Astra Life membagikan panduan pengelolaan keuangan keluarga menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026).
Tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api. Simbol energi, keberanian, dan respons cepat membaca peluang.
Namun ritme cepat itu, menurut perusahaan asuransi jiwa ini, tetap perlu diimbangi kesiapan dan perhitungan matang.
Kurniasari S. Pranoto, CFP®, Marketing, Corporate Communication, Literacy & Inclusion Department Head Astra Life, mengingatkan keluarga Indonesia untuk tidak larut dalam euforia momentum.
“Energi besar harus diiringi disiplin. Diversifikasi penghasilan dan hindari keputusan impulsif, terutama saat gaya hidup meningkat,” ujarnya dalam keterangan pers, Jum'at (13/2).
Menurut dia, pertumbuhan finansial jangka panjang hanya bisa dicapai lewat perencanaan, pengelolaan risiko, dan konsistensi.
Lima Strategi Finansial Keluarga 2026
Sejalan dengan semangat Tahun Kuda Api, Astra Life merangkum lima langkah praktis bagi kepala keluarga.
1. Memulai Bisnis dengan Pondasi Sehat
Memulai usaha adalah langkah berani. Tetapi keberanian saja tidak cukup.
Modal, pemahaman pasar, serta manajemen arus kas harus dipersiapkan sejak awal. Tantangan umum, seperti keuangan tercampur, minim riset, dan lemahnya pencatatan, kerap menjadi titik rawan.
Astra Life menyarankan pemisahan rekening pribadi dan bisnis, penetapan “gaji” pemilik usaha, serta pembukuan sederhana yang konsisten.
2. Investasi Leher ke Atas
Investasi terbaik sering kali berasal dari diri sendiri.
Melanjutkan studi, mengikuti kursus, bootcamp, atau seminar menjadi bagian dari “investasi leher ke atas”. Dampaknya tidak selalu instan, tetapi membuka peluang karier lebih luas.
Komitmen jangka panjang dan kesiapan biaya menjadi faktor penting sebelum memulai.
3. KPR Rumah dengan Perhitungan Detail
Memiliki rumah tetap menjadi impian banyak keluarga.
Namun keputusan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) perlu disertai perhitungan menyeluruh: uang muka, biaya notaris, pajak, asuransi, hingga pengeluaran pasca-huni.
Perlindungan jiwa bagi pencari nafkah juga menjadi bagian dari mitigasi risiko agar keluarga tidak terbebani di kemudian hari.
4. Memenuhi Inner Child secara Terukur
Kebutuhan psikologis tetap penting. Mengikuti kelas olahraga seperti padel atau hyrox, menekuni hobi tenis, badminton, atau gym, bisa menjadi bentuk self-reward.
Namun pengeluaran tetap perlu disesuaikan prioritas. Dana darurat dan rencana jangka panjang tidak boleh terganggu.
5. Perencanaan Warisan Sejak Dini
Perencanaan warisan sering ditunda karena dianggap sensitif.
Padahal, langkah dini justru memberi ketenangan. Asuransi jiwa menjadi salah satu instrumen proteksi yang relatif praktis dibanding aset fisik.
Astra Life menawarkan produk ASLI Ultimate Protection dengan masa pertanggungan hingga usia 99 tahun, serta Flexi Life melalui ilovelife.co.id dengan uang pertanggungan hingga Rp5 miliar tanpa cek medis.
Disiplin dan Proteksi Jadi Kunci
Di tengah optimisme Tahun Kuda Api, Astra Life menekankan satu hal: keberanian harus dibarengi perhitungan.
Momentum boleh cepat. Tetapi kesehatan finansial keluarga tetap bertumpu pada disiplin, perencanaan matang, dan proteksi yang terukur.
Dengan fondasi itu, mimpi dapat tumbuh tanpa mengorbankan stabilitas.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar