Kepala BP BUMN Dony Oskaria memimpin pertemuan dengan direksi Pegadaian dan BSI terkait pembentukan IBMA.
Tepat satu tahun setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan bank emas, ekosistem keuangan komoditas dalam negeri kini memasuki babak baru.
Para pelaku industri resmi membentuk Indonesia Bullion Market Association (IBMA) demi memperkuat tata kelola pasar komoditas yang terintegrasi dan transparan.
Langkah ini menjadi indikator positif bagi perkembangan terbaru layanan bullion bank Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan volume kelolaan secara signifikan.
Lonjakan Volume Kelolaan Emas BUMN
Hingga pertengahan Juli 2026, kepercayaan publik terhadap ekosistem ini tergambar dari besarnya volume aset yang berhasil dihimpun. PT Pegadaian saat ini tercatat mengelola sekitar 153 ton emas.
Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengikutinya dengan volume kelolaan mencapai kisaran 24 ton emas. Akumulasi angka tersebut memvalidasi potensi besar komoditas logam mulia sebagai penggerak roda ekonomi nasional yang makin modern.
Guna menjaga momentum pertumbuhan, optimalisasi regulasi dan koordinasi antarentitas menjadi krusial. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengadakan pertemuan strategis bersama direksi Pegadaian dan BSI di Jakarta pada Kamis (16/7/2026). Pertemuan tersebut secara khusus membahas standardisasi operasional serta rencana kerja taktis dari asosiasi yang baru terbentuk.
"Kalau ekosistemnya kuat dan semua pelaku bisa jalan bareng, industri emas kita bakal punya nilai tambah yang jauh lebih besar. Ini bukan cuma soal perdagangan emas, tapi juga bagaimana emas bisa jadi penggerak ekonomi nasional," ujar Dony Oskaria.
Sinergi Strategis Demi Menatap Pasar Global
Melalui kolaborasi erat antara BP BUMN, Danantara, Pegadaian, dan BSI, kehadiran IBMA diyakini mampu mempercepat program hilirisasi emas nasional.
Standardisasi yang matang diharapkan tidak hanya memperluas variasi produk berbasis emas di pasar domestik, melainkan juga memantapkan posisi Indonesia sebagai episentrum transaksi bullion yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto
#BullionBank #EmasNasional #IBMA #Danantara #Pegadaian #BankSyariahIndonesia #HilirisasiEmas #BUMN #DonyOskaria #EkonomiRI










Tidak ada komentar:
Posting Komentar