Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han secara resmi meluncurkan Program 200 Titik Jembatan Garuda di Provinsi Riau, Senin (9/3/2026).
Program ini digagas sebagai upaya membuka akses desa-desa yang selama ini masih terisolasi, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah pedesaan.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di jalur penghubung Desa Belimbing dan Desa Ringin, Kabupaten Indragiri Hulu. Jalur tersebut selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat setempat.
Menurut Sitepu, pembangunan jembatan merupakan langkah konkret TNI dalam membantu masyarakat desa memperoleh sarana transportasi yang lebih layak.
“Program 200 Titik Jembatan Garuda ini bertujuan membuka isolasi desa dan mempermudah aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun layanan kesehatan,” ujarnya.
Dorong Mobilitas dan Ekonomi Masyarakat
Selama ini, sebagian warga harus menempuh perjalanan lebih jauh karena keterbatasan jembatan yang memadai di wilayah tersebut.
Dengan adanya pembangunan jembatan baru, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Selain memperlancar akses antar desa, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Distribusi hasil pertanian dan perkebunan menjadi lebih mudah, sehingga aktivitas ekonomi desa dapat berkembang lebih baik.
Sitepu menegaskan, TNI akan terus hadir melalui berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar