Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau pembangunan 104 hunian tetap korban banjir di Desa Kuala Cangkoy, Aceh Utara, Kamis (19/2/2026).
Progres Huntap dan Target Penyelesaian
Warga yang lama bertahan pascabanjir kini mulai melihat perubahan nyata. Di lahan yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan puing, deretan rumah permanen berdiri rapi dalam satu kluster.
Dari total target 104 unit, sebanyak 39 rumah telah selesai dibangun dan dialiri listrik. Pemasangan instalasi air masih berlangsung sebelum seluruh unit dinyatakan siap huni.
Menurut Djamari, pembangunan berjalan sesuai rencana sejak material dibongkar di Pelabuhan Belawan hingga tiba di lokasi proyek. Ia optimistis seluruh hunian rampung pada akhir Maret 2026.
Ia berharap warga dapat segera menempati rumah baru, terutama menjelang Ramadan, agar bisa menjalani ibadah dengan lebih tenang. Fasilitas masjid di kawasan tersebut juga disiapkan untuk menunjang aktivitas spiritual masyarakat.
Program ini merupakan kontribusi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak pendukung.
Dukungan Daerah dan Aparat Keamanan
Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran memastikan distribusi material hingga tahap konstruksi berlangsung aman. Ia menegaskan dukungan penuh bersama Polresta Aceh Utara agar proyek berjalan tanpa hambatan.
Bupati Ismail A. Jalil menyatakan pemerintah daerah menyediakan lahan, mengurus legalitas, serta menjamin listrik dan air bersih. Seluruh perangkat daerah diminta bekerja terpadu agar pembangunan tepat waktu.
Ia menilai hunian tetap bukan sekadar bangunan, melainkan simbol hadirnya negara memulihkan rasa aman warga pascabencana. Pemerintah daerah, katanya, akan terus mengawal proses hingga masyarakat benar-benar menempati rumah layak.
Rumah berukuran 6x6 meter itu menggunakan baja galvanis tahan karat dan gempa dengan sistem knock down, sehingga proses konstruksi lebih cepat. Setiap unit dilengkapi perabot dasar, televisi, serta kamar mandi.
Perwakilan warga, Armiati Dani, mengaku terharu melihat rumah baru berdiri. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh pihak yang membantu pemulihan kampung mereka.
Selain hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi balai desa dan masjid. Proyek kolaboratif ini melibatkan TNI AD, Polri, serta pemerintah daerah.
Bagi warga Kuala Cangkoy, deretan rumah baru itu menandai awal kehidupan yang sempat terhenti—tanda bahwa setelah bencana, harapan tetap bisa dibangun kembali.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar