PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menatap tahun 2026 dengan agenda transformasi bisnis yang agresif setelah masuknya PT PIMSF Pulogadung, bagian dari Tjokro Group, sebagai pemegang saham pengendali. Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp92,47 miliar dan laba tahun berjalan Rp10,36 miliar, berbalik dari kerugian Rp3,18 miliar pada tahun sebelumnya.
Target tersebut tercantum dalam laporan tahunan perseroan dan menjadi bagian dari strategi percepatan pertumbuhan setelah proses akuisisi yang rampung pada Oktober 2025. Pada saat itu, PT PIMSF Pulogadung mengambil alih 303,03 juta saham atau setara 45,45 persen kepemilikan GPSO.
Lonjakan target pendapatan tersebut mencerminkan optimisme manajemen terhadap efektivitas transformasi bisnis PT Geoprima Solusi Tbk 2026 yang kini tidak lagi hanya berfokus pada perdagangan mesin dan jasa survei, tetapi juga mengembangkan lini usaha baru yang lebih luas.
GPSO Ubah Arah Bisnis
Melalui keterbukaan informasi yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia pada 24 April 2026, GPSO mengungkapkan rencana perubahan kegiatan usaha utama menjadi industri komponen sepeda motor, real estate, serta perdagangan besar mesin industri.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Tjokro Group dalam membangun ekosistem industri mekanikal terpadu yang mengintegrasikan rantai pasok dari sektor hulu hingga hilir.
Untuk mendukung transformasi tersebut, perseroan berencana mengakuisisi aset milik PT Jakarta Indah Casting (JIC), yang mencakup lahan seluas 15.400 meter persegi di Bekasi, fasilitas pabrik, serta mesin produksi besi tuang cetak atau ferro casting.
Prospek Didukung Infrastruktur dan Investasi
Manajemen GPSO menilai prospek usaha dalam beberapa tahun mendatang masih menjanjikan seiring stabilnya pertumbuhan ekonomi global dan berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional.
Di dalam negeri, percepatan pembangunan infrastruktur, investasi sektor industri, serta pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dipandang menjadi faktor pendorong pertumbuhan. Berbagai proyek tersebut membutuhkan dukungan teknologi survei, pemetaan, dan data geospasial yang akurat.
Selain itu, meningkatnya kebutuhan efisiensi, digitalisasi, dan presisi pada sektor konstruksi, pertambangan, serta tata ruang dinilai membuka peluang baru bagi perusahaan. Dengan pengalaman teknis dan portofolio proyek yang dimiliki, GPSO optimistis dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat kinerja dan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Ke depan, perseroan berkomitmen memperluas jaringan bisnis, meningkatkan kemampuan teknologi, dan memperkuat kualitas layanan sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis PT Geoprima Solusi Tbk 2026 yang tengah dijalankan.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto











Tidak ada komentar:
Posting Komentar