Isu tentang diet tinggi protein merusak ginjal masih dipercaya luas. Namun, sejumlah penelitian epidemiologis terbaru menunjukkan bahwa pada individu sehat, konsumsi protein tinggi tidak terbukti menurunkan fungsi ginjal.
Kajian berjudul Dietary Protein, Kidney Function and Mortality oleh Giancarlo Bilancio dan tim menegaskan, tidak ada bukti kuat bahwa asupan protein tinggi berdampak negatif pada ginjal sehat.
Studi Ilmiah Bantah Mitos Lama Protein dan Ginjal
Sejumlah studi jangka panjang menemukan bahwa konsumsi protein tinggi tidak menyebabkan penurunan fungsi ginjal pada orang sehat. Temuan ini sekaligus membantah anggapan lama dalam dunia diet.
Mitos tersebut muncul karena pasien dengan penyakit ginjal memang disarankan membatasi protein. Namun, rekomendasi ini bersifat spesifik dan tidak berlaku untuk individu tanpa gangguan ginjal.
Saat mengonsumsi protein, ginjal bekerja lebih aktif untuk memproses metabolisme. Namun, penelitian menunjukkan kondisi ini merupakan respons fisiologis normal, bukan tanda kerusakan organ.
Manfaat Diet Tinggi Protein dan Batas Aman Konsumsi
Meta-analisis menunjukkan diet tinggi protein memiliki sejumlah manfaat, terutama dalam menjaga massa otot, meningkatkan rasa kenyang, serta membantu penurunan berat badan.
Efek ini akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan latihan kekuatan atau strength training. Kombinasi tersebut mendukung komposisi tubuh yang lebih sehat.
Meski demikian, asupan protein berlebihan tanpa diimbangi hidrasi cukup dan pola makan seimbang tidak memberikan manfaat tambahan signifikan. Kualitas sumber protein juga menjadi faktor penting.
Banyak penelitian merekomendasikan konsumsi protein sekitar 1,6 hingga 2,2 gram per kilogram berat badan per hari, terutama bagi individu yang aktif berolahraga.
Secara keseluruhan, protein bukanlah ancaman bagi ginjal pada orang sehat. Nutrisi ini justru berperan penting dalam menjaga metabolisme, massa otot, dan komposisi tubuh.
Kunci utamanya adalah konsumsi dalam jumlah tepat, memilih sumber protein berkualitas, serta tetap menjaga pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar