![]() |
| Ketua Umum DPP APTIKNAS Soegiharto Santoso menerima cinderamata dari Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya usai audiensi bersama sejumlah asosiasi industri digital di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, 12 Maret 2026. |
Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso memaparkan enam program strategis digital dalam audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Jakarta, 12 Maret 2026.
Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) mendorong penguatan ekosistem digital Indonesia melalui enam program strategis yang dipaparkan dalam audiensi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, itu dipimpin langsung Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan dihadiri sejumlah asosiasi industri digital nasional.
Selain APTIKNAS, hadir pula Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), serta Badan Ekosistem Digital Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
Ketua Umum APTIKNAS Ir. Soegiharto Santoso, SH atau Hoky, memaparkan sejumlah program prioritas yang dirancang untuk memperkuat ekosistem teknologi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan talenta digital dan inovasi industri.
Enam Program Strategis Ekosistem Digital
Menurut Hoky, transformasi digital membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga menghadirkan tantangan baru yang perlu diantisipasi.
“Digitalisasi memberikan peluang ekonomi yang besar, tetapi juga menghadirkan risiko seperti penipuan digital dan serangan siber. Karena itu penguatan keamanan siber dan kepercayaan digital menjadi kunci,” ujarnya.
Program pertama yang dipaparkan adalah National Cybersecurity Connect 2026, forum nasional untuk memperkuat kolaborasi menghadapi ancaman keamanan siber. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Hotel Bidakara Jakarta.
Program kedua adalah ASOCIO Digital AI Summit 2026 dan ASOCIO Digital AI Award yang akan digelar pada 29–31 Juli 2026 di Raffles Hotel Jakarta.
Forum internasional tersebut diperkirakan menghadirkan sekitar 800 delegasi dari 24 negara anggota Asian-Oceanian Computing Industry Organization (ASOCIO).
Program ketiga adalah Indonesia Game Experience, sebuah inisiatif untuk mendorong pertumbuhan industri gim nasional melalui penyelenggaraan kegiatan di lima kota besar.
APTIKNAS juga mendirikan Asosiasi Games dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) guna memperkuat ekosistem industri konten digital berbasis kearifan lokal.
Kolaborasi Industri dan Pemerintah
Program keempat adalah Warkop Digital atau Warung Kopi Digital, sebuah ruang kolaborasi komunitas berbasis teknologi yang bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat.
Konsep tersebut memanfaatkan budaya warung kopi sebagai ruang diskusi yang ditransformasikan menjadi tempat pembelajaran teknologi dan pengembangan inovasi digital.
Program kelima adalah Roadshow Teknologi di 10 Kota yang menargetkan edukasi bagi para pemimpin transformasi digital terkait keamanan data serta pemanfaatan teknologi berbasis cloud dan kecerdasan buatan.
Program keenam adalah pengembangan Mall APTIKNAS, platform digital marketplace yang dirancang sebagai pusat kolaborasi industri teknologi, startup, UMKM digital, dan pelaku ekonomi kreatif.
Dalam audiensi tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif yang disampaikan asosiasi industri digital.
“Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat ekosistem teknologi, baik dalam pengembangan talenta digital, akses pasar, maupun pembiayaan,” kata Riefky.
Ia juga memaparkan program strategis pemerintah melalui delapan inisiatif ASTA EKRAF yang mencakup penguatan data, talenta, infrastruktur, pasar, hingga pembiayaan ekonomi kreatif.
Audiensi yang berlangsung konstruktif itu turut dihadiri Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam serta sejumlah pejabat terkait.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi industri dalam mendorong pengembangan talenta digital serta memperkuat ekosistem inovasi teknologi nasional.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar