Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia Emas 2045 adalah agenda lintas generasi, dengan Asta Cita sebagai arah utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar jargon, melainkan komitmen nyata pemerintah membangun pertumbuhan tinggi, stabilitas nasional, serta pemerataan manfaat pembangunan.
Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu dalam Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Agung yang digelar secara daring, Selasa, 13 Januari 2026, membahas strategi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas.
Purbaya menjelaskan pemerintah mengandalkan tiga mesin pertumbuhan utama, yakni fiskal, sektor keuangan, dan investasi, yang harus bergerak selaras agar mampu mendorong ekonomi tumbuh lebih cepat.
“Asta Cita menuntut pertumbuhan tinggi dan stabilitas nasional,” ujar Purbaya, menekankan pentingnya sinergi kebijakan antar-lembaga demi menciptakan kepercayaan dan kepastian bagi masyarakat serta pelaku usaha.
Di sisi fiskal, pemerintah berkomitmen mengoptimalkan belanja negara agar tepat waktu, tepat sasaran, dan bebas kebocoran, sehingga manfaat APBN benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pada sektor keuangan, koordinasi dengan Bank Sentral terus diperkuat agar kebijakan moneter berjalan seiring kebijakan fiskal, menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui sinergi fiskal, keuangan, dan investasi, pemerintah menegaskan komitmen menjadikan Indonesia Emas 2045 sebagai tujuan nyata yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar