APINDO memperkuat komitmennya dalam mendorong kesehatan finansial pekerja Indonesia melalui kerja sama internasional. Dalam rangkaian APINDO Business Mission to Europe 2026, delegasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bertemu dengan Queen Máxima, Permaisuri Raja Belanda Willem-Alexander yang juga menjabat sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda, pada Jumat (12/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi kelanjutan dari dialog yang telah dibangun sejak kunjungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dipimpin Queen Máxima ke Indonesia pada 2025. Fokus utama pembahasan adalah upaya meningkatkan kesehatan finansial pekerja melalui keterlibatan aktif sektor usaha.
APINDO Usulkan Koalisi Kesehatan Finansial
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani bersama jajaran pengurus menyerahkan concept paper APINDO Financial Health Coalition kepada Queen Máxima. Inisiatif tersebut dirancang sebagai platform kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kesejahteraan ekonomi pekerja dan pelaku usaha.
Shinta menjelaskan bahwa koalisi tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan finansial pekerja, tetapi juga mendukung penguatan daya tahan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Program ini bertujuan memperkuat kesehatan finansial pekerja, meningkatkan ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif serta berkelanjutan,” ujar Shinta dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (17/6/2026).
Workplace Financial Health Academy
Sebagai bagian dari usulan kerja sama, APINDO juga memperkenalkan konsep Workplace Financial Health Academy. Program pelatihan berbasis train-the-trainers tersebut dirancang untuk membangun ekosistem kesehatan finansial yang berkelanjutan di lingkungan kerja.
Melalui program ini, perusahaan diharapkan mampu memberikan edukasi kepada pekerja mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, penggunaan kredit secara bertanggung jawab, pentingnya dana darurat, persiapan pensiun, literasi keuangan digital, hingga pengelolaan tekanan psikologis akibat masalah keuangan.
Dukungan untuk Pembiayaan Inklusif
Selain membahas kesehatan finansial pekerja, APINDO juga menyampaikan dukungannya terhadap implementasi WE Finance Code Indonesia yang mendapat dukungan dari Asian Development Bank (ADB) dan Islamic Development Bank (IsDB).
Menurut Shinta, APINDO yang menjadi salah satu dari sekitar 70 penandatangan dan mitra ekosistem memandang program tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi perempuan pelaku usaha. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat inklusi keuangan sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar