Kejuaraan Nasional Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Tahun 2026 resmi digelar pada 12–16 Juni 2026 dengan mengusung tema “Bersatu Bangkit Bersama Menjaga Integritas dan Sportivitas”. Ajang yang melibatkan insan peradilan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas, integritas, dan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan peradilan.
Ketua Panitia Pusat Kejurnas PTWP 2026, Prof. Yanto, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini diikuti 71 kontingen dari berbagai satuan kerja peradilan di seluruh Indonesia. Tingginya jumlah peserta dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen warga peradilan dalam membangun budaya organisasi yang sehat melalui olahraga.
“Kejurnas PTWP 2026 tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan dan memperkuat karakter warga peradilan,” ujar Prof. Yanto.
Partisipasi PPPK Perkuat Regenerasi Atlet
Dalam upaya menyiapkan regenerasi atlet tenis di lingkungan peradilan, panitia memberikan kesempatan kepada 55 atlet dari kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk ambil bagian dalam kompetisi. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat kesinambungan pembinaan atlet sekaligus meningkatkan kualitas persaingan pada masa mendatang.
Penyelenggara juga menyiapkan 10 venue pertandingan yang tersebar di wilayah Kota Malang dan Kabupaten Malang. Seluruh rangkaian pertandingan dapat diakses melalui layanan siaran langsung berbasis digital sehingga warga peradilan di berbagai daerah tetap dapat mengikuti jalannya kompetisi secara real time.
Menjaga Profesionalisme dan Independensi
Selain fokus pada aspek kompetisi, panitia turut memberikan perlindungan asuransi kepada seluruh peserta sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan selama kejuaraan berlangsung.
Menurut Prof. Yanto, Kejurnas PTWP 2026 juga dirangkaikan dengan agenda pembinaan yang diselenggarakan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Karena itu, kegiatan ini menjadi media untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat karakter, serta mempererat hubungan antarsesama warga peradilan.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan diselenggarakan dengan prinsip kemandirian dan kesederhanaan. Pembiayaan kejuaraan sepenuhnya berasal dari iuran PTWP Pusat tanpa dukungan sponsor eksternal.
Melalui Kejurnas PTWP 2026, Mahkamah Agung berharap semangat persatuan, integritas, dan sportivitas terus tumbuh di lingkungan peradilan. Selain melahirkan atlet-atlet potensial, kejuaraan ini juga diharapkan memperkuat sinergi dan profesionalisme insan peradilan Indonesia dalam menjalankan tugas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto





























