Ketua Mahkamah Agung RI menegaskan kepemimpinan hakim perempuan menjadi strategi kelembagaan penting dalam membangun peradilan berwibawa, akuntabel, serta dipercaya publik.
Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. menyampaikan komitmen tersebut saat memberikan keynote speech dalam orientasi dan pelatihan calon mentor BPHPI di Jakarta.
Kegiatan tersebut digelar Selasa, 13 Januari 2026, sebagai bagian penguatan peran hakim perempuan melalui peluncuran buku panduan mentoring, sekaligus menegaskan arah kebijakan Mahkamah Agung yang inklusif.
Sunarto menekankan representasi hakim perempuan bukan sekadar simbol kesetaraan, melainkan strategi menjaga kepercayaan publik, memperkuat legitimasi putusan, serta memastikan keadilan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan perempuan di lingkungan peradilan mendorong sinergitas kelembagaan, memperkaya perspektif yudisial, dan mempererat hubungan sosial antara aparat peradilan dengan pencari keadilan.
“Bagi Mahkamah Agung, representasi dan kepemimpinan hakim perempuan adalah bagian strategi membangun peradilan berwibawa serta tanggung jawab memastikan keadilan dirasakan semua orang,” ujar Sunarto.
Ia mengungkapkan sejak 2023, Mahkamah Agung konsisten mendukung kiprah hakim perempuan melalui survei kepemimpinan, partisipasi forum internasional, serta pembentukan Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia.
Dalam konteks global, Sunarto menilai penguatan hakim perempuan sejalan dengan CEDAW dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, karena keragaman komposisi pengadilan berdampak langsung pada kualitas putusan.
Ia juga menegaskan program mentoring menjadi instrumen strategis pembinaan nilai, integritas, dan pewarisan kebijaksanaan yudisial lintas generasi di tengah tantangan kompleks penegakan hukum.
Menutup sambutannya, Sunarto mengapresiasi dukungan DFAT Australia dan AIPJ3, serta berpesan agar para mentor menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab kelembagaan.
Komitmen Mahkamah Agung ini diharapkan melahirkan barisan hakim perempuan tangguh yang siap memimpin peradilan Indonesia secara adil, inklusif, dan dipercaya publik.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar