KANA Group meraih Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026 di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
KANA Group mencatat capaian penting di tingkat nasional setelah masuk dalam jajaran penerima Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026. Penghargaan ini diberikan atas kinerja ekspor dan model usaha koperasi yang dinilai berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan di Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (10/2/2026). KANA Group dinilai konsisten mengembangkan usaha berbasis koperasi dengan orientasi pasar internasional.
Pimpinan Peluang Media Group, Irsyad Muchtar, menyebut Koperasi Kana sebagai salah satu koperasi yang menarik perhatian. Menurutnya, koperasi tersebut memiliki fasilitas produksi sendiri dan telah lama berfokus pada pasar ekspor.
“Banyak pihak kaget karena koperasi ini punya pabrik. Mereka memproduksi gula merah, kecap, dan sejak lama bermain di pasar ekspor,” ujar Irsyad dalam sesi wawancara di sela acara.
Irsyad menambahkan, KANA Group kemudian mulai memperluas pasar domestik. Salah satu langkahnya ditandai dengan peluncuran produk minuman sarang burung walet bermerek Shaucha, yang diperkenalkan ke pasar nasional.
Jonathan Danang Wardhana, President Commissioner KANA Group sekaligus Ketua Umum Koperasi Kana, mengatakan distribusi produk Shaucha saat ini masih difokuskan di Surabaya dan wilayah Jawa Timur.
“Untuk sementara distribusi di Surabaya. Targetnya sekitar Agustus kami mulai masuk ke Jakarta, lalu bertahap ke wilayah Jawa,” kata Danang.
Ia menegaskan seluruh produk tersebut merupakan hasil produksi koperasi. Menurutnya, koperasi mampu menghasilkan produk yang kompetitif dan relevan dengan selera pasar, termasuk generasi muda.
“Kami ingin membangun citra bahwa koperasi itu setara dengan badan usaha lain. Bedanya, dampaknya langsung dirasakan anggota koperasi,” ujarnya.
Koperasi Kana berbasis di Surabaya dan memiliki aktivitas ekspor utama pada komoditas gula merah dan cengkeh. Selain itu, koperasi ini juga mulai merambah produksi minuman kaleng.
Pasar ekspor Koperasi Kana saat ini mencakup China, Hong Kong, Vietnam, dan Kamboja. Seluruh fasilitas produksi gula merah dimiliki langsung oleh koperasi, sementara anak perusahaan berbadan hukum PT tetap berada di bawah kepemilikan koperasi.
Danang menjelaskan, Koperasi Kana memiliki delapan anak perusahaan dengan beragam produk, mulai dari air mineral, minuman energi, minuman sarang burung walet, hingga komoditas gula dan cengkeh.
Keunggulan utama produk Koperasi Kana, lanjut Danang, terletak pada fokus kesehatan. “Kami mengembangkan produk yang lebih sehat, baik dari bahan baku maupun prosesnya,” katanya.
Dengan penghargaan ini, KANA Group berharap koperasi semakin dikenal masyarakat luas dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi para anggotanya.
Reporter Lakalim Adalin
Editor Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar