Satu keluarga di Semarang dihadang diduga debt collector di jalan lingkar dekat Bandara Ahmad Yani menuju Tanjung Emas, Kamis (19/2/2026).
Rekaman pengepungan mobil keluarga di jalan sepi memicu kekhawatiran publik setelah polisi mengaitkannya dengan kelompok penagih utang yang tengah diselidiki.
Kronologi Pengepungan di Jalan Sepi
Video yang beredar luas memperlihatkan momen menegangkan ketika mobil keluarga dipepet tiga kendaraan sekaligus. Satu menghadang di depan, dua lainnya menutup akses dari belakang.
Menurut keterangan korban, insiden terjadi saat mobil melaju dari arah bandara menuju kawasan pelabuhan. Situasi berubah cepat ketika kendaraan mereka tak lagi punya ruang bergerak.
Sedikitnya enam pria turun dari mobil dan mengerubungi kendaraan korban. Mereka menggedor kaca jendela dan berupaya memaksa seluruh penumpang keluar.
Korban menyebut dalam unggahan bahwa dirinya tidak memahami maksud kelompok tersebut. Ia hanya melihat mobilnya dikepung dari depan dan belakang secara bersamaan.
Di dalam kendaraan terdapat istri, anak, serta kedua mertua. Pengemudi memilih tetap tenang dan tidak menanggapi provokasi demi keselamatan keluarganya.
Ia mengunci seluruh pintu dan segera menghubungi layanan darurat polisi. Menyadari korban meminta bantuan aparat, kelompok itu meninggalkan lokasi sebelum petugas datang.
Polisi Selidiki Kelompok Penagih Utang
Polres Semarang Kota mengonfirmasi insiden tersebut diduga melibatkan debt collector. Kasus itu disebut memiliki pola serupa dengan kejadian pekan lalu di Flyover Madukoro.
Polisi menyatakan belum menerima laporan resmi dari korban. Meski begitu, penyelidikan tetap dilakukan untuk menelusuri pergerakan kelompok yang diduga terlibat.
Aparat juga mengingatkan perusahaan pembiayaan agar menjalankan penagihan sesuai prosedur hukum. Tindakan intimidatif di jalan, tegas polisi, tidak dibenarkan.
Peristiwa ini memicu keresahan warga terkait keamanan di jalur sepi. Sejumlah pengendara mengaku kini lebih waspada ketika melintas di kawasan lingkar dan pelabuhan.
Masyarakat diimbau tidak keluar dari kendaraan jika dihadang pihak mencurigakan. Kunci pintu, tetap di dalam mobil, dan segera hubungi 110 bila menghadapi situasi darurat.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar