Ikatan Alumni Perhimpunan Pelajar Indonesia (IAPPI) meluncurkan Peta Jalan Strategis Akselerasi Indonesia Berdaya Saing Global di Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
IAPPI secara resmi memperkenalkan blueprint strategis yang diklaim sebagai kontribusi konkret alumni diaspora bagi arah pembangunan nasional.
Peluncuran ini mendapat dukungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memperkuat sinergi antara riset, inovasi, dan kebijakan publik.
Ketua Harian IAPPI, Yuliandre Darwis, menyebut dokumen tersebut bukan sekadar produk administratif. Menurutnya, peta jalan ini adalah ruang kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara yang disusun hampir satu tahun.
“Ini bukan seremoni. Ini kontribusi nyata,” ujarnya.
Blueprint tersebut dipersembahkan untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dengan harapan dapat menjadi referensi strategis lintas kementerian.
Sejumlah tokoh yang turut disebut dalam proses awal pendirian organisasi, seperti Rosan Roeslani dan Erick Thohir, dinilai menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi tersebut.
Secara substansi, IAPPI menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi daya saing nasional. Kesehatan, pendidikan, serta sosial budaya dianggap sebagai prasyarat sebelum berbicara tentang ekspansi ekonomi global.
Kualitas manusia dan tata kelola adaptif menjadi kunci. Tanpa governance yang transparan dan responsif, daya saing sulit tumbuh berkelanjutan.
Forum ini juga menyoroti gerakan komunikasi publik bertajuk “Indonesia Punya Kamu”.
Program tersebut diwujudkan melalui kunjungan ke sejumlah kampus, antara lain Institut Pertanian Bogor, Universitas Sebelas Maret, Universitas Airlangga, dan Universitas Diponegoro.
Formatnya kuliah umum yang melibatkan kementerian serta BUMN, dengan fokus membangun optimisme generasi muda di tengah dinamika sosial politik.
Di sisi lain, CEO Garuda TV, Fahmi Anwari menyatakan kesiapan mendukung penyebarluasan gagasan tersebut. Stasiun berita nasional yang mengudara sejak 8 Agustus 2023 itu menegaskan komitmen pada prinsip independensi.
Dukungan terhadap kebijakan pemerintah, menurut manajemen, tetap berjalan seiring fungsi kritik dan kontrol publik.
Bagi IAPPI, peluncuran peta jalan ini menjadi titik awal. Bukan akhir. Sebuah ajakan kolaborasi agar diaspora dan pemangku kepentingan bergerak bersama memperkuat daya saing Indonesia di panggung global.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar