo menerima Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang juga menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019. Keduanya pun berharap sama, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.(Arianto)



Share:

Kingston Launching Next-Gen KC2000 NVMe PCIe SSD


Duta Nusantara Merdeka | Taipei, Taiwan
Kingston Technology, pemimpin dunia dalam produk memori dan solusi teknologi, hari senin,(27/05) memperkenalkan KC2000 baru, M.2 NVMe ™ PCIe SSD next generation  untuk pengguna perusahaan.

SSD PCIe KC2000 NVMe Kingston menghadirkan kinerja yang kuat menggunakan kontroler Gen 3.0 x 4 terbaru dan TLC NAND 96-layer 3D. Menawarkan kecepatan baca dan tulis yang superior, masing-masing hingga 3.200 dan 2.200 MB / s1, KC2000 memberikan kinerja dan daya tahan yang luar biasa, dan meningkatkan alur kerja di sistem desktop, workstation dan komputasi berperforma tinggi (HPC).

KC2000 adalah drive enkripsi diri yang mendukung perlindungan data ujung ke ujung menggunakan enkripsi 256-bit AES Hardware dan memungkinkan penggunaan vendor perangkat lunak independen dengan solusi manajemen keamanan TCG Opal 2.0 seperti Symantec ™, McAfee ™, WinMagic® dan lain-lain. KC2000 juga memiliki dukungan Microsoft eDrive, spesifikasi penyimpanan keamanan untuk digunakan dengan BitLocker.

KC2000 dirancang untuk penggunaan klien berkinerja tinggi terutama beban kerja intensif pada PC dan workstation yang menuntut kecepatan dan keandalan.

“Drive ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar, tersedia dalam beberapa kapasitas hingga 2TB2 dan form factor M.2nya menghemat ruang. KC2000 adalah SSD yang sempurna untuk pengguna yang mencari peningkatan penyimpanan terbaik. "

KC2000 NVMe PCIe SSD tersedia dalam kapasitas 250GB, 500GB, 1TB dan 2TB2 dan didukung oleh garansi lima tahun dan dukungan teknis gratis. (Arianto)



Share:

OVO, Grab dan Tokopedia Gelar 'Festival Patungan Untuk Berbagi'


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
OVO, Grab dan Tokopedia menggelar “Festival Patungan Untuk Berbagi” di delapan (8) kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, yang menampilkan berbagai merchant dan hiburan bagi para pengunjung pada tanggal 25 - 26 Mei 2019 di Parkir Selatan, Senayan.

Selain menghadirkan berbagai hiburan, pengunjung festival dapat berpartisipasi dalam acara buka puasa bersama anak yatim serta menyaksikan penyerahan donasi program “Patungan Untuk Berbagi” yang dilakukan serentak di 8 kota besar di Indonesia.


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya mengatakan, “Di tengah keresahan yang terjadi pekan ini di ibukota, Jakarta aman-aman saja, saatnya kita kembali mengingat bahwa pada hakikatnya, kita merupakan bagian dari sebuah komunitas dan keluarga besar. Di bulan Ramadan, setiap perbuatan baik dilipatgandakan pahalanya, terlebih saat melibatkan anak yatim dan piatu.

"Gerakan sosial ini menegaskan betapa pentingnya peran teknologi dalam menyebarkan kebaikan serta menghadirkan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat," ujar Anies saat jumpa awak media hari Minggu, (26/5) di Parkir Selatan, Senayan.


Saya berharap, lanjut Anis, lebih banyak orang yang akan bergabung dalam kegiatan ini dan menjadi bagian dari masa depan anak yatim dan piatu.

Managing Director, Grab Indonesia, Neneng Goenadi menegaskan betapa pentingnya pendidikan untuk anak yatim, piatu, dan kurang mampu, sehingga menjadi fokus utama program ini dan ketiga perusahaan akan melipatgandakan setiap donasi yang terkumpul, sampai dengan Rp10 miliar.

"Gelombang pertama penyaluran donasi ini disalurkan lewat Rumah Yatim dalam bentuk beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim piatu dan kurang mampu untuk menjamin pendidikan yang lebih layak dan berkesinambungan," tutup Neneng.(Arianto)



Share:

KSPI Gelar Aksi ke Komnas HAM serta Mahkamah Konstitusi Tanggal 28 Mei 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia  (KSPI) menggelar Konferensi Pers terkait rencana aksi KSPI ke Komnas HAM dan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 28 Mei 2018, hari Senin, 27 Mei 2019 pukul 11.00 - 12.00 wib bertempat di Hotel Mega Proklamasi. Menteng, Jakarta Pusat, dihadiri Presiden KSPI Said Iqbal dan beberapa pimpinan buruh yang lain.

Said Iqbal selaku Presiden KSPI menjelaskan rencana aksi KSPI ke Komnas HAM untuk mendesak dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) terkait kematian pengujuk rasa pada tanggal 22 Mei 2019 dan kematian ratusan petugas KPPS.

Selain itu, lanjut Iqbal, rencana aksi KSPI ke Mahkamah Konstitusi selama persidangan sengketa Pilpres, untuk mengawal langkah konstitusi yang diambil Prabowo - Sandi.

Terkait Posko Pengaduan THR

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyerukan kepada para pengusaha untuk membayarkan THR kepada para buruh sesuai dengan Permenaker No. 06/2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang besarnya minimal 1 bulan upah.

Bagi pekerja yang memiliki masa kerja di bawah 1 tahun, THR-nya dibayarkan proporsional sesuai jumlah bulan bekerja. Contoh orang yang baru bekerja 3 bulan, maka THR nya dibayar 3/12 kali upah yang diterima per bulan.

"KSPI membuka posko pengaduan THR di kantor-kantor cabang KSPI/FSPMI di Jakarta, Bogor, Tangerang, Serang, Cilegon, Bekasi, Depok, Karawang, Purwakarta, Bandung, Cimahi, Cianjur, Semarang, Jepara, Kendal, Demak, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Pasuran, Medan, Deli Serdang, Labuhanbatu, Aceh, Batam, Bintan, Bengkulu, Makassar, Balikpapan dan kota-kota industri lainnya," tutup Iqbal.(Arianto)



Share:

Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Mahkamah Konstitusi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak untuk menghormati Mahkamah Konstitusi (MK) karena MK adalah lembaga negara yang dibentuk oleh Konstitusi dan Undang-Undang. Selain itu MK juga merupakan penjaga konstitusi yang menjadi landasan utama tegaknya negara.

Oleh karenanya, Presiden meminta kepada semua pihak untuk tidak merendahkan lembaga penjaga konstitusi ini.

"Lembaga ini dibentuk oleh ketatanegaraan kita agar memiliki sebuah trust dari publik. Jangan sampai dilecehkan seperti itu," kata Kepala Negara di Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019.

Dirinya berharap agar para tokoh dan elite politik memberikan teladan yang baik dalam penegakan konstitusi dan penghormatan terhadap sistem tata negara Indonesia.

"Jangan senang merendahkan sebuah institusi. Saya kira enggak baik. Ini kepada siapapun ya," tandasnya.(Arianto)





Share:

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Gelar Rampcheck Di Bandara Soekarno-Hatta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti melaksanakan rampcheck guna memastikan kesiapan bandara, maskapai penerbangan beserta stakeholder penerbangan terkait dalam menghadapi angkutan lebaran Tahun 2019, hari minggu. (26/5)

Pelaksanaan rampcheck tersebut juga ditinjau langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur Bandar Udara Pramintohadi Sukarno, Direktur Keamanan Penerbangan Dadun Kohar, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah I Herson, Executive General Manager Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta, M Suriawan Wakan serta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Rampcheck tersebut dimulai dengan pengecekan terhadap kesiapan armada pesawat yang dilakukan secara random. Dapat disampaikan bahwa dari 542 armada angkutan udara, 92 persen dipastikan dapat digunakan untuk melayani kebutuhan angkutan lebaran 2019 yaitu maskapai Garuda Indonesia, Batik Air, Sriwijaya Air, Lion Air, Citilink, Air Asia Indonesia, Wing Air, NamAir, Trigana Air, TransNusa, Susi Air, Xpress Air.

Selain itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti beserta jajaran juga melakukan inspeksi di Airport Operation Control Center (AOCC) guna memastikan bahwa operation control dari bandara terkait pelayanan di bandara berjalan efektif. AOCC merupakan fasilitas pengelolaan sistem bandara yang di dalamnya banyak stakeholder terdiri dari PT. Angkasa Pura II, maskapai, CIQ, Ground Handling Agent, Pertamina hingga Air Traffic Control.

“Dalam tinjauan yang dilakukan terdapat koordinasi yang baik antar stakeholder di bandar udara seperti penyelenggara bandara, maskapai, AirNav, groundhandling, Bea Cukai. Kolaborasi dan berkoordinasi sangat penting dilakukan, karena jika ada kejadian langsung dapat segera dicarikan solusi melalui Airport Collaboration Decision Making (A-CDM)”, jelas Polana

Polana menyebutkan dalam AOCC yang memiliki 2150 CCTV terdapat ruang control terpadu, keamanan, crisis center.

Selain ke AOCC, Dirjen Hubud melakukan inspeksi ke PT. Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) untuk melihat cara kerja teknik penerbangan dalam melakukan perawatan pesawat. GMF merupakan salah satu industri perawatan pesawat terbang. GMF AeorAsia dapat melakukan perawatan jenis pesawat meliputi: Boeing 737 Classic, Boeing 777, ATR, Boeing 737 New Generation, Airbus A320, Bombardier CRJ, Boeing 747, Airbus A330, Airbus A320Neo dengan ragam jasa perawatan pesawat meliputi: Base Maintenance, Line Maintenance, Component Service, Engine Maintenance, Training Center dan Cabin Maintenance.

Rampcheck juga dilakukan di Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC), dalam pelaksanaannya Polana melihat secara langsung pelayanan penyelenggara teknis dalam memberikan layanan yang baik bagi pengguna jasa angkutan udara. Menurut Polana, tower Air Traffic Controller (ATS) yang merupakan pusat kendali lalu lintas pelayanan transportasi udara ini perlu meningkatkan pelayanan dan pengamanan selama arus mudik Lebaran.

Untuk diketahui saat ini 266 total ekstra flight yang telah disetujui oleh Kemenhub untuk mendukung pelayanan angkutan lebaran domestik dan 45 extra flight untuk rute internasional. Perkiraan puncak arus mudik Lebaran pada 31 Mei 2019 serta puncak arus balik pada 9 Juni 2019.(Arianto)



Share:

Presiden Jokowi Tegaskan Pengusaha Harus Mampu Hadirkan Sentra Ekonomi Baru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam lima tahun terakhir ini, pemerintah telah berusaha membangun infrastruktur secara merata di seluruh penjuru Tanah Air. Pembangunan tersebut utamanya dimaksudkan agar semakin banyak daerah atau wilayah di Indonesia yang menjadi terhubung antara satu dengan lainnya.

Dalam acara Silaturahmi Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan buka puasa bersama anak yatim yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa para pengusaha harus mampu memanfaatkan pembangunan tersebut dengan menghadirkan sentra-sentra ekonomi baru yang membuat perekonomian semakin bergerak.

"Ini tugasnya pengusaha melanjutkan apa yang telah dikerjakan pemerintah ini dengan membangun sentra-sentra ekonomi, pusat-pusat ekonomi, yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya.

Presiden menjelaskan, selama berkeliling Indonesia dari Sabang hingga Merauke, hampir semua wilayah yang ada memiliki masalah yang sama, yakni konektivitas. Maka itu, sejumlah pembangunan fasilitas umum seperti jalan, jalan tol, bandara, dan pelabuhan dilakukan secara besar-besaran.

"Inilah pekerjaan besar kita sehingga dalam lima tahun ini konsentrasi kita pada membangun infrastruktur. Yaitu agar konektivitas antarkota, antarkabupaten, dan antarprovinsi itu betul-betul bisa tersambung," ucap Presiden.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga mengupayakan reformasi birokrasi secara bertahap dengan tujuan utama untuk membuat proses perizinan menjadi semakin mudah. Menurut Presiden, penyederhanaan lembaga mutlak diperlukan agar dapat bekerja dengan lebih efisien dan cepat sehingga meminimalisir adanya tumpang tindih kewenangan.

"Dalam lima tahun ini telah kita bubarkan 23 lembaga yang kita lihat sudah tidak relevan dengan waktu dan zaman yang ada. Ke depan saya kira masih banyak lagi nantinya lembaga-lembaga yang memang tidak kita perlukan yang akan kita hapus dan tiadakan," tuturnya.

Setelah tahapan awal pembangunan nasional melalui pemerataan infrastruktur, kini pemerintah mulai membidik sektor sumber daya manusianya (SDM). Kepala Negara menyadari bahwa pembangunan SDM ini memang tak dapat dilihat hasilnya dengan cepat. Namun, hal ini tetap harus dilakukan agar Indonesia mampu melompat menjadi sebuah negara maju.

"Ini adalah sebuah syarat bagi fondasi fundamental ekonomi kita. Apabila ini tidak kita kerjakan, kita akan masuk kepada middle income trap. Banyak sekali negara-negara yang terjebak di situ dan tidak bisa keluar sehingga tidak bisa melompat masuk pada negara-negara maju," kata Presiden.

Maka itu, Presiden berharap kepada anggota HIPMI dan asosiasi lainnya untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah guna meningkatkan kualitas SDM Indonesia sekaligus menyerapnya ke dalam dunia industri. Terkait hal itu, pemerintah telah menyiapkan pelatihan dan beasiswa besar-besaran untuk peningkatan kapabilitas SDM nasional.

"Link and match antara dunia industri dengan pendidikan ini sangat-sangat dibutuhkan. Saya berharap nanti dari Hipmi ada kerja sama dengan kementerian-kementerian yang ada, dengan daerah, provinsi, kabupaten, dan kota dalam rangka pembangunan sumber daya manusia sehingga lima tahun ke depan ini upgrade dari SDM kita betul-betul kelihatan," tandasnya.(Arianto)


Share:

Banyak Yang Bisa Membeli, Sedikit Yang Bisa Merawat


Duta Nusantara Merdeka |

Oleh : Dede Farhan Aulawi
(Pengamat Sosial)

Saat seseorang belum memiliki sesuatu yang diinginkannya, maka ia menoba membangun mimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpi tersebut agar menjadi kenyataan. Bisa dengan usahanya sendiri atau berusaha meminta ke orang tua atau saudara dan temannya. Namun sayang setelah barang yang diinginkan tersebut dimiliki, ternyata hanya sedikit saja orang yang bisa merawatnya.

Begitu juga jika ilustrasi ini kita bawa ke dalam sebuah perusahaan misalnya, kadangkala pemilik perusahaan ingin sekali meningkatkan daya saing perusahaan dengan membeli mesin – mesin yang canggih dari berbagai negara, tapi hanya sedikit mesin tersebut yang mampu beroperasi karena sebagian besar karyawannya tidak mampu merawat mesin/ aset yang sudah dimiliki. Inilah yang disebut dengan kemampurawatan (maintainability) yang rendah.

Kemampurawatan itu bisa karena teknik dan ketersediaan suku cadangnya yang sulit, atau bisa juga karena orang yang diberi tanggung jawab untuk merawatnya tidak mengerti atau tidak peduli untuk melakukan perawatan dengan benar, yaitu perawatan dengan cara dan interval sebagaimana sudah dipersyaratkan.

Inilah salah satu problem kemasyarakatan yang perlu mendapat perhatian bersama. Kita ini banyak yang memiliki kemampuan untuk membeli sesuatu, tetapi hanya sedikit yang mampu merawatnya. Lihat saja seorang keluarga yang memaksakan untuk membeli motor buat anaknya, tidak sedikit sang anak yang tidak bisa merawatnya. Motor digunakan untuk kebut – kebutan, asesorinya dipreteli, dan sebagainya. Dia gunakan motor tersebut tidak sesuai dengan keinginan orang tuanya, akhirnya motor tersebut pun cepat rusak.

Begitupun dengan hidup kita ini, banyak yang tidak mampu mengelola hidup dengan baik yaitu tidak menggunakan nikmat dan kesempatan hidup ini sesuai keinginan sang Pencipta, Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Kita siap untuk menerima sebanyak – banyaknya rejeki, tetapi hanya sedikit yang mau berbagi rejeki untuk sesamanya. Artinya “Siap Menerima” tetapi “Tidak Siap untuk Memberi”. Padahal dari sebagian apa yang kita miliki itu ada hak orang lain. Kalau kita tidak mau memberikannya, maka Allah punya cara sendiri untuk mengambil hak orang lain tersebut dengan cara-Nya sendiri.

Semoga kita tergolong orang yang mau dan mampu menunaikan hak orang lain sebagaimana ketentuan yang ditetapkan. Rawatlah rejeki yang kita terima dengan cara sebagaimana diatur dalam ketentuan Allah, maka niscaya rejeki kita akan berkah buat semua. Aamiin YRA. **
Share:

Dinsos DKI Jakarta Buka Puasa Bersama Jajaran Dan Pegawai


Duta Nusantara Merdeka | DKI Jakarta
Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar acara buka puasa bersama jajaran pegawai lingkup Dinsos DKI di Jakarta, Jumat (24/05/2019).

Acara dibuka dengan pemberian santunan secara simbolis oleh Kepala Dinas DKI Jakarta Irmansyah kepada sejumlah anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, Irmansyah mengatakan tentang istimewanya sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan, mengingat sepuluh malam terakhir Ramadan dimulai pada Sabtu (25/05/2019). Menurutnya, ini momentum terbaik untuk mengaktualisasikan diri dalam beribadah.

"Tidak terasa waktu sudah berjalan sangat cepat. I'tikaf sudah bisa dimulai. Mari kita manfaatkan 10 hari terakhir ini. Dimana pada 10 hari terakhir ini, di dalamnya ada malam Lailatul Qadar," tuturnya Irmansyah.

Tak hanya itu, Irmansyah juga mengajak kepada jajaran pegawai untuk bertanggungjawab dalam melaksanakan tugasnya dan tidak bosan melakukan kebaikan.


"Dimana pun posisi kita sebagai pemimpin, kita harus selalu mengingat, bahwa kita akan diminta pertanggungjawaban dengan apa yang di lakukan," ujarnya.

"Saya juga mengingatkan, jangan menyakiti tim kerja kita satu sama lain. Mari lakukan kebaikan-kebaikan. Berbuat baik kepada lingkungan sekitar dan diri sendiri," tambah Irmansyah.

"Semoga apa yang disampaikan Pak Kyai bisa menjadi referensi bagi kita semua dalam menjalani ibadah di 10 malam terakhir bulan Ramadan," tutupnya Irmansyah, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolrestro Tangerang Hadiri Takziah Dan Doa Bersama Di Kediaman Korban Aksi Tolak Hasil Pemilu 2019


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Rasa terharu terhadap musibah yang telah menimbulkan adanya salah seorang warga Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, yang telah meninggal dunia pada saat terjadinya aksi krumunan massa pada saat tanggal 22 Mei 2019 kemarin, membuat pihak keluarga (Alm) Bachtiar Alamsyah Bin Zaenal Abidin yang telah di selimuti rasa duka yang sangat dalam.

Menurut kesaksian dari Ketua RT: 04/02, Kelurahan Poris Gaga Baru, Kecamatan Batuceper, yang bernama bapak Usman menjelaskan bahwa "korban berangkat dari Sanggar Maung Ulung yang juga berlokasi diwilayah tersebut, ia bersama rekan-rekan seperguruannya berangkat menuju Bawaslu RI untuk kemaslahatan dan kedamaian, menurut penjelasan korban yang akrab sekali dengan nama panggilan Sdr.Alam akan berangkat ke Bawaslu dengan maksud dan tujuan untuk menolak hasil Pemilu 2019 yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan aksi unjuk rasa 22 Mei 2019’’.


Pada akhirnya suasana berkabung menyelimuti keluarga besar almarhum beserta para warga masyarakat di saat menerima khabar bahwa korban telah meninggal dunia, adapun pada hari Kamis (23/05/2019) kemarin, sekitar jam 21.30 Wib, Kapolres Metro Tangerang Kota Bapak KOMBES POL Abdul Karim,S.IK.,M.SI,  telah datang ke rumah kediaman keluarga besar almarhum untuk melakukan takziyah berdoa bersama dan Tahlilan bersama warga binaanya  di rumah duka yang beralamatkan JL. Jembatan Besi Rt. 04/02, Kelurahan Poris Gaga Baru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Dengan harapan ingin meluapkan rasa turut berduka cita setinggi-tingginya untuk keluarga besar almarhum maka rasa kepedulian terhadap korban, maka Kapolres Metro Tangerang Kota mengucapkan rasa empati belasungkawa sedalam-dalamnya dari hati yang paling dalam dengan tulus ikhlas, Kami segenap jajaran anggota personil POLRI dari Polres Metro Tangerang Kota hadir di tengah-tengah warga yang sedang melakukan Tahlilan dan saya selaku pembina keamanan di wilayah Tangerang Kota merasa sangat berduka atas kejadian yang menimpa (Alm) Bachtiar Alamsyah, semoga almarhum ditempatkan di tempat yang layak yaitu disisi ALLAH SWT’’, ujar Kombes Pol Abdul Karim.


Turut hadir pula selaku Kapolsek Batuceper Bapak KOMPOL Hidayat Iwan Irawan,SH.,MA, yang ikut mendampingi Kapolres di acara tahlilan tersebut dan beliau ikut berduka pula dengan memberikan beberapa kalimat untuk memberikan rasa kepeduliannya dengan harapan bisa meringankan beban musibah yang menimpa keluarga besar dengan menuturkan Ikut merasakan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya untuk musibah yang tidak bisa dibanyangkan oleh pihak keluarga dan   semoga kedatangan kami bersama beberapa personil POLRI dapat meringankan beban mental terhadap keluarga besar bapak Zaenal Abidin’’.

Semoga saja dengan kedatangan para anggota personil POLRI di saat ikut mendoakan dalam acara pengajian dan tahlilan dapat di mengerti dan di terima oleh pihak keluarga dan warga masyarakat sekitar. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Pasca Aksi 22 Mei Kabupaten Ciamis Rakor Forkompinda Bersama SKPD


Duta Nusantara Merdeka | Ciamis
Dalam rangka mengantisipasi pasca aksi poeple power 22 Mei 2019 tingkat Kab. Ciamis, telah di laksanakan kegiatan Rakor Forkompinda bersama para kepala SKPD, Muspika dan para Kepala se-Kab. Ciamis, bertempat di Aula Adipati Kusumah Diningrat Pemda Kab. Ciamis, Kamis (23/05/2019), dari jam 09.15 Wib s/d 10.00 Wib. Dengan penanggungjawab kegiatan Sekda Kab. Ciamis Drs. H. Asep Sudarman,M.Pd.

Kegiatan tersebut dihadiri, antara lain : Bupati Ciamis (Dr. H. Herdiat Sunarya,MM), Wakil Bupati Ciamis (Bpk. Yana D. Putra), Dandim 0613 Ciamis (LETKOL ARM. Tri Arto Subagio,M.Int,Rel), Kapolres Ciamis (AKBP Bismo Teguh Prakoso,SH.,S.IK.,MH), Ketua DPRD Kab. Ciamis (Sdr. Nanang Permana,SH), Sekda Kab. Ciamis (Drs. H. Asep Sudarman,M.Pd), Para Kepala SKPD Kab. Ciamis, Camat se-Kab. Ciamis, Danramil se-Kab. Ciamis, dan para Kapolsek se-Kab. Ciamis, serta Para Kepala Desa se-Kab. Ciamis.


Dikesempatan kegiatan tersebut, sambutan dari Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso,SH.,S.IK.,MH, menyampaikan, Dalam rangka menghadapi hari raya Idul Fitri 1440 H, diharapkan para Camat, Danramil dan Kapolsek agar tetap mengupayakan untuk menjaga kondusifitas wilayah, sehubungan tahun ini bertepatan dengan momen politik.

Lanjutnya ia, Kita ketahui bersama situasi yang terjadi di Jakarta, Alhamdulillah saat sudah dapat dikendalikan dengan adanya campur tangan para petinggi Negara dan tokoh politik.


Untuk menjaga stabilitas wilayah, diharapkan para pemangku kebijakan ditingkatannya masing-masing agar meningkatkan kegiatan sambang kepada para Tokoh Ulama dan masyarakat agar dapat berperan serta dalam menjaga dan memelihara kondusifitas di wilayahnya masing-masing, tutupnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Senator Fachrul Razi Hadiri Buka Puasa Bersama PPWI dengan Anak Yatim


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Senator DPD RI asal Provinsi Aceh, Fachrul Razi, MIP menyempatkan diri menghadiri acara buka bersama Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dengan anak yatim dan dhuafa, Sabtu, 25 Mei 2019. Acara yang dikemas dengan sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim tersebut diadakan di Rumah Yatim & Dhuafa Yayasan Mizan Amanah Pejompongan, Jl. Pejompongan Dalam No. 9, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Hadir pada acara tersebut Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, Bendahara Umum Hendrik L. Karosekali, dan beberapa pengurus nasional PPWI.

Sementara itu, dari pihak pengurus Rumah Yatim & Dhuafa Mizan Amanah, hadir antara lain Kang Yayat dan Mbak Nida serta beberapa staf Yayasan lainnya. Selain itu, turut juga hadir meramaikan acara para tokoh lintas agama dan warga pewarta yang tergabung dalam organisasi PPWI, seperti Mr. Manohar Vasvany dari komunitas masyarakat Hindu, Ibu Liliany Lontoh dari komunitas masyarakat Konghucu, dan Evelyn Angeline dari masyarakat Kristiani.

Sebagaimana diketahui bahwa PPWI mengadakan buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada sekitar 30 orang anak yatim di Yayasan Mizan Amanah pada Sabtu, 25 Mei 2019. Hendrik Karosekali yang didaulat membawakan acara silahturahmi dan berbuka bersama di Rumah Yatim & Dhuafa ini, dalam kata pembukaannya menyampaikan bahwa tujuan utama kedatangan team pengurus dan anggota PPWI adalah untuk menjalin silahturahmi dengan pihak pengelola dan anak-anak yatim di tempat tersebut. “Sekaligus juga kami ingin berbagi berkah kepada anak-anak yatim, dhuafa, dan mereka yang memerlukan bantuan, mumpung sedang dalam bulan penuh berkah, bulan Ramadhan tahun ini,” ujar Hendrik yang merupakan salah satu pengusaha sukses di Jakarta itu.

Di tempat yang sama, Wilson Lalengke pada bagian sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara tersebut. “Atas nama Keluarga Besar PPWI, saya menghaturkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerjasamanya. Teristimewa kepada Bang Fachrul, Senator DPD RI dari Provinsi Aceh yang sudah berkenan hadir ke acara ini. Saya tahu Bang Fachrul sangat sibuk belakangan ini, namun masih sempatkan datang, terima kasih dari PPWI Nasional,” ujar Wilson.

Pada kesempatan itu, Wilson juga menyampaikan selamat kepada Fachrul Razi yang terpilih kembali menjadi Senator DPD RI periode kedua dari daerah pemilihan yang sama, Provinsi Aceh. “Selamat atas dipilihnya kembali Bang Fachrul untuk periode kedua sebagai Senator DPD RI dari Provinsi Aceh,” imbuh Wilson yang merupakan lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (Arianto)


Share:

Kinerja Inti Bangun Sejahtera Tahun 2018 Tumbuh Positif


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) di tahun 2018 mencatat pertumbuhan hampir 1.000 menara baru dan menyelesaikan pembangunan jaringan serat optik berskala nasional sepanjang  lebih dari 6.000 km, termasuk konektivitas dalam kota dengan kapasitas 10Gb di beberapa kota di lndonesia, terutama Jakarta, Medan dan Makassar.

PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Public Expose, hari Jumat, 24 Mei 2019 pukul 09.00 - 11.30 wib bertempat di Downing 10, Lobby Floor, Ashley Hotel, Jl. KH. Wahid Hasyim No. 73-75, Menteng Jakarta, dihadiri para Direksi dan Komisaris.

Dalam paparan publik setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa, Andrie Tjioe selaku Direktur Utama PT Inti Bangun Sejahtera Tbk, menyampaikan kinerja perusahaan dan hasil-hasil yang telah dicapai pada tahun 2018.  Perseroan mengalami pertumbuhan kinerja positif di tahun 2018 dengan berhasil membangun Menara sejumlah 5.059 dibandingkan tahun sebelumnya(2017) yang hanya membangun sejumlah 4,077, begitu juga pertumbuhan Tenant di tahun 2018 meningkat dari 6,954 dibandingkan dengan tahun sebelumnya hanya 5,082 (2017).

"Perseroan berhasil membukukan pendapatan Rp 897,913 Miliar, dengan pertumbuhan sebesar 18% dan meraih laba  sebesar 4.717 Miliar di tahun 2018, dibandingkan dengan tahun sebelumnya(2017) yang mengalami kerugian 1.318 Miliar dan EBITDA sebesar 23% dengan margin menjadi 75%, sedangkan Total Asset pada tahun 2018 bertumbuh sebesar 22% dan jumlah ekuitas bertumbuh sebesar 21%," ungkap Andri.

Pada paparan publik, Andri menambahkan, perseroan berhasil meraih berbagai Penghargaan di tahun 2018 antara lain:
- TOP 5 GCG Issues in Infrastructure Sector. Indonesia Corporate Secretary Award 2018.
- FT 1000 High - Growth Companies Asia - Pacific 2018.
- Top IT on Tower Building Management 2018.
- TOP Leader on IT Leadership to Mr. Andrie Tjioe.(Arianto)




Share:

Pemilik Warung yang Dijarah Akan Kembali Berdagang Usai Bertemu Presiden Jokowi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019 bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Keduanya diundang oleh Presiden setelah mengetahui kejadian yang mereka alami dari berbagai pemberitaan media massa.

Abdul Rajab (62) yang membuka kios di kawasan Agus Salim, Jakarta Pusat, kepada para jurnalis mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp30 juta setelah kejadian beberapa waktu lalu.

"Pas malam itu massa dihalau aparat, mereka lari sambil menjarah. Pecah-pecahin warung pedagang kaki lima," ujarnya.

Dirinya juga menceritakan bahwa ia tidak menyangka dapat dipanggil bertemu dengan Presiden dan memperoleh bantuan. Ia juga mengutarakan akan segera kembali membuka usaha setelah bantuan tersebut diterima.


"Ini alhamdulillah Bapak Presiden bantu kita. Kita bisa berusaha lagi besok," tuturnya.

Sementara Ismail (68), selain mengalami penjarahan barang dagangannya, ia juga mengaku kehilangan sejumlah tabungannya. Total kerugian dari kejadian tersebut diperkirakan berada di kisaran Rp20 juta.

"Alhamdulillah ada sumbangan dari Bapak Presiden. Ketemu Bapak Presiden (mengucap) banyak terima kasih," ujar Ismail.

Ia pun menyampaikan harapannya agar peristiwa yang dialaminya itu tidak terulang lagi di kemudian hari.

"Jangan kejadian lagi kayak gitu. Kita kejadian kayak gitu udah ngeri," ucapnya.(Arianto)


Share:

Presiden Jokowi Silaturahmi Sekaligus Hadiri Buka Puasa Bersama Kadin


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo bersilaturahmi sekaligus menghadiri acara buka puasa bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Acara tersebut dihelat di Hotel Sultan, Jakarta, pada Jumat, 24 Mei 2019.

Dalam acara bertema "Membangun Silaturahmi Menuju Indonesia Jaya" tersebut, Ketua Kadin Rosan Roeslani menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan pasangan Joko Widodo-K.H. Ma'ruf Amin berdasarkan rekapitulasi hasil Pemilu 2019.

"Kemenangan Bapak Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin adalah kemenangan kita semua, kemenangan rakyat Indonesia," ujar Rosan dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga menyampaikan komitmen dari Kadin yang siap bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memberikan azas manfaat yang besar kepada seluruh rakyat Indonesia.


Usai memberikan sambutan, Rosan kemudian memperkenalkan seorang anak kepada Presiden Joko Widodo, yaitu Muhammad Naja Hudia Afifurrohman. Meski memiliki keterbatasan fisik, Naja, panggilan akrab anak tersebut, adalah seorang _hafiz_ atau penghafal Alquran.

Salah satu keinginan Naja adalah berfoto bersama Presiden. Untuk itu, Presiden pun berfoto bersama dengan Naja dan keluarganya.

Sambil menunggu azan Magrib, acara diisi dengan ceramah keagamaan bertema "Puasa untuk Persatuan dan Cinta Tanah Air" yang dilanjutkan dengan doa bersama oleh Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Cholil Nafis.

Begitu azan Magrib berkumandang, Presiden pun berbuka puasa dengan menyantap takjil. Kepala Negara bersama para hadirin kemudian menunaikan salat Magrib berjemaah yang dipimpin imam K.H. Cholil Nafis. Acara tersebut diakhiri dengan santap malam bersama.

Dalam acara buka puasa bersama ini tampak hadir juga sejumlah pimpinan lembaga negara, sejumlah menteri Kabinet Kerja, dan duta besar serta perwakilan negara-negara sahabat.(Arianto)


Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub Kemenkes KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang MDMC Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini