Kementerian Dalam Negeri bersiap menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 sebagai langkah strategis mempercepat realisasi program prioritas Presiden secara serempak.
Forum bertajuk sinergi pusat dan daerah ini dijadwalkan berlangsung Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan menyebut Rakornas 2026 melanjutkan agenda tahun sebelumnya, sekaligus menjadi bagian penting mendukung pelaksanaan RPJMN 2025–2029.
Menurut Benni, tema yang diusung diarahkan memperkuat kolaborasi lintas sektor, menjembatani kebijakan pusat dengan implementasi daerah, agar program prioritas Presiden berjalan cepat dan tepat sasaran.
Rakornas akan menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta unsur TNI dan Polri untuk membahas kebijakan strategis ekonomi, investasi, energi, hingga penguatan program kerakyatan.
Agenda juga mencakup pembahasan Koperasi Desa Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, serta peran Kejaksaan, Polri, TNI, dan KPK dalam pengawasan.
Sekitar 4.453 peserta diperkirakan hadir, terdiri dari kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta Forkopimda dari seluruh Indonesia.
Kemendagri mengimbau masyarakat sekitar lokasi agar mengantisipasi peningkatan aktivitas, seraya memastikan pengaturan lalu lintas dan koordinasi daerah dilakukan demi kegiatan yang tertib dan aman.
Rakornas ini diharapkan menjadi titik temu konkret pusat dan daerah, memastikan program prioritas Presiden bergerak seragam menuju target Indonesia Emas 2045.
Penulis Lakalim Adalin
Editor Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar