Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI Lodewijk F. Paulus menegaskan bahwa PT PLN (Persero) beserta Serikat Pekerja PLN memegang peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menopang target pembangunan pemerintah. Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan menjadi prasyarat utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan pemerintah dalam Rancangan APBN 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Lodewijk saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Pekerja PLN di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Ia menilai keberlangsungan pasokan listrik menentukan jalannya aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga berbagai program prioritas nasional.
Sistem Kelistrikan Menjadi Penopang Pembangunan
Lodewijk mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai apabila pasokan listrik terganggu. Menurut dia, stabilitas sistem kelistrikan merupakan fondasi bagi seluruh sektor pembangunan.
"Kalau PLN mati seminggu saja, apakah pertumbuhan ekonomi 8% bisa tercapai? Tentu tidak bisa. Karena itu, peran PLN sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Lodewijk.
Bagian dari Sistem Pertahanan Negara
Ia menjelaskan bahwa PLN beserta seluruh insan kelistrikan termasuk komponen pendukung dalam sistem pertahanan negara sebagaimana diatur dalam UUD 1945 serta sejumlah regulasi, di antaranya UU Nomor 3 Tahun 2002, UU Nomor 34 Tahun 2004, dan UU Nomor 23 Tahun 2019.
Menurut Lodewijk, tugas utama komponen pendukung bukan mengangkat senjata, melainkan memastikan layanan kelistrikan tetap berjalan ketika negara menghadapi berbagai ancaman.
"PLN beserta serikat pekerjanya berada pada komponen pendukung. Apakah harus mengangkat senjata? Tentu tidak. Justru tugasnya adalah memastikan listrik tetap menyala dan sistem kelistrikan tetap berjalan," katanya.
Ia juga mencontohkan pentingnya perlindungan terhadap pembangkit listrik sebagai infrastruktur vital. Menurutnya, dalam berbagai konflik modern, fasilitas energi menjadi salah satu aset strategis yang harus dijaga karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Energi Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Lodewijk menegaskan sistem kelistrikan nasional merupakan objek vital strategis yang harus diamankan. Selain mendukung ketahanan nasional, infrastruktur listrik juga menjadi fondasi transformasi digital yang tengah dipercepat pemerintah.
"Listrik adalah kunci pembangunan, pendukung utama pertahanan negara, dan syarat mutlak untuk menjaga kedaulatan infrastruktur kita," ujarnya.
Rakernas SP PLN 2026 dihadiri perwakilan serikat pekerja dari berbagai daerah. Ketua SP PLN Muhammad Abrar Ali mengatakan tema Rakernas tahun ini "Mengawal Pengelolaan Energi Listrik Sebagaimana Amanah Konstitusi demi Terwujudnya Ketahanan dan Kedaulatan Energi Nasional" dinilai relevan dengan tantangan sektor energi saat ini.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN Nurlely Amar berharap rekomendasi Rakernas mampu menghasilkan gagasan yang memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung kemajuan PLN dan pembangunan Indonesia.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar