Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), organisasi sayap Partai Gerindra, menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 12-14 Juni 2026 di Jakarta. Forum nasional ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus ruang diskusi strategis mengenai transformasi ekonomi nasional era Prabowo yang tengah dijalankan pemerintah.
Rakernas tersebut diikuti pengurus GEKIRA dari berbagai daerah dan menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), serta tokoh nasional. Berbagai isu pembangunan menjadi fokus pembahasan, mulai dari ketahanan energi, pangan, hingga penguatan UMKM dan koperasi.
Fokus pada Agenda Transformasi Ekonomi Nasional
Ketua Dewan Pembina GEKIRA, Hashim S. Djojohadikusumo, dijadwalkan membuka secara resmi Rakernas. Agenda pembukaan juga dihadiri Ketua Umum GEKIRA Nikson Silalahi dan Ketua Panitia Rakernas Melki M. Suawah.
Rangkaian kegiatan diawali registrasi peserta, ibadah pembukaan, pengukuhan kepengurusan pusat GEKIRA oleh DPP Partai Gerindra, laporan panitia, sambutan pimpinan organisasi, serta sambutan pemerintah sebelum pembukaan resmi dilakukan.
Pada hari pertama, peserta langsung mengikuti seminar bertema "Kemandirian Energi Nasional" yang menghadirkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pembahasan kemudian berlanjut pada isu pembangunan kawasan hunian berkelanjutan melalui seminar "Permukiman Ramah Lingkungan dan Energi Hijau" bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Energi, Pangan, hingga UMKM Jadi Sorotan
Memasuki hari kedua, pembahasan berfokus pada sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Seminar mengenai pangan berkualitas dan berkelanjutan menghadirkan Menteri Pertanian bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Selanjutnya, Menteri UMKM dan Menteri Koperasi membahas strategi pengembangan UMKM dan koperasi sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan. Sementara itu, Direktur Utama PT PLN dan Direktur Utama PT Agrinas memaparkan kontribusi BUMN dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Selain seminar, peserta juga menggelar sidang pleno untuk mengevaluasi program organisasi dan menyusun arah kebijakan GEKIRA ke depan. Sejumlah rekomendasi strategis yang dihasilkan akan ditetapkan sebagai keputusan resmi Rakernas.
Perkuat Konsolidasi Organisasi
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup melalui field trip dan ibadah luar ruang. Melalui Rakernas GEKIRA 2026, organisasi ini berharap dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus memberikan kontribusi pemikiran terhadap agenda transformasi ekonomi nasional era Prabowo, khususnya pada sektor energi, pangan, koperasi, UMKM, dan pembangunan berkelanjutan.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar