Ketua Harian III DPN HKTI Prof Andi Muhammad Syakir secara resmi menutup sarasehan Jaringan Petani HKTI di Jakarta.
Ketua Harian III Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Prof. Dr. Ir. H. Andi Muhammad Syakir, M.S., secara resmi menutup rangkaian agenda strategis Kopdar Tani Bareng MasDar! di Jakarta, Minggu (19/7/2026).
Penutupan tersebut menandai suksesnya Sarasehan Jaringan Petani bertajuk "Bersinergi, Berkolaborasi, Berdaya untuk Petani Indonesia Maju & Berdaulat".
Agenda akbar sektor agraria ini dimotori oleh Sofyan Noor dan berhasil menarik antusiasme tinggi dengan kehadiran 58 stan pameran kelompok tani serta keterlibatan berbagai perusahaan agrobisnis terkemuka seperti Syngenta.
Momentum penutupan ini diperkuat dengan penandatanganan komitmen pembentukan organisasi baru guna memperkokoh fondasi jaringan tani nasional.
HKTI Berada di Belakang Pertanian Program Strategis Prabowo Subianto
Pembangunan jaringan pertanian dinilai sangat krusial mengingat sektor agraris kini ditempatkan pada prioritas utama di bawah pemerintahan Prabowo Subianto. HKTI bersama Jaringan Pertanian Indonesia menegaskan komitmen penuh untuk berada di garda terdepan guna mengawal seluruh program kedaulatan pangan nasional.
“Kita semua hadir di sini adalah bentuk komitmen kita, rasa kepedulian kita bahwa kita ingin membangkitkan Republik Indonesia ini berbasis pertanian. Karena kita sudah berapa tahun merdeka, tetapi baru kali ini ditempatkan pertanian pada tingkatan yang tertinggi, adalah program strategis pertanian di Indonesia,” ujar Prof. Andi Muhammad Syakir.
Menurut dia, Belum pernah ada Presiden menempatkan pertanian sebagai program strategis skala ini, dan itulah sesuai dengan kodratnya, sesuai dengan keunggulan komparatif Indonesia adalah pertanian
Langkah penempatan agraria sebagai pertanian program strategis prabowo subianto tersebut dirasa sangat tepat. Hal ini sejalan dengan figur Presiden Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina DPN HKTI yang kerap didengungkan sebagai "Presiden Petani Republik Indonesia".
Strategi Safari 38 Provinsi dan Sinergi 'Trio Penyerang'
Sebagai tindak lanjut nyata pasca penutupan Kopdar Tani Bareng MasDar!. Ketua Umum HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian RI, Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M, MBA (Mas Dar), telah mencanangkan bahwa pertemuan Jaringan Petani akan digulirkan secara berkala ke 38 provinsi di Indonesia.
Agenda safari nasional ini difokuskan untuk menangkap langsung kebutuhan riil di tingkat akar rumput sekaligus mengeksekusi solusi konkret di lapangan.
Kecepatan implementasi program strategis ini didukung oleh solidnya kolaborasi pengurus inti pangan nasional yang dijuluki sebagai "Trio Penyerang" Pertanian Republik Indonesia.
Komposisi lini serang agraria ini diisi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selaku Ketua Penasihat, dan Mas Dar selaku Ketua Umum HKTI.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu bergerak dinamis membawa Indonesia menuju swasembada pangan berkelanjutan.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto
#KopdarTaniMasdar #HKTI #BRMPJakarta #JaringanPetani #PrabowoSubianto #AmranSulaiman #SwasembadaPangan #KedaulatanTani #PertanianIndonesia #PetaniMaju.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar