Direktur Utama RS Columbia Asia BSD Jeffry Oeswadi menghadiri Seminar Bulan K3 Nasional 2026 di Jakarta, menunjukkan komitmen sektor kesehatan mendukung penguatan keselamatan kerja berbasis kolaborasi.
Kegiatan bertajuk Chemical Hazard at Workplace: Bahaya Senyap yang Perlu Dikendalikan digelar Selasa, 27 Januari 2026, di Jakarta, melibatkan pelaku industri, asosiasi K3, dan layanan kesehatan.
Jeffry menyampaikan kehadirannya sebagai bentuk partisipasi RS Columbia Asia BSD bersama PPDP2K3, asosiasi penyelenggara pemeriksaan kesehatan kerja yang berperan penting dalam ekosistem K3 nasional.
“Kami memfasilitasi laboratorium dan rumah sakit anggota PJK3 agar pelayanan kesehatan K3 berjalan optimal,” ujarnya, menekankan pentingnya sinergi antara fasilitas kesehatan dan dunia kerja.
Ia menjelaskan RS Columbia Asia BSD telah melayani pasien BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sebagai kontribusi nyata rumah sakit dalam perlindungan pekerja.
Jeffry juga memaparkan jaringan RS Columbia Asia Group yang tersebar di Medan, BSD, Pulomas, Semarang, serta RS Premier Surabaya dan Jatinegara, mendukung layanan kesehatan terintegrasi.
Menurutnya, kehadiran rumah sakit dalam forum K3 bukan sekadar simbol, melainkan wujud tanggung jawab moral menjaga keselamatan pekerja dari risiko kimia yang kerap tak disadari.
“Saya hadir untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Jeffry, menegaskan dukungan pribadi sebagai anggota PPDP2K3 terhadap penguatan budaya K3 nasional.
Dari Jakarta, komitmen RS Columbia menegaskan bahwa keselamatan kerja hanya terwujud lewat kolaborasi nyata antara dunia kesehatan, industri, dan regulator.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar