Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan Yonif TP 892/Vikasa Sena di Way Tuba, Way Kanan, Lampung, Jumat (27/2/2026).
Kunjungan kerja ke satuan tempur di Lampung menjadi penegasan bahwa kesiapan prajurit harus berjalan seiring kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Yonif TP 892/Vikasa Sena di Way Tuba, Lampung. Ia didampingi Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad, Polsan Situmorang.
Rombongan juga diikuti Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Muhammad Saleh Mustafa. Mereka meninjau langsung kesiapan operasional Yonif TP 892 yang berada di bawah Brigif TP 88/Ksatria Bukit Kaba, Kodam XXI/Radin Inten.
Peninjauan dilakukan menyeluruh. Mulai dari aspek personel hingga dukungan sarana prasarana.
Dampak Satuan bagi Masyarakat Way Tuba
Dalam dialog bersama Komandan Batalyon, dipaparkan sejumlah dampak kehadiran satuan terhadap lingkungan sekitar. Keberadaan Yonif TP 892 dinilai memberi rasa aman yang lebih kuat, sekaligus membuka ruang interaksi sosial antara prajurit dan warga.
Kontribusi tersebut juga terlihat pada dukungan layanan kesehatan di Puskesmas Way Tuba. Aktivitas ekonomi warga ikut bergerak.
Pelaku UMKM lokal disebut mulai tumbuh. Perputaran ekonomi kawasan menjadi lebih hidup.
Kesiapan Tempur dan Integritas Prajurit
Sjafrie menegaskan kesiapan tempur tetap menjadi prioritas utama TNI AD. Hal itu diwujudkan melalui latihan terukur dan berkelanjutan, disertai pembangunan fasilitas pendukung yang direncanakan matang.
“Kesiapan tempur harus selalu dijaga melalui latihan yang terukur dan berstandar tinggi. Namun, kehadiran TNI juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain aspek kemampuan militer, ia menekankan pentingnya integritas prajurit sebagai fondasi profesionalisme. Prajurit yang berintegritas, menurut dia, bukan hanya kuat secara taktis, tetapi juga menjadi penguat ketahanan wilayah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan satuan tempur di daerah tetap siap operasional. Sekaligus berperan aktif menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan wilayah.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar