Musyawarah Provinsi (Musprov) III Dewan Pimpinan Provinsi APINDO Kalimantan Barat berlangsung sukses di Putussibau pada 9 Juni 2026. Forum tertinggi organisasi pengusaha di tingkat provinsi tersebut menghasilkan kepemimpinan baru dengan terpilihnya Edi Suhita sebagai Ketua DPP APINDO Kalimantan Barat untuk masa bakti 2026–2031.
Pelaksanaan Musprov III menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen APINDO Kalimantan Barat dalam memperkuat peran dunia usaha di daerah. Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan organisasi dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Edi Suhita Terpilih sebagai Ketua APINDO Kalimantan Barat 2026-2031
Penyelenggaraan Musprov III merupakan tindak lanjut dari mandat Dewan Pimpinan Nasional APINDO yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 151/SK-DPN/1.1/2B/IV/26 tentang Penunjukan Caretaker DPP APINDO Kalimantan Barat.
Sebelum musyawarah digelar, panitia telah membuka proses penjaringan bakal calon ketua secara terbuka dan demokratis pada 25 hingga 31 Mei 2026. Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anggota memiliki kesempatan yang sama dalam proses pencalonan.
Melalui persidangan yang berlangsung sesuai tata tertib organisasi dan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APINDO hasil Munas Khusus 2022, Edi Suhita akhirnya ditetapkan sebagai pemenang dalam Pleno II Musprov III.
Partisipasi DPK Perkuat Legitimasi Hasil Musyawarah
Musprov III diikuti oleh 10 Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) dari total 14 DPK APINDO yang ada di Kalimantan Barat. Tingginya tingkat partisipasi anggota dinilai memperkuat legitimasi hasil keputusan forum sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga soliditas organisasi.
Dengan berakhirnya Musprov III, APINDO Kalimantan Barat menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serikat pekerja, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Mengusung semangat "Pengusaha Bersatu, Indonesia Maju", organisasi tersebut berkomitmen mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, APINDO Kalbar juga akan fokus mendukung peningkatan investasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan kerja yang lebih luas guna menopang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar