Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu menghadiri PERJUMPAAN BENA 2026 di Jambur GBKP Pekanbaru, Riau, Selasa (17/2/2026).
Kehadiran Komandan Korem menjadi sorotan dalam pertemuan budaya masyarakat Karo di Pekanbaru—sebuah acara yang bukan sekadar seremonial, melainkan ruang emosional yang menegaskan solidaritas diaspora.
Silaturahmi Budaya yang Mengikat Perantau
Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, menghadiri PERJUMPAAN BENA 2026 yang digelar Persada Karo Pekanbaru dan Sekitarnya di Jambur GBKP Pekanbaru.
Acara bertema “Ersada Arih Muat Simehuli, Sisamipat-Sampaten Radu Ras Sikeleng-Kelengen” berlangsung hangat. Suasana kekeluargaan terasa sejak awal, mencerminkan eratnya hubungan antarsesama warga Karo di perantauan.
Ketua Persada Karo, Berani Sembiring, hadir bersama Ketua Panitia Bantu Sembiring, para ketua marga Karo-karo, Sembiring, Ginting, Perangin-angin, Tarigan, serta warga Karo lintas generasi.
Dalam sambutannya, Danrem mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ruang menjaga persatuan sekaligus merawat identitas budaya Karo di tanah rantau.
Ia menegaskan, masyarakat memiliki tanggung jawab bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kota Pekanbaru.
Simbol Adat dan Pesan Persatuan
Momentum simbolik terjadi saat panitia menyerahkan kain adat Karo berupa beka buluh kepada Danrem serta uis nipes kepada istrinya. Prosesi itu menandai penerimaan sebagai bagian keluarga besar komunitas Karo setempat.
Suasana haru tampak saat penyerahan berlangsung. Bagi masyarakat, simbol adat bukan sekadar tradisi, melainkan pernyataan emosional tentang persaudaraan dan penghormatan.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi agenda rutin tahunan. Harapannya, pertemuan serupa terus memperkuat solidaritas, melestarikan budaya, dan menjaga identitas Karo di Provinsi Riau.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar