Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit saat kunjungan kerja ke Yonif TP 851/BBC di Kabupaten Siak.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo mendampingi Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI Purn Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Yonif TP 851/BBC, Kabupaten Siak.
Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, sebagai bagian pengawasan langsung kesiapan satuan TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan wilayah.
Dalam agenda itu, Menhan RI turut didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta sejumlah pejabat tinggi Kemhan.
Menhan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif TP 851/BBC, menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan, peningkatan profesionalisme, serta penguatan jati diri TNI sebagai tentara rakyat.
“Prajurit harus terus mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi disiplin, dan menjaga nilai Santi Aji sebagai pedoman moral dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Menhan dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembinaan dan latihan berkelanjutan guna mendukung kesiapan tempur maupun non-tempur, termasuk perawatan alutsista secara optimal dan bertanggung jawab.
Selain aspek militer, Menhan menekankan peran prajurit dalam menjaga kondusivitas wilayah, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta bersikap bijak dalam penggunaan media sosial.
Menhan turut mengapresiasi dedikasi prajurit Yonif TP 851/BBC yang dinilai konsisten mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah melalui pendekatan teritorial yang humanis.
Kunjungan kerja ini mencerminkan sinergi kuat antara pimpinan Kementerian Pertahanan dan jajaran TNI AD dalam memastikan kesiapan satuan menghadapi dinamika tantangan pertahanan nasional.
Menhan berharap semangat pengabdian Yonif TP 851/BBC terus terjaga, menjadi kekuatan pertahanan yang profesional, humanis, dan selalu manunggal bersama rakyat.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar