Kodam XIX/Tuanku Tambusai menerima 36 unit mobil pemadam kebakaran bantuan Kementerian Pertahanan RI untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Penyerahan berlangsung di Lapangan Apel Makodam XIX/TT, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan itu dipimpin Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., serta dihadiri Pejabat Utama Kodam dan para Komandan Satuan jajaran Kodam XIX/TT. Bantuan ini dinilai menjadi langkah strategis menghadapi ancaman karhutla yang hampir setiap tahun menjadi persoalan serius di dua wilayah tersebut.
Distribusi Mobil Damkar untuk Satuan Jajaran
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan kepada Pasilog Kodim 0315/Tanjungpinang, Kodim 0301/Pekanbaru, Brigif 89/GG, dan Yonarhanud 13/PBY.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu sambutan Kasdam XIX/Tuanku Tambusai. Dalam arahannya, Brigjen TNI Rudi Hermawan menegaskan bahwa kendaraan operasional ini bukan sekadar tambahan armada, melainkan bagian dari kesiapsiagaan satuan menghadapi bencana.
Di Riau, musim kemarau kerap membawa kekhawatiran lama: asap, lahan terbakar, dan aktivitas warga yang terganggu. Banyak masyarakat masih mengingat bagaimana kabut asap pernah melumpuhkan sekolah hingga penerbangan. Karena itu, tambahan armada seperti ini bukan perkara kecil.
“Dukungan ini harus dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan penuh tanggung jawab, serta digunakan secara profesional, terukur, dan tepat sasaran,” ujar Brigjen TNI Rudi Hermawan dalam sambutannya, Selasa (28/4/2026).
Fokus Perkuat Penanganan Karhutla
Kasdam menekankan seluruh kendaraan operasional yang diterima harus benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam penanggulangan karhutla dan kesiapsiagaan bencana lainnya.
Bagi banyak daerah di Riau dan Kepri, mobil damkar sering kali menjadi garda pertama saat api mulai meluas. Dalam sejumlah kasus, kecepatan respons hanya ditentukan oleh satu hal sederhana: seberapa cepat armada tiba di lokasi.
Karena itu, distribusi 36 unit mobil damkar ini diharapkan memperkuat respons lapangan sekaligus mempererat sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis, penandatanganan berita acara serah terima, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, serta sesi foto bersama.
Dengan tambahan armada tersebut, Kodam XIX/TT menargetkan penanganan karhutla di wilayah tugas menjadi lebih cepat, terukur, dan efektif, terutama menjelang musim rawan kebakaran pada pertengahan tahun.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar