Panglima Kodam XIX Tuanku Tambusai, Agus Hadi Waluyo, mempercepat pembangunan Jembatan Armco di Kecamatan Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Sabtu, 17 Mei 2026. Proyek itu kini masuk tahap pengerjaan pondasi dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat.
Pembangunan yang dijalankan Kodam XIX Tuanku Tambusai melalui Kodim 0315/Tanjungpinang tersebut diproyeksikan menjadi jalur penting penghubung antarwilayah. Pemerintah daerah berharap jembatan itu dapat mempercepat mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi baru di Toapaya Selatan.
Pembangunan Jembatan Armco Dikebut di Toapaya Selatan
Sejak pagi, aktivitas pembangunan terlihat padat. Personel TNI dan warga bergotong royong menyiapkan pondasi utama jembatan. Tumpukan material konstruksi mulai memenuhi sisi lokasi pembangunan, menandakan proyek itu tak lagi sekadar rencana di atas meja.
Di sejumlah wilayah kepulauan, persoalan akses sering kali terdengar sepele bagi warga kota. Namun bagi masyarakat desa, jembatan bisa menentukan cepat atau lambatnya hasil kebun tiba di pasar. Seorang warga di sekitar lokasi bahkan menyebut perjalanan yang biasanya memutar cukup jauh nantinya dapat dipangkas setelah jembatan selesai dibangun.
Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang, Abdul Hamid, mengatakan pembangunan Jembatan Armco tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik.
“Jembatan Armco bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol persatuan dan kemajuan di Toapaya Selatan. Kami berharap jembatan ini dapat mempercepat mobilitas warga, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan,” ujar Abdul Hamid.
Dampak Ekonomi dan Investasi Mulai Diperhitungkan
Pemerintah Kabupaten Bintan turut mendukung percepatan proyek tersebut. Keberadaan Jembatan Armco dinilai dapat menjadi titik penting pengembangan kawasan, terutama bagi desa-desa yang selama ini terkendala akses transportasi.
Selain memperlancar konektivitas warga, pembangunan jembatan juga diperkirakan mendorong investasi dan sektor pariwisata di Toapaya Selatan. Jalur distribusi logistik menjadi lebih efisien, sementara akses menuju kawasan potensial wisata diprediksi semakin terbuka.
Kodam XIX Tuanku Tambusai memastikan pengerjaan proyek dilakukan dengan pengawasan ketat agar kualitas konstruksi tetap terjaga. Jembatan itu diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah kepulauan secara berkelanjutan.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar