Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka masih tinggi, mencapai 74,1 persen. Survei dilakukan pada 2–8 Maret 2026 dengan 1.220 responden di 38 provinsi.
Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, menyampaikan hasil ini di Jakarta, Senin, 13 April 2026. Survei ini mengukur persepsi publik terhadap kinerja pemerintah di tengah tekanan geopolitik global.
Kepuasan Publik Prabowo Gibran Tetap Tinggi
Tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo – Gibran tercatat 75,1 persen. Sementara kepuasan terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai presiden berada di angka 74,9 persen.
Menurut Masduri Amrawi, kepuasan publik Prabowo Gibran didorong oleh program konkret yang dirasakan langsung. “Program Makan Bergizi Gratis menjadi faktor utama kepuasan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sebanyak 23 persen responden menyebut program tersebut sebagai alasan utama kepuasan. Disusul bantuan pemerintah tepat sasaran 13,8 persen, serta kepemimpinan tegas 10,2 persen.
Di sisi lain, keberhasilan menjaga kerukunan umat beragama mendapat apresiasi 77,8 persen responden. Angka ini cukup tinggi dibanding indikator lain seperti keamanan dan persatuan nasional.
Saya sempat berbincang dengan seorang pelaku UMKM di Bekasi. Ia mengaku mulai merasakan dampak bantuan pemerintah, meski belum sepenuhnya merata.
Program MBG dan Peta Politik 2029
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program paling dikenal publik, dengan tingkat awareness mencapai 88 persen. Dari jumlah itu, 55 persen menyatakan puas, sementara 35,8 persen belum puas.
Selain MBG, program lain seperti Bantuan Subsidi Upah dan layanan kesehatan gratis juga mendapat respons positif, meski dampaknya tidak sebesar MBG.
Namun, tidak semua kebijakan mendapat dukungan. Keputusan bergabung dengan Board Of Peace (BOP) ditolak 40,7 persen responden, menunjukkan adanya catatan kritis publik.
Dalam evaluasi lembaga, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mencatat tingkat kepuasan tertinggi 77,6 persen, diikuti lembaga kepresidenan 64,1 persen dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 62,9 persen.
Elektabilitas dan Dinamika Politik
Survei ini juga memotret peta elektoral menuju 2029. Pada simulasi top of mind, Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan 32,9 persen, diikuti Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan.
Untuk calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka unggul dengan 26,8 persen. Nama lain seperti Dedi Mulyadi dan Mahfud MD masih berada di bawah.
Sementara itu, elektabilitas partai menempatkan Partai Gerindra di posisi teratas dengan 26,1 persen, diikuti PDI Perjuangan dan Partai Golkar.
Meski angkanya solid, dinamika politik masih terbuka. Persepsi publik sangat bergantung pada isu yang berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar