Peluang Media Group menggelar Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi koperasi dan usaha kecil menengah yang berhasil menembus pasar internasional.
Acara berlangsung Selasa, 10 Februari 2026, pukul 10.00–13.00 WIB di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, dan dihadiri pelaku koperasi, UKM, serta perwakilan pemerintah.
Pimpinan Peluang Media Group, Irsyad Muchtar, mengatakan proses penilaian dilakukan sejak Oktober 2025 dengan pendekatan ketat, berlapis, dan berbasis praktik ekspor nyata.
Ia mencontohkan kisah Tiara, perempuan desa yang memulai usaha kopi dari pasar tradisional, berani berangkat ke Belanda pada 2012, tanpa kemampuan bahasa asing, hingga kini menjadi rujukan koperasi kopi berorientasi ekspor.
“Orang-orang seperti inilah yang kami undang hari ini. Mereka melawan keadaan yang awalnya dianggap tidak mungkin,” ujar Irsyad dalam sambutannya.
Irsyad menjelaskan, dari penelusuran awal ditemukan 135 koperasi berorientasi ekspor. Namun setelah disaring, sebagian besar gugur karena tidak memenuhi kriteria, termasuk praktik jasa titip.
Peluang Media Group kemudian menetapkan 80 koperasi besar untuk pemetaan awal. Setelah verifikasi lanjutan, jumlah tersebut dipersempit menjadi 50 koperasi dengan rekam jejak ekspor jelas.
Pelaksanaan di Kementerian Koperasi, kata Irsyad, dimaksudkan sebagai laporan terbuka kepada pemerintah bahwa koperasi ekspor benar-benar ada dan bekerja di lapangan.
Namun dalam prosesnya, tidak sedikit koperasi yang mengundurkan diri karena kendala teknis dan kesiapan internal. Dari 50 undangan, hanya separuh yang akhirnya hadir.
“Ini soal nyali. Banyak koperasi mampu, tapi belum berani tampil,” kata Irsyad, menekankan tantangan mental dan tata kelola.
Salah satu sorotan datang dari Koperasi Desa Merah Putih Jati Mulyo, Jember, Jawa Timur, yang pada November 2025 mengekspor 20 ton kopi ke Mesir senilai sekitar Rp12 miliar.
Koperasi hasil penggabungan tersebut direncanakan memperluas ekspor ke Brunei dan Australia, sejalan dengan dorongan kolaborasi koperasi yang digaungkan pemerintah.
Irsyad juga menyinggung capaian ekspor UKM nasional yang masih terbatas, sekitar 2.700 pelaku dengan nilai Rp2,1 triliun, jauh di bawah potensi.
Melalui ajang ini, Peluang Media Group berharap koperasi dan UKM berani berkolaborasi, profesional, dan keluar dari ketergantungan bantuan, menuju ekosistem bisnis berkelanjutan.
Reporter Lakalim Adalin
Editor Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar