Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Operasi Tahun Anggaran 2026 di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX, Rabu (31/03/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis menyatukan persepsi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi di wilayah.
Rakernis tersebut diikuti pejabat dan unsur terkait di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Forum ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi lintas satuan serta memastikan kesiapan menghadapi dinamika tugas ke depan.
Penguatan Sinergi dan Perencanaan Operasi
Asisten Operasi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Onel Inf Rendra Dwi Ardhani S.E., M.Han menegaskan pentingnya sinergi antar satuan dalam setiap pelaksanaan tugas operasi. Ia menilai koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan di lapangan.
Selain itu, ketelitian dalam setiap tahapan perencanaan juga ditekankan sebagai faktor krusial. Menurutnya, perencanaan yang matang akan menghasilkan langkah operasional yang lebih terukur dan efektif.
“Kesiapsiagaan satuan harus terus ditingkatkan agar mampu merespons dinamika wilayah secara cepat dan tepat,” ujar Rendra dalam arahannya.
Strategi Operasi 2026 dan Dampaknya
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan strategis bidang perencanaan, latihan, dan operasi Tahun Anggaran 2026. Materi ini menjadi acuan utama dalam menyusun langkah taktis di seluruh jajaran.
Paparan tersebut mencakup penyesuaian strategi operasi terhadap tantangan aktual di wilayah. Hal ini bertujuan memastikan setiap satuan memiliki panduan yang jelas dalam menjalankan tugas pokok.
Melalui Rakernis ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menargetkan terciptanya kesamaan pola pikir dan pola tindak di seluruh jajaran. Dengan demikian, pelaksanaan operasi diharapkan berjalan lebih optimal, terarah, dan terpadu.
Upaya ini sekaligus memperkuat peran TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah melalui perencanaan operasi yang sistematis dan responsif terhadap perkembangan situasi.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar