Rapat Koordinasi perdana Dandapala Digital 2026 menjadi momen evaluasi kinerja dan penegasan arah baru transformasi media peradilan Mahkamah Agung berbasis digital.
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI menggelar Rapat Koordinasi Pertama Dandapala Digital Tahun 2026 pada Senin, 26 Januari 2026, secara daring dan luring.
Kegiatan berlangsung di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, dipimpin Dirjen Badilum MA Bambang Myanto, didampingi jajaran pimpinan, serta diikuti seluruh tim pengelola Dandapala Digital.
Pemimpin Redaksi Dandapala, Hasanudin, memaparkan capaian 2025 yang mencolok, dengan lebih dari 10 juta pengunjung dan trafik harian stabil di kisaran 70.000 hingga 100.000 pembaca.
Sepanjang 2025, Dandapala mempublikasikan 2.997 artikel news, 429 artikel opini, dan satu artikel viral dengan 108.000 views, menjadikannya rujukan media nasional isu peradilan.
“Ini bukan sekadar angka, tapi tanda hidupnya budaya menulis di kalangan hakim dan aparatur peradilan,” ujar Hasanudin dalam presentasi capaian di hadapan pimpinan Badilum.
Menurutnya, menulis menjadi bagian tugas moral hakim untuk menyampaikan nalar hukum kepada publik, memperkuat transparansi, sekaligus membangun kedekatan institusi peradilan dengan masyarakat.
Tahun 2026 ditetapkan sebagai fase transformasi, di mana Dandapala tidak hanya menyajikan berita, tetapi berfungsi sebagai platform edukasi, advokasi, dan inovasi digital peradilan.
Strategi utama mencakup penguatan struktur redaksi, pembenahan budaya kerja, serta ekspansi kanal melalui infografis, komik hukum, dan peluncuran aplikasi mobile Dandapala.
Program kolaboratif juga diperluas lewat DandapalaTalks Goes to Campus, jambore media peradilan, benchmarking ke Google dan Meta, hingga Dandapala Award dan Rewind 2026.
Dandapala kini telah terindeks Google News, menegaskan posisinya sebagai sumber resmi peradilan Indonesia yang diakui global dan semakin dipercaya media arus utama.
Target akhir 2026, Dandapala diproyeksikan menjadi portal hukum paling diakui di Asia Tenggara, dengan konten informatif, edukatif, sekaligus inspiratif.
“Dandapala bukan sekadar portal berita, melainkan ruang membangun kesadaran hukum dan kepercayaan publik terhadap peradilan,” tegas Hasanudin menutup pemaparan.
Transformasi Dandapala mencerminkan komitmen Mahkamah Agung menghadirkan peradilan modern, transparan, dan dekat dengan masyarakat melalui kekuatan narasi digital.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar