Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, berlangsung lancar berkat kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta masyarakat. Ajang nasional tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan Indonesia.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo mengambil peran penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Dukungan yang diberikan mencakup penyediaan fasilitas, pengaturan akomodasi peserta dari berbagai provinsi, hingga koordinasi teknis selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi Pemerintah Jadi Kunci Kelancaran Acara
Penyelenggaraan PENAS XVII memperlihatkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dipimpin Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.
Selain menyiapkan sarana pendukung, pemerintah daerah juga menggandeng masyarakat dalam menyambut ribuan peserta. Sejumlah kontingen diketahui menginap di rumah-rumah warga, mencerminkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan selama pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Dihadiri Presiden dan Ribuan Peserta
Puncak kegiatan PENAS XVII dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, para gubernur, bupati, wali kota, serta ribuan peserta dan masyarakat yang memadati kawasan GOR David-Tonny.
PENAS XVII menjadi wadah strategis bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring kerja sama, sekaligus mendorong inovasi dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Bagi Provinsi Gorontalo, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional ini menjadi kesempatan memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah. Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, keberhasilan menjadi tuan rumah menambah pengalaman dalam mengelola agenda nasional dan memperkuat kapasitas daerah untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan sektor pangan nasional.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar