Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Kemenkum Tutup 2025, Nico Afinta Tekankan Target Besar 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Hukum menutup 2025 dengan evaluasi menyeluruh, menegaskan kolaborasi sebagai kekuatan utama untuk menghadapi tantangan pelayanan hukum nasional sepanjang 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi kolektif dalam menghadapi dinamika kebijakan dan meningkatnya ekspektasi publik sepanjang 2025.

Apresiasi itu disampaikan dalam Apel Awal Tahun 2026, di Lapangan Upacara Kemenkum, Jakarta, Senin (5/1/2026) sebagai refleksi kinerja sekaligus penegasan arah strategis ke depan.

Nico menegaskan capaian tersebut lahir dari semangat kebersamaan, bukan kerja individu, mencerminkan sinergitas internal yang semakin solid dalam menjaga kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Menurutnya, Kemenkum memegang peran sentral mendukung Asta Cita Presiden, terutama dalam penegakan dan pembangunan hukum yang berkeadilan, adaptif, serta berorientasi pada hasil nyata.

Memasuki 2026, Kemenkum berkomitmen meningkatkan literasi hukum publik melalui komunikasi aktif, termasuk konferensi pers terkait implementasi KUHP, KUHAP, dan UU Penyesuaian Pidana.

Langkah ini dilakukan untuk merespons misinformasi seputar pemberlakuan regulasi baru sejak 2 Januari 2026, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pemahaman hukum yang utuh dan akurat.

Nico mengajak seluruh jajaran bekerja sepenuh hati, percaya bahwa perubahan besar lahir dari keberanian memulai, konsistensi bertindak, dan komitmen melayani publik.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Seminar Natal Nasional 2026 Soroti Ketahanan Keluarga


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam suasana Natal dan Tahun Baru 2026, Seminar Natal Nasional digelar di Jakarta untuk menguatkan keluarga menghadapi kompleksitas hidup di kota metropolitan.

Kegiatan Seminar Natal Nasional menjadi bagian dari rangkaian resmi Natal Nasional 2025, menghadirkan dialog reflektif tentang ketahanan keluarga di tengah tekanan sosial, ekonomi, dan budaya perkotaan.

Seminar berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2026, di Jakarta, melibatkan tokoh gereja, akademisi, organisasi kepemudaan, dan pemerintah, guna membahas tantangan keluarga Kristiani secara komprehensif dan kontekstual.

Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, kegiatan ini terinspirasi dari Matius 1:21–24, menekankan keluarga sebagai pusat pembentukan iman, karakter, dan ketahanan sosial bangsa.

Selain memperdalam iman, forum ini memperkuat sinergi antar lembaga keagamaan, universitas, dan komunitas sosial, menciptakan ruang dialog yang hangat, inklusif, serta relevan dengan realitas keluarga modern.

Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan seminar ini bukan sekadar diskusi, melainkan ajakan kolektif untuk kembali menempatkan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

“Melalui seminar di sembilan kota, kami ingin membangun dialog tentang bagaimana keluarga Indonesia tetap kuat, saling mendukung, dan menjadi tempat tumbuhnya kasih serta harapan,” ujar Maruarar.

Rangkaian seminar telah digelar di Bandung, Medan, Manado, Palangkaraya, Ruteng, Ambon, Toraja, hingga Merauke, melibatkan gereja lokal, kampus, dan organisasi kepemudaan lintas wilayah.

Sementara itu, Koordinator Seminar Natal, Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, menyampaikan setiap kota menyelenggarakan seminar sehari penuh dengan pemaparan materi, dialog interaktif, serta penyusunan rekomendasi penguatan keluarga Indonesia.

“Hasil rekomendasi akan dipublikasikan secara daring dan diperkenalkan pada perayaan puncak Natal Nasional 2025, pada 5 Januari 2026 sebagai kontribusi nyata bagi gereja, pemerintah, dan masyarakat luas,” kata Binsar.

Sebagai kelanjutan, panitia juga merencanakan penerbitan buku elektronik berisi refleksi dan rekomendasi, agar pesan penguatan keluarga dapat diakses luas dan berdampak berkelanjutan.

Momentum Natal melalui seminar ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kasih dan kepedulian hidup melalui tindakan nyata yang menguatkan keluarga Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Affandi Affan Ditetapkan Ketua IKA UMMAS, Alumni Siap Kawal Kasus Pratu Farkhan


Duta Nusantara Merdeka | Kisaran 
Rapat Formatur Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Asahan (IKA UMMAS) secara resmi menetapkan Affandi Affan, SH, MH sebagai Ketua IKA UMMAS. Penetapan tersebut dilakukan secara musyawarah mufakat sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional (MUNAS) dan Reuni Akbar Alumni STIEMA–STIHMA, pasca perubahan status kelembagaan menjadi Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMAS).

Penetapan ketua ini merupakan bagian dari mandat formatur untuk membentuk organisasi alumni secara utuh, termasuk menyusun struktur kepengurusan serta merumuskan arah gerak IKA UMMAS sebagai wadah pemersatu alumni lintas angkatan dan lintas disiplin ilmu.

Ketua Steering Committee MUNAS Alumni, Dianti Novita Marwa, SH, menyampaikan bahwa penetapan Affandi Affan dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak profesional, serta komitmen yang bersangkutan terhadap kemajuan alumni dan institusi.

“Rapat formatur secara mufakat menetapkan Saudara Affandi Affan sebagai Ketua IKA UMMAS. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan integritas, pengalaman, serta jejaring nasional yang dimiliki,” ujar Dian Marwa.

Affandi Affan merupakan alumni STIH Muhammadiyah Asahan lulusan 2012, yang kini telah bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMAS). Ia dikenal sebagai praktisi hukum nasional dan saat ini menjabat sebagai Managing Partner Serambi Law Firm yang berkantor di Jakarta. Dalam perjalanan kariernya, Affandi pernah dipercaya menangani sejumlah perkara dan figur publik nasional, di antaranya Bambang Trihatmodjo, Nathalie Holscher, serta menjadi bagian dari tim hukum Thareq Kemal Habibie. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Staf Ahli Hukum Direktur Utama AJB Bumiputera 1912.

Di luar kiprah profesional, Affandi Affan aktif dalam Persyarikatan Muhammadiyah dan saat ini mengemban amanah sebagai Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Dalam pernyataannya, Affandi menegaskan bahwa setelah terbentuk secara resmi, tugas awal IKA UMMAS adalah mengawal proses hukum atas meninggalnya prajurit TNI Pratu Farkhan Sauqi Marpaung, mengingat ayah almarhum merupakan alumni STIH Muhammadiyah Asahan yang kini menjadi bagian dari keluarga besar UMMAS.

“IKA UMMAS memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk hadir dan mengawal proses hukum secara objektif dan berkeadilan, terlebih peristiwa ini menyangkut keluarga alumni,” ujar Affandi.

Dalam kapasitasnya sebagai pengacara, Affandi Affan menyatakan kesiapan dirinya dan akan menghimpun ratusan pengacara alumni STIH Muhammadiyah Asahan/UMMAS untuk mengawal dan memantau proses hukum kasus tersebut agar berjalan secara transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan bahwa pengawalan hukum tersebut tidak dimaksudkan untuk mencampuri kewenangan institusi TNI, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat sipil yang konstruktif dalam menjaga prinsip supremasi hukum dan keadilan.

“IKA UMMAS ingin memastikan bahwa proses hukum berjalan secara terbuka dan adil, demi kepastian hukum bagi keluarga almarhum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara,” tegasnya.

Affandi juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Asahan beserta seluruh jajaran pimpinan kampus atas dukungan dan keterlibatan aktif dalam seluruh rangkaian MUNAS dan Reuni Akbar Alumni. Dukungan tersebut dinilai sebagai fondasi penting bagi terbangunnya sinergi yang kuat antara alumni dan kampus.

Rapat formatur juga menyepakati bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan penetapan kepengurusan lengkap IKA UMMAS serta penyusunan program kerja awal yang selaras dengan visi dan misi Universitas Muhammadiyah Asahan.

Penetapan ini menandai dimulainya fase konsolidasi IKA UMMAS sebagai organisasi alumni yang solid, inklusif, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi institusi, masyarakat, serta penegakan nilai keadilan dan kemanusiaan. **
Share:

YMMZ Santuni 160 Ustadz di Banjarmasin, Komitmen Perkuat Dakwah Pendidikan


Duta Nusantara Merdeka | Banjarmasin 
Yayasan Mahatir Mohammad Zain (YMMZ) kembali menegaskan komitmen sosialnya dengan menggelar silaturahmi, makan bersama, dan penyerahan bantuan rutin kepada ratusan ustadz di Banjarmasin.

YMMZ menggelar silaturahmi dan makan bersama ustadz serta asatidz lembaga pendidikan Islam, disertai penyerahan bantuan rutin sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Kegiatan berlangsung Jumat (2/1/2026), selepas Salat Jumat, di Kawai Koffie Jalan Adhyaksa, Sungai Miai, Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan, melibatkan KB-TK, SDITQ, dan Pesantren Intan Ilmu.

Hadir Ketua Dewan Pembina YMMZ H. Muhammad Zain, Ketua YMMZ Muhammad Zainal Fahmi, pimpinan yayasan mitra, serta ratusan ustadz dan asatidz, mencerminkan sinergi kuat antarlembaga pendidikan Islam.

Ketua YMMZ Zainal Fahmi menegaskan setiap ustadz dan asatidz menerima bantuan Rp500 ribu per bulan, menyasar sekitar 160 penerima, sebagai perhatian tulus terhadap pengabdian para pendidik.

“Bantuan ini murni kepedulian Ketua Dewan Pembina YMMZ terhadap kemaslahatan pendidikan, tanpa kepentingan lembaga tertentu,” ujar Zainal Fahmi, menekankan pentingnya ketenangan guru dalam mendidik generasi.

Ketua Harian Yayasan Al Umm Banjarmasin Ustadz Muhammad Hafizd Anshari menyampaikan rasa syukur, menilai perhatian pada kesejahteraan guru berdampak langsung pada mutu pendidikan dan semangat mencerdaskan anak bangsa.

Kegiatan ditutup doa syukur dan hidangan kebersamaan, menegaskan bahwa kepedulian terhadap guru adalah investasi kemanusiaan bagi masa depan pendidikan umat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Danrem dan Wali Kota Pimpin Gotong Royong Pasca Kebakaran


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Pembangunan dan renovasi Asrama Korem 031/Wira Bima dimulai melalui apel gabungan gotong royong pasca kebakaran, dipimpin langsung Danrem dan Wali Kota Pekanbaru.

Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Jarot Suprihanto bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin apel gabungan gotong royong pemulihan asrama terdampak kebakaran.

Kegiatan pemulihan ini dilaksanakan Jumat, 2 Januari 2026, di lingkungan Asrama Korem 031/Wira Bima, Pekanbaru, sebagai langkah awal pembangunan kembali fasilitas hunian prajurit dan keluarga.

Apel gabungan melibatkan personel Korem 031/Wira Bima, Kodim 0301/PBR, Brimob, serta DLHK Pekanbaru, fokus membersihkan puing kebakaran dan menata lingkungan terdampak.

Brigjen TNI Jarot Suprihanto menegaskan gotong royong menjadi simbol sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pasca bencana kebakaran.

“Gotong royong ini bukan hanya membersihkan, tetapi memulai pembangunan dan renovasi agar asrama kembali aman, layak, dan nyaman bagi prajurit serta keluarga,” tegas Danrem.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas soliditas lintas instansi serta memastikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap proses renovasi asrama.

“Pemko Pekanbaru siap mendukung pembangunan dan renovasi sebagai bentuk kepedulian dan sinergi bersama TNI dan Polri,” ujarnya, menekankan nilai kebersamaan.

Gotong royong ini diharapkan mempercepat pemulihan Asrama Korem 031/Wira Bima, menghadirkan kembali rasa aman, nyaman, dan memperkuat soliditas lintas instansi.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Diduga Arogan, Pelayanan Puskesmas Tambora Picu Protes Lansia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pelayanan Puskesmas Tambora menuai keluhan serius setelah pasien lansia mengaku dipaksa antre berjam-jam, meski tersedia jalur khusus prioritas yang semestinya memudahkan akses layanan kesehatan.

Pelayanan Puskesmas Tambora kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pasien lansia menyampaikan kekecewaan atas proses pendaftaran yang dinilai lambat, tidak ramah, serta mengabaikan hak prioritas kelompok rentan.

Keluhan ini mencuat setelah pasien berinisial LA mengalami penolakan saat mendaftar melalui jalur prioritas, Jum'at (02/01/2026), di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat, meski telah menjelaskan kondisi usia lanjut.

Menurut pengakuan pasien, satpam dan dokter yang bertugas tetap meminta lansia mengikuti antrean umum, memicu rasa kecewa, kelelahan fisik, serta mempertanyakan tujuan keberadaan jalur prioritas pelayanan kesehatan.

“Kalau lansia tetap harus antre umum, untuk apa ada jalur khusus prioritas,” ujar LA dengan nada kecewa, menggambarkan harapan sederhana akan pelayanan manusiawi bagi pasien lanjut usia.

Pengamat sekaligus jurnalis Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka menilai kasus ini mencerminkan lemahnya empati layanan publik, serta kurangnya pengawasan terhadap implementasi standar pelayanan puskesmas di wilayah perkotaan padat.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan seharusnya mengedepankan sinergi, kepedulian sosial, dan kedekatan aparat medis dengan pasien, terutama lansia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus.

“Banyak pasien lansia merasa dipinggirkan, padahal pelayanan kesehatan adalah hak dasar,” tegasnya, seraya mendorong evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Kasus Puskesmas Tambora menjadi pengingat penting bagi Kementerian Kesehatan untuk segera membenahi sistem layanan, demi memastikan keadilan, empati, dan martabat pasien tetap terjaga.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Apel Tahun Baru 2026 di Riau


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kasdam Brigjen TNI Rudi Hermawan menghadiri Apel Pengamanan Tahun Baru 2026 dan doa bersama lintas agama di Pekanbaru.

Apel Pengamanan Tahun Baru 2026 digelar di Halaman Kantor Gubernur Riau, dipimpin Plt Gubernur SF Hariyanto, dihadiri Forkopimda, TNI-Polri, serta unsur terkait lainnya.

Kegiatan ini menjawab kesiapan pengamanan malam pergantian tahun, melibatkan aparat lintas sektor, berlangsung di Pekanbaru, Rabu (31/12/2025), sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan wilayah Riau.

Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan menegaskan komitmen TNI bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah demi menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perayaan Tahun Baru 2026.

“Kami siap mendukung penuh pengamanan bersama agar masyarakat merayakan pergantian tahun dengan rasa aman, tertib, dan kondusif,” ujar Brigjen TNI Rudi Hermawan dengan penuh keyakinan.

Nuansa kebersamaan semakin terasa saat doa bersama lintas agama digelar, mencerminkan toleransi, persatuan sosial, serta kedekatan aparat keamanan dengan masyarakat Riau menjelang malam pergantian tahun.

Usai doa bersama, patroli gabungan dilepas menuju titik-titik strategis Pekanbaru dan sekitarnya, menandai kesiapan operasional aparat menjaga keamanan publik hingga pergantian tahun berlangsung.

Apel pengamanan ini menjadi simbol kuat soliditas Forkopimda Riau, menghadirkan harapan baru akan perayaan Tahun Baru 2026 yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 




Share:

Ketua PWMOI Riau: Media Online Jangan Kehilangan Marwah


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Mengakhiri tahun 2025, Ketua PWMOI Riau Rio Kasairy menyuarakan refleksi tajam, mengingatkan media online agar konsisten menjaga etika, marwah pers, dan fungsi kontrol sosial.

Menutup kalender 2025, Ketua PWMOI Riau Rio Kasairy menyampaikan refleksi kritis terkait kondisi media online, disertai pernyataan resmi yang menekankan pentingnya menjaga integritas jurnalistik di tengah tekanan digital.

Rio menyoroti tantangan serius yang dihadapi pers sepanjang 2025, mulai dari hoaks, informasi tidak berimbang, hingga praktik menyimpang yang terjadi di Riau pada Rabu, 31 Desember 2025.

Menurut Rio, persaingan kecepatan di era digital tidak boleh mengorbankan nilai dasar jurnalistik, karena media memiliki peran sosial strategis dalam membangun kepercayaan publik dan demokrasi sehat.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara media, pemerintah, dan aparat penegak hukum, dengan tetap menjaga jarak kritis demi menciptakan hubungan yang sehat dan profesional.

“Media jangan kehilangan arah. Pers harus berdiri di atas kepentingan publik, bukan sekadar mengejar sensasi atau membenarkan kepentingan tertentu,” ujar Rio, menegaskan komitmen moral insan pers.

Menjelang 2026, Rio berharap media online mampu bangkit sebagai benteng informasi, memperkuat solidaritas wartawan, serta menghadirkan pemberitaan yang jujur, berani, dan berpihak pada kebenaran.

Refleksi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan pers terletak pada integritas, keberanian, dan keberpihakan pada rakyat, bukan pada tekanan atau kepentingan sesaat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kuartal III-2025, INPS Cetak Pendapatan Rp185,65 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Di tengah tekanan bisnis energi dan logistik, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) justru berhasil membalikkan kerugian menjadi laba positif hingga Kuartal III-2025.

INPS mencatat pendapatan usaha Rp185,65 miliar hingga 30 September 2025, turun dari Rp218,92 miliar periode 30 September 2024, namun menyimpan cerita pemulihan kinerja yang tak terduga.

Fakta tersebut disampaikan Direktur Utama INPS, Eddy Purwanto Winata dalam Public Expose Insidentil di Jakarta, Rabu (31/12/2025), sebagai sinyal keterbukaan manajemen kepada investor dan pelaku pasar modal.

Agen BBM dan SPBU masih menjadi tulang punggung pendapatan dengan kontribusi Rp95 miliar, disusul Transportasi dan Logistik Rp58,75 miliar di tengah tantangan distribusi nasional.

Di balik penurunan pendapatan, INPS memilih fokus efisiensi biaya, menghasilkan laba bruto Rp40,38 miliar dengan margin melonjak menjadi 21,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Eddy menegaskan langkah tersebut bukan sekadar penghematan, melainkan upaya menjaga kesinambungan usaha, hubungan mitra, serta stabilitas operasional di berbagai wilayah.

“Tekanan bisnis kami jawab dengan disiplin biaya dan penguatan inti usaha,” ujar Eddy, menegaskan arah manajemen yang lebih defensif namun terukur.

Hasilnya terlihat pada laba sebelum pajak yang berbalik positif Rp2,83 miliar, setelah sebelumnya mencatat rugi Rp6,86 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pemulihan ini memberi sentimen psikologis positif, bukan hanya bagi investor, tetapi juga karyawan dan mitra usaha yang menggantungkan keberlanjutan bisnis pada stabilitas Perseroan.

Dari sisi neraca, total aset tercatat Rp254,09 miliar dengan perbaikan rasio likuiditas, menandakan kemampuan bertahan di tengah tekanan pasar masih terjaga.

Manajemen memastikan fokus ke depan adalah memaksimalkan kinerja segmen utama, menjaga arus kas, serta memperkuat kepercayaan investor di tengah dinamika harga saham.

Di saat banyak emiten tertekan, INPS menunjukkan bahwa efisiensi dan disiplin keuangan mampu mengubah tekanan menjadi peluang pemulihan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Penjara Tak Lagi Efektif, Denda Damai Jadi Opsi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kembali disorot, seiring menguatnya wacana penerapan denda damai sebagai alternatif pidana penjara demi pemulihan kerugian negara.

Selama hampir dua dekade terakhir, pemberantasan korupsi bertumpu pada pemenjaraan pelaku, namun praktik ini dinilai belum efektif menekan kejahatan, memulihkan kerugian negara, atau mencegah korupsi berulang.

Dalam konteks Indonesia, korupsi ditangani aparat penegak hukum melalui jalur pidana sejak kemerdekaan, namun banyak kasus menunjukkan pengembalian aset jauh lebih kecil dibandingkan kerugian negara yang ditimbulkan.

Kondisi tersebut mendorong pergeseran cara pandang, dari penghukuman tubuh pelaku menuju pemulihan keuangan negara, sejalan dengan prinsip keadilan substantif dan efisiensi penegakan hukum.

Pendekatan denda damai dinilai bukan bentuk pemakluman, melainkan strategi hukum rasional untuk memastikan negara mendapatkan kembali kerugiannya, sekaligus mengurangi beban lembaga pemasyarakatan dan biaya perkara.

“Negara sering menang secara moral, tetapi kalah secara ekonomi,” menjadi refleksi yang kerap muncul, ketika pelaku korupsi dipenjara namun aset hasil kejahatan tidak sepenuhnya kembali.

Dalam praktik global, pendekatan serupa dikenal melalui deferred prosecution agreement dan non-prosecution agreement, yang telah diterapkan di sejumlah negara maju dengan fokus utama pada pemulihan kerugian.

Di Indonesia, konsep ini memiliki landasan normatif melalui prinsip ultimum remedium, ketentuan pidana denda dalam UU Tipikor, serta arah pembaruan hukum pidana modern berbasis keadilan restoratif.

Namun, penerapan denda damai menuntut kesiapan aparat, mulai dari penyidik, jaksa, hakim, hingga pengelola aset negara, termasuk kemampuan valuasi kerugian dan negosiasi hukum transparan.

Tanpa pembekalan memadai, pendekatan ini berisiko disalahpahami atau disalahgunakan, sehingga diperlukan pedoman teknis rinci serta pengawasan ketat lintas lembaga penegak hukum.

Edukasi publik juga menjadi kunci penting, agar masyarakat memahami denda damai bukan pengampunan, melainkan strategi hukum untuk mencegah kerugian negara terus berulang.

Keberhasilan paradigma baru ini akhirnya bergantung pada kesiapan aparat dan penerimaan publik, agar pemberantasan korupsi tidak hanya simbolik, tetapi benar-benar melindungi keuangan negara.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Arena Tangkas Timur Resmi Dibuka, M Bloc Jadi Medan Laga Iko Uwais


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Uwais Pictures menghadirkan Arena Tangkas Timur di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Desember 2025, menghadirkan pengalaman langsung dari dunia film laga Timur.

Didukung BNI, arena ini terbuka bagi penonton yang menunjukkan tiket film Timur, menghadirkan konsep imersif yang memadukan hiburan, aksi, dan promosi sinema Indonesia.

Lokasi M Bloc disulap menjadi hutan rimba mencekam oleh art director Ananta Harshawardhana, membawa pengunjung merasakan suasana misi penyelamatan seperti dalam film.

Wahana utama berupa permainan paintball bertema penyelamatan sandera menjadi daya tarik, memacu adrenalin pengunjung lewat simulasi tempur yang aman namun intens.

Keseruan bertambah dengan kehadiran langsung Iko Uwais, yang turun sebagai sutradara, menyapa pengunjung bersama para pemain film Timur.

Panitia juga menyiapkan hadiah saldo Wondr by BNI total Rp5 juta serta Tapcash edisi khusus Timur bagi peserta terpilih.

Arena Tangkas Timur menjadi cara Uwais Pictures mengajak publik merasakan langsung semangat film sebelum menyaksikannya di bioskop.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Waspada! Dugaan Penipuan Bermodus Usaha di Mangga Dua Square


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kawasan Mangga Dua Square menjadi perhatian publik setelah muncul laporan dugaan penipuan bermodus kerja sama bisnis yang menimbulkan kekhawatiran pengunjung dan pekerja.

Isu dugaan penipuan kembali mencuat di kawasan pusat perbelanjaan Mangga Dua Square, Jakarta, setelah sejumlah pihak mengaku mengalami kerugian dalam kerja sama usaha yang ditawarkan seorang perempuan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan tersebut melibatkan seorang perempuan berinisial EA, yang disebut menawarkan kerja sama bisnis dengan skema bagi hasil, disertai permintaan setoran modal melalui transfer bank.

Peristiwa ini disebut terjadi sepanjang tahun 2025 di area Mangga Dua Square, Jakarta Pusat, dengan pihak-pihak yang merasa dirugikan berasal dari kalangan pengunjung, pekerja, serta rekan usaha.

Seorang saksi bernama Rere menyampaikan bahwa dirinya mengetahui beberapa pihak mengalami kerugian finansial, termasuk pekerja di lingkungan pusat perbelanjaan, dengan nilai yang disebut mencapai puluhan juta rupiah.

“Polanya hampir sama, diajak kerja sama usaha, lalu komunikasi terputus setelah dana ditransfer,” ujar Rere, Jumat (26/12/2025), sambil menekankan bahwa informasi tersebut berasal dari cerita para pihak yang merasa dirugikan.

Rere juga menyebut bahwa dugaan kerugian tidak hanya dialami rekan kerja atau pengunjung, namun juga orang-orang yang memiliki kedekatan personal, sehingga menimbulkan dampak emosional yang lebih luas.

Menurut keterangan yang beredar, EA dikenal beraktivitas sebagai pedagang produk fashion wanita dan kerap berpindah lokasi usaha, sehingga cukup dikenal di lingkungan Mangga Dua Square sebelum isu ini muncul.

Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terduga maupun aparat penegak hukum terkait kebenaran laporan tersebut, dan seluruh informasi masih bersifat dugaan dari pihak-pihak terkait.

Sejumlah pihak berharap pengelola kawasan dan aparat berwenang dapat menindaklanjuti laporan masyarakat guna memastikan kepastian hukum serta menjaga rasa aman di area publik.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap tawaran kerja sama bisnis dan mengedepankan verifikasi, sembari menunggu kejelasan hukum dari pihak berwenang.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Refleksi MA 2025: PERMA 5/2025 Jadi Sinyal Kuat Reformasi Hakim Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Mahkamah Agung RI menegaskan komitmen memperkuat peradilan bermartabat melalui refleksi akhir tahun dan langkah strategis pengadaan hakim pengadilan tingkat pertama.

Mahkamah Agung Republik Indonesia menggelar Apresiasi dan Refleksi Mahkamah Agung Tahun 2025 bertema “Pengadilan Bermartabat, Negara Berdaulat” di Balairung MA, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Dalam momentum tersebut, Sekretaris Mahkamah Agung Sugiyanto menjelaskan rangkaian kegiatan apresiasi, lomba foto peradilan, dan refleksi tahunan sebagai wujud konsistensi memperkuat pengadilan berintegritas dan berdaulat.

Sugiyanto menegaskan apresiasi bukan seremoni, melainkan penghormatan tulus bagi insan peradilan yang menjadi garda terdepan inovasi, pelayanan publik, dan penguatan kepercayaan masyarakat pencari keadilan.

“Apresiasi ini diharapkan menjadi energi kolektif menjaga integritas dan profesionalisme,” ujar Sugiyanto, menekankan pentingnya sinergi aparatur peradilan dalam menghadirkan sistem hukum yang dipercaya publik.

Refleksi akhir tahun juga membuka ruang evaluasi, di tengah meningkatnya beban perkara dan tuntutan layanan hukum cepat, adil, serta merata, khususnya di pengadilan tingkat pertama.

Sejalan dengan refleksi tersebut, Mahkamah Agung mematangkan langkah strategis melalui penerbitan PERMA Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama.

Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. Sunarto menyampaikan kebijakan ini dalam forum yang sama, menegaskan penguatan peradilan dimulai dari hulu, melalui proses seleksi dan pendidikan hakim berkualitas.

“Pengadaan hakim adalah fondasi peradilan modern dan responsif,” ujar Sunarto, menyoroti keterbatasan jumlah hakim yang berdampak pada penumpukan perkara dan lamanya penyelesaian perkara.

Melalui pengadaan hakim tahun 2026, Mahkamah Agung menargetkan pemerataan sumber daya manusia hingga pelosok negeri, agar akses keadilan semakin dekat dan dirasakan masyarakat luas.

Setiap tahapan seleksi dirancang menjaring putra-putri terbaik bangsa, unggul secara akademik, berkarakter kuat, dan memiliki integritas moral sebagai penjaga nilai keadilan.

Bagi insan peradilan, kebijakan ini menjadi momentum regenerasi lembaga, mempererat hubungan antar aparatur, serta menumbuhkan optimisme akan masa depan sistem hukum nasional.

Melalui refleksi dan aksi nyata, Mahkamah Agung menegaskan arah baru peradilan Indonesia yang bermartabat, modern, dan semakin dekat dengan harapan masyarakat.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Aceh Bangkit Pascabencana, Kemendagri Kerahkan 1.054 Praja IPD


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Dalam Negeri mengirim 1.054 praja IPDN ke Aceh Tamiang dan Aceh Utara guna mempercepat pemulihan pemerintahan desa pascabencana.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengumumkan pengiriman 1.054 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri ke wilayah terdampak bencana terparah di Sumatera untuk mempercepat pemulihan desa.

Kebijakan tersebut disampaikan Tito Karnavian dalam konferensi pers di Posko Terpadu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin 29 Desember 2025, sebagai respons atas lumpuhnya pemerintahan desa akibat banjir besar.

Ia menjelaskan, Aceh Tamiang dan Aceh Utara menjadi prioritas karena sebagian besar desa hilang tersapu banjir, menyebabkan layanan dasar masyarakat dan administrasi pemerintahan tidak berjalan normal.

“Dari 22 desa yang hilang di tiga provinsi, 13 berada di Aceh Tamiang dan Aceh Utara,” ujar Tito, menegaskan skala dampak sosial yang harus segera ditangani bersama.

Selain membersihkan wilayah terdampak, para praja IPDN ditugaskan menghidupkan kembali roda pemerintahan desa, agar pelayanan publik, pendataan warga, dan koordinasi bantuan dapat kembali berjalan efektif.

Penugasan ini dirancang menyerupai program kuliah kerja nyata, sehingga praja IPDN dapat bersentuhan langsung dengan realitas masyarakat, membangun empati, serta memperkuat sinergi aparat pemerintah dan warga.

Di saat bersamaan, Kemendagri juga mengerahkan tim Dukcapil untuk memulihkan layanan administrasi kependudukan, mengingat ribuan warga kehilangan dokumen penting akibat banjir dan longsor.

Hingga kini, sebanyak 63.230 dokumen kependudukan telah direstorasi, mencakup KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian, dengan layanan gratis bagi masyarakat terdampak.

“Sejak 25 November, sembilan tim Dukcapil diterjunkan. Ada daerah yang layanannya sempat lumpuh total, namun kini mulai pulih,” kata Tito menegaskan komitmen negara hadir.

Agenda tersebut dihadiri jajaran menteri, pimpinan TNI-Polri, serta BNPB, menandai kuatnya sinergi lintas lembaga dalam percepatan pemulihan Sumatera.

Langkah Kemendagri menurunkan praja IPDN menjadi simbol kehadiran negara, memastikan desa bangkit dan masyarakat kembali mendapatkan pelayanan yang layak.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kuartal II 2025, LUCY Cetak Pendapatan Rp41,56 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mencatatkan kinerja keuangan Kuartal II 2025 dengan penjualan stabil dan penurunan aset, meski tekanan margin masih membayangi.

"Hingga Kuartal II 2025, pendapatan tercatat sebesar Rp41,56 miliar, meningkat dibanding Juni 2024 Rp30,21 miliar," kata Presiden Direktur LUCY, Hermansyah dalam Public Expose di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Kontributor utama pendapatan berasal dari segmen minuman dengan nilai Rp30,51 miliar, diikuti segmen makanan Rp8,11 miliar, serta pendapatan lainnya Rp2,93 miliar hingga Juni 2025.

Manajemen menyebut pencapaian tersebut mencerminkan sinergi operasional dan kedekatan tim internal dalam menjaga performa gerai, kualitas layanan, serta loyalitas pelanggan di tengah dinamika pasar.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor meningkat menjadi Rp27,07 miliar pada Juni 2025, dibanding Rp26,25 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, menunjukkan efisiensi produksi bertahap.

Namun, rugi bersih tercatat Rp10,46 miliar, naik dibanding Juni 2024 Rp6,95 miliar, seiring tekanan biaya dan strategi ekspansi yang masih dalam tahap penguatan fondasi.

“Kami menyadari margin keuntungan masih terbatas, namun setiap capaian kami jadikan pijakan untuk memperbaiki kinerja secara berkelanjutan,” ungkap manajemen dalam keterangannya.

Pada posisi keuangan, total aset tercatat turun menjadi Rp118,26 miliar, dengan liabilitas Rp58,93 miliar, serta ekuitas Rp59,33 miliar per Juni 2025.

Manajemen optimistis, dengan fondasi kuat dan fokus pada efisiensi, kinerja perseroan akan melesat seiring strategi ekspansi yang lebih terukur ke depan.

Kinerja Kuartal II 2025 menegaskan komitmen PT Lima Dua Lima Tiga Tbk untuk tumbuh disiplin, adaptif, dan berkelanjutan meski menghadapi tekanan margin.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

FORSIMEMA-RI Minta Pola Undangan Media MA Dievaluasi Menyeluruh


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung RI (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri menyampaikan sikap kritis sekaligus solusi atas pola pengundangan media pada agenda Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung.

Syamsul Bahri, menyampaikan evaluasi terbuka terkait metode undangan media yang dinilai perlu pembenahan demi ketertiban dan kualitas penyebaran informasi publik.

Pernyataan itu disampaikan Syamsul Bahri pada Senin, 29 Desember 2025, menyoroti mekanisme undangan agenda Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung di Jakarta yang dinilai masih berpotensi menimbulkan miskomunikasi.

Ia menilai penyatuan kanal komunikasi menjadi kebutuhan mendesak, dengan mengusulkan pembentukan Group Media Portal Berita MA dan Peradilan sebagai wadah resmi koordinasi antara Humas MA dan media peliput.

Menurut Syamsul, sinergi yang rapi akan memperkuat relasi kelembagaan antara aparat peradilan dan jurnalis hukum, sekaligus mendorong pemberitaan yang lebih akurat, berimbang, serta edukatif bagi publik pencari keadilan.

Ia juga mendorong Humas MA lebih selektif mengundang media, dengan memprioritaskan insan pers yang konsisten mengawal isu hukum, kebijakan peradilan, serta kinerja Mahkamah Agung secara objektif.

Syamsul Bahri menekankan pentingnya pendataan media aktif, skema undangan terbuka namun terverifikasi, serta ruang dialog dua arah agar agenda tahunan tidak berhenti pada penyampaian satu arah semata.

Menurut Syamsul, Refleksi Akhir Tahun harus menjadi ruang akuntabilitas publik yang bermakna, disampaikan luas melalui media kredibel demi kepercayaan masyarakat terhadap peradilan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Istri Gugat Cerai, Begini Proses Hukum dan Hak yang Dilindungi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Perceraian melalui cerai gugat bukan sekadar proses hukum, melainkan perjalanan emosional panjang, di mana pengadilan menimbang keadilan, martabat, serta masa depan istri dan anak.

Dalam hukum Indonesia, perceraian hanya sah jika diputus pengadilan. Ketika istri mengajukan gugatan, perkara tersebut dikenal sebagai cerai gugat dengan prosedur yang ketat.

Cerai gugat diajukan istri ke Pengadilan Agama bagi Muslim atau Pengadilan Negeri bagi non-Muslim, pada tanggal pengajuan resmi sesuai domisili, demi kepastian hukum dan perlindungan hak.

Gugatan disusun berisi alasan hukum, seperti konflik berkepanjangan atau hilangnya keharmonisan, yang mencerminkan perjalanan rumah tangga panjang sebelum keputusan besar diambil.

Setelah pendaftaran, pengadilan memanggil para pihak dan mewajibkan mediasi sesuai Perma Nomor 1 Tahun 2016, membuka ruang dialog terakhir untuk rekonsiliasi.

Dalam banyak kasus, mediasi gagal karena luka emosional terlalu dalam. Sidang berlanjut dengan pemeriksaan gugatan dan jawaban, menghadirkan fakta rumah tangga ke ruang publik.

Tahap pembuktian menjadi momen krusial. Hakim mendengar saksi dan menilai bukti, sambil mempertimbangkan apakah ikatan perkawinan masih layak dipertahankan secara manusiawi.

Dalam cerai gugat, hakim juga menilai hak istri pasca perceraian, termasuk nafkah iddah, mut’ah, dan keadilan ekonomi sesuai kemampuan serta kontribusi selama perkawinan.

Kepentingan terbaik anak menjadi prioritas utama. Hak asuh diputus berdasarkan stabilitas emosional, lingkungan pengasuhan, serta kemampuan orang tua memberi perlindungan berkelanjutan.

Hakim dituntut bersikap empatik dan objektif. Perceraian dipandang bukan kegagalan moral, melainkan mekanisme hukum untuk mengakhiri hubungan yang tak lagi aman dan bermartabat.

Melalui cerai gugat, hukum keluarga hadir menjaga keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan substantif, dan kemanusiaan bagi para pihak yang berpisah.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Aksi Humanis TNI: Konser Amal Hari Ibu Peduli Sumatra


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar Konser Amal Hari Ibu & Peduli Sumatra di Pekanbaru, menghadirkan kebersamaan hangat antara TNI dan masyarakat luas.

Konser amal digelar Jumat malam, 27 Desember 2025, di Anjungan Seni Idrus Tintin Pekanbaru, sebagai rangkaian peringatan Hari Ibu sekaligus kepedulian sosial bagi masyarakat Sumatra.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo hadir langsung bersama jajaran pejabat utama Kodam, menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan kemanusiaan yang dikemas secara menghibur.

Acara ini menjadi sorotan ketika Pangdam XIX/TT naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama penyanyi lokal dan ibu kota, menampilkan sisi humanis pemimpin TNI yang jarang terlihat.

Aksi spontan tersebut disambut antusias masyarakat. Suasana menjadi akrab, penuh tawa, dan kehangatan, mencerminkan kedekatan emosional antara aparat TNI dan warga Pekanbaru.

Kasdam XIX/TT Brigjen TNI Rudi Hermawan turut menyumbangkan suara, bersama Kainfolahta Kodam XIX/TT, menambah kemeriahan konser amal yang sarat pesan solidaritas.

Kehadiran tokoh daerah dan mitra strategis seperti perbankan, tokoh adat, serta dunia usaha memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung aksi sosial TNI.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan empati, terutama dalam momentum Hari Ibu,” ujar Pangdam XIX/TT di sela kegiatan.

Ia menegaskan TNI AD tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga berperan aktif membangun kedekatan sosial melalui kegiatan positif dan bermakna.

Konser amal ini juga menjadi ruang pertemuan hangat antara pimpinan TNI, keluarga besar Kodam, dan masyarakat, tanpa sekat formal yang biasanya melekat.

Melalui musik dan kebersamaan, pesan kemanusiaan tersampaikan kuat, bahwa gotong royong dan kepedulian sosial adalah fondasi utama menjaga persatuan bangsa.

Konser Amal Hari Ibu Kodam XIX/Tuanku Tambusai membuktikan kedekatan TNI dan rakyat dapat terjalin harmonis melalui empati, hiburan, dan semangat kebersamaan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Wamenlu RI: Online Scam Krisis Kemanusiaan, Ancaman Regional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menegaskan online scam telah menjadi krisis keamanan manusia dan ancaman regional yang memerlukan aksi kolektif global.

Dalam forum tingkat tinggi di Bangkok, Wamenlu RI Arrmanatha Christiawan Nasir menyampaikan pernyataan tegas bahwa online scam telah berevolusi menjadi kejahatan terorganisir berskala industri global.

Ia menyebut praktik penipuan daring kini tidak lagi sekadar persoalan penegakan hukum, melainkan krisis keamanan manusia yang berdampak lintas negara, kawasan, dan bahkan global.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Sesi Tingkat Tinggi International Conference on Global Partnership against Online Scams di Bangkok, Rabu, 17 Desember 2025.

Konferensi itu membahas ancaman kejahatan transnasional berbasis teknologi, melibatkan pemerintah, organisasi internasional, masyarakat sipil, dan sektor swasta dari puluhan negara.

Arrmanatha menyoroti dampak serius yang dirasakan Indonesia, termasuk kerugian finansial mencapai USD 474 juta hanya dalam satu tahun terakhir akibat penipuan online lintas batas.

Lebih mengkhawatirkan, dimensi kemanusiaan sangat menonjol. Sejak 2021 hingga 2025, lebih dari 12.000 WNI tercatat terdampak, banyak di antaranya korban perdagangan orang.

“Banyak WNI dipaksa menjadi pelaku kejahatan di pusat online scam di Asia Tenggara. Ini adalah bentuk forced criminality yang harus dihentikan bersama,” tegasnya.

Ia menekankan tidak ada negara yang mampu menghadapi ancaman ini sendirian, sehingga respons global harus kolektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Indonesia mendorong tiga prioritas utama, yakni penguatan kerja sama penegakan hukum lintas batas melalui pertukaran intelijen real-time dan operasi bersama membongkar jaringan kriminal.

Prioritas kedua adalah kerja sama finansial dan siber guna memutus aliran dana ilegal, melibatkan unit intelijen keuangan, regulator digital, dan lembaga terkait.

Prioritas ketiga menempatkan korban sebagai pusat penanganan, melalui perlindungan, rehabilitasi, dan reintegrasi dengan memanfaatkan mekanisme ASEAN, Bali Process, dan UNTOC.

Arrmanatha menegaskan ketidakpedulian hanya memberi ruang bagi kriminal, sementara kerja sama global yang nyata menjadi kunci menciptakan keamanan manusia berkelanjutan.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 


Share:

IMO Indonesia Nilai Kritik Dino ke Menlu Sugiono Tak Sesederhana Itu


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ketua Umum Ikatan Media Online Indonesia Yakub F. Ismail menanggapi kritik Dino Patti Djalal terhadap kinerja Menlu Sugiono, menyebut diplomasi tak bisa dinilai secara instan.

Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail merespons kritik diplomat senior Dino Patti Djalal terkait kinerja Menlu Sugiono, menilai kritik tersebut perlu dibaca secara proporsional dan kontekstual.

Menurut Yakub, kritik Dino terhadap diplomasi Indonesia sah dalam tradisi demokrasi, namun tidak seluruhnya dapat dibenarkan karena berpotensi menyederhanakan persoalan diplomasi yang kompleks.

Pernyataan itu disampaikan Yakub di Kuningan, Jakarta, Jumat, 26 Desember 2025, menyikapi kritik publik atas kinerja Menlu Sugiono dalam mengelola diplomasi Indonesia.

Yakub menegaskan diplomasi modern tidak selalu bekerja di ruang terbuka, melainkan melalui negosiasi tertutup, pendekatan berlapis, serta dinamika geopolitik yang sering kali luput dari sorotan publik.

“Ruang diplomasi sering berlangsung sunyi, penuh kalkulasi, dan tidak selalu bisa diukur dari eksposur media atau simbol-simbol kasat mata,” ujar Yakub dalam pernyataannya.

Ia juga menghargai pengalaman panjang Dino Patti Djalal di dunia diplomasi, namun menilai perbandingan lintas era tanpa mempertimbangkan konteks global saat ini kurang komprehensif.

Menurut Yakub, fragmentasi geopolitik, konflik regional, dan pergeseran kekuatan dunia menuju tatanan multipolar membuat tantangan diplomasi Indonesia jauh lebih rumit.

“Setiap Menlu punya gaya dan pendekatan berbeda. Tidak adil menyeragamkan semuanya dengan satu ukuran tunggal, apalagi di tengah situasi global yang keras,” tegasnya.

Yakub menilai langkah Sugiono menunjukkan pendekatan diplomasi rendah sensasi, sistematis, dan fokus pada konsistensi posisi Indonesia di forum internasional.

“Pendekatan ini memang minim sorotan kamera, tetapi justru penting untuk menjaga stabilitas hubungan luar negeri jangka panjang,” ungkap Sekjen FLAJK tersebut.

Meski demikian, Yakub tidak menutup ruang kritik. Ia menilai evaluasi tetap diperlukan, namun seharusnya diarahkan pada hasil jangka panjang, bukan sekadar figur personal.

Ia menambahkan, masa kerja Menlu Sugiono yang relatif singkat membuat penilaian menyeluruh saat ini masih terlalu dini untuk disimpulkan secara final.

Yakub mengajak publik memberi ruang bagi Menlu Sugiono membuktikan kinerjanya secara objektif, seraya menjadikan kritik sebagai energi perbaikan diplomasi Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini